Pemuda Ini Berniat Mengakhiri Hidupnya, Namun Siapa Sangka Ia Bertemu Dengan Pria Asing yang Mengatakan "Sebuah Kalimat" yang Mengguncang Hatinya

Kehidupan adalah sebuah proses belajar. Sejak kecil, kita diharuskan belajar berjalan, berbicara, dan lain sebagainya. Ketika kita telah tumbuh menjadi dewasa, tentu kita masih harus belajar untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah. Saat menghadapi masalah kadang membuat kita ingin menyerah dan berhenti. Karena seakan-akan tidak ada jalan keluar lagi. Bahkan beberapa orang memilih jalan yang salah dengan mengakhiri hidupnya.

Sponsored Ad


Di bangku taman, duduk seorang pria yang sedang menikmati sinar matahari. Tak lama datang seorang pria muda dan duduk di belakang pria yang pertama. Tiba-tiba pria muda itu berkeluh kesah sendiri. “Aku akan mengakhiri hidup dan semua masalah akan selesai. Jika aku memilih cara ini semua masalah akan terpecahkan. Ayah, ibu, maafkan saya,” keluh pemuda itu sambil menangis.

Sponsored Ad

Diam-diam pria pertama mendengarkan seluruh ucapannya dan memanggilnya, “Hei, teman, tetaplah teguh hati.” Mendengar perkataan itu, pemuda itu tetap bersikeras untuk mengakhiri masalahnya dengan jalan pintas yang salah. Pria yang pertama itu melanjutkan perkataannya, “Dengar teman, suatu saat semua orang akan meninggal. Jika kamu ingin mengakhiri hidup dan meninggal karena telah bertarung dalam kehidupan, maka kamu akan disebut pemberani.”

Sponsored Ad


“Namun jika kamu meninggal karena kamu takut dengan kehidupan, maka kamu akan disebut pecundang dan lemah. Hidup itu sangatlah indah. Jangan menyia-nyiakan kehidupan,” tutup pria itu. Pemuda itu pun termenung dengan perkataan yang disampaikan kepadanya. Dia lebih terkejut ketika melihat ternyata pria itu seorang buta dari lahir. Rasa malu mungkin menghinggapi pemuda itu juga mungkin kita yang melihat video ini.

Sponsored Ad

Di saat orang yang dilahirkan tidak sempurna dan tidak dapat melihat dunia malah dapat berkata bahwa dunia itu indah, jangan pernah menyerah dengan kehidupan, dan jadilah petarung ketika berhadapan dengan masalah. Sedangkan kita yang terlahir sempurna masih banyak mengeluh dan kurang bersyukur. Semoga setelah melihat kisah ini, kita semua dapat lebih bersemangat ketika menghadapi masalah dan tidak menyerah. Semoga bermanfaat :)

Sumber : Youtube

Kamu Mungkin Suka