Jangan Salah Kaprah, Bentolan Bekas Gigitan Nyamuk Ternyata Bukan karena "Air Liur Nyamuk"!

Ada orang tertentu yang selalu digigit nyamuk. Dan ada juga orang yang hampir nggak pernah digigit nyamuk. Itu semua kenapa? 
Kenapa nyamuk bisa milih-milih orang? Kenapa setelah digigit langsung muncul bentol merah? Ternyata semuanya ini tidak ada hubungannya dengan goldar. 

Sponsored Ad

Sebenarnya nyamuk tidak melihat blood type atau goldar. Mereka melihat dari suhu tubuh dan bau kita. Mereka bahkan akan memilih warna yang sesuai dengan keinginannya. Nyamuk tidak bisa melihat cahaya dengan jelas, dia hanya akan mencari mangsanya dari kemampuan sensoriknya (ibaratnya seperti infrared).

Mereka memakai penglihatan, penciuman dan kemampuan sensorik mereka untuk mencari mangsa. 

Sponsored Ad

Bila bau kamu sangat menyengat, atau kamu memakai baju yang gelap, atau kamu sedang mengeluarkan gas CO2 dalam jumlah banyak, maka kamu akan menjadi santapan lezat untuk nyamuk. Karena itulah, saat cuaca panas, rajin-rajinlah mandi. Jangan biarkan dirimu keringatan sampai bau, atau jangan semprot wewangian yang menyengat.


Waktu nyamuk hinggap di kulit manusia, nyamuk akan menempelkan mulut yang berbentuk sedotan yang disebut dengan proboscis. Proboscis itu terdiri dari rahang atas dan rahang bawah. Rahang atas setajam pisau, dan rahang bawah memiliki gigi yang membengkok ke belakang. Nyamuk menggerakkan rahang bawah maju mundur seperti gergaji, dan mengiris kulit dengan rahang atas. Setelah diiris, sengat pun masuk menemukan urat dan mulai menghisap. Selagi menghisap, nyamuk akan mengeluarkan air liur yang dapat mencegah terjadinya pembekuan. Air liur yang tertinggal itu mungkin saja mengandung virus DBD (dengue fever) atau malaria.  Begitulah cara nyamuk menyebarkan virus. 

Sponsored Ad

Saat manusia digigit nyamuk, sel-sel dalam tubuh dengan cepat akan menyadari bahwa ada "serangan" dari luar. Mereka lalu mengeluarkan zat histamin yang akan memperbesar kapiler, dan membiarkan sel-sel diisi cairan, lalu terjadilah bentolan merah di kulit. Selain itu bentolan merah ini juga terasa gatal karena telah merangsang sel saraf. 

Sponsored Ad

Jadi sebenarnya, bentolan itu bukanlah disebabkan oleh nyamuk secara langsung. Sistem kekebalan kita sendiri lah yang menyebabkan bentolan itu. Bila digaruk, zat histamin akan semakin banyak dan menyebabkan kita merasa semakin gatal. Jadi jangan digaruk yah!

Sponsored Ad

Nyamuk yang menghisap darah kita hanyalah nyamuk betina. Mereka menghisap manusia, tujuannya adalah untuk memperoleh protein demi melahirkan anak-anak nyamuk.

Sponsored Ad

Untuk menghindari gigitan nyamuk, kamu harus melakukan pencegahan dari luar. Kamu bisa pakai alat-alat pengusir nyamuk seperti anti nyamuk, lotion, atau lampu. Bila di rumah ada bayi atau hewan peliharaan, kamu bisa juga pakai kelambu atau alat yang lebih tidak membahayakan.

Ayo kita tonton penjelasannya lebih lanjut:

Sumber: lighten

Kamu Mungkin Suka