Bibi Pembersih Nemu Tiket Pesawat di Lantai.Setelah Kembalikan,"Ia Malah Dipecat?!"

Banyak sekali orang yang tidak bisa mendapat pekerjaan karena tidak punya pendidikan tinggi. Seperti Lina, ia hanyalah perempuan 35 tahun yang tamat SMP saja.

Sponsored Ad

(Foto: ilustrasi)

Awalnya Lina ingin bekerja menjadi baby sitter. Namun karena faktor pendidikan dan usia, ia tidak mampu mempelajari teori-teori tentang perawatan anak. Untungnya, adik sepupunya menyarankan Lina untuk bekerja di perusahaan bersih-bersih. Lina memang sangat handal dalam mengerjakan pekerjaan rumah dan bersih-bersih. 

Sponsored Ad

(Foto: ilustrasi)

Dengan mudah Lina diterima dan diminta untuk menjalani pelatihan selama 3 bulan. Setelah 3 bulan, atasan Lina merasa kemampuan Lina sangat hebat. Ditambah lagi, setiap pelanggan yang pernah dikunjungi Lina pasti memuji dan membeli paket bersih-bersih yang lebih banyak.

Sponsored Ad

(Foto: ilustrasi)

Suatu hari, saat sedang bertugas membersihkan rumah pelanggan, Lina menemukan secarik tiket pesawat tergeletak di lantai lift. 

"Mungkin pemilik tiket tak sengaja menjatuhkannya", pikir Lina. 

Sponsored Ad

(Foto: ilustrasi)

Lina melihat waktu penerbangan yang ternyata hari ini pukul 12:15 siang. Dilihatnya jam tangannya yang menunjukkan pukul 10:30 pagi. Lina termangu sejenak, dan merasa sang pemilik tiket pasti kebingungan sekarang. Lina yang pada dasarnya baik hati pun tak mempedulikan tugasnya lagi, keluar dari lift dan segera memanggil taksi.

Sponsored Ad

"Mas, ke bandara, sekarang!" ujar Lina. Tak disangka Lina yang belum pernah ke bandara kali ini menuju bandara untuk mengembalikan tiket ke orang asing. Lina yang jarang naik taksi kini tak peduli harga dan penghematannya lagi.

Sampai di bandara, Lina akhirnya berhasil menemukan petugas bandara dan memberitahukan masalahnya. Petugas segera menyalakan speaker dan segera memanggil sang pemilik tiket. Sang pemilik tiket sangat berterima kasih karena waktu untuk check ini tinggal beberapa menit lagi. Ia pun tanpa bisa berlama-lama lagi segera check in dan terbang sesuai rencana.

Sponsored Ad

Lina pun merasa lega dan pulang dengan bus. Karena tidak menyelesaikan tugas bersih-bersihnya, pelanggan melapor dan Lina dipecat. Walau begitu, Lina tak merasa sedih ataupun menyesal sedikitpun. Setidaknya, ia telah menolong seseorang yang sedang kesulitan. 3 minggu setelah diberhentikan, pemilik tiket menelepon ke perusahaan bersih-bersih untuk mencari Lina. Setelah mendengar kabar Lina dipecat, pemilik tiket segera meminta nomor telepon Lina.

Sponsored Ad

Sang pemilik tiket menelepon Lina dan berkata, "Halo Ibu Lina, sungguh terima kasih atas bantuan ibu 3 pekan lalu. Karena bantuan ibu, saya bisa mengejar meeting penting dan berhasil meminta klien menandatangani kontrak kami dengan lancar. Saya dengar ibu dipecat? Apa ibu berminat untuk bekerja di perusahaan saya?"

Sponsored Ad

Ternyata sang pemilik tiket menawarkan pekerjaan kantor untuk Lina, dan gajinya 3 kali lipat lebih banyak dari gaji tukang bersih-bersih. Pekerjaannya pun tidak seberat pekerjaan kasar. Lina tentu saja menyetujui tawaran itu dan senang bukan kepalang.

Barang siapa yang menanam, dia juga lah yang akan menuai. Membantu orang tidak ada ruginya bukan?

Sumber: gohealth01

Kamu Mungkin Suka