Mantan Istri,"Kita Cerai Karna Kita Miskin"! Jadilah Pria Tipe Ini Agar Pernikahanmu Langgeng!

Dalam dunia pernikahan, banyak sekali dari pasangan - pasangan muda yang terlena dengan film - film romantis, ataupun sinetron - sinetron tak mendidik yang sebenarnya sangat jauh dari realita kehidupan.

Contoh paling nyata dalam kehidupan ini adalah tentang finansial keuangan. Seorang pasangan muda ini memutuskan untuk nikah muda, karena merasa sudah mencintai satu sama lain, dunia ini rasanya hampa tanpa adanya dia, meskipun mereka berdua masih belum matang secara finansial. Ujung - ujungnya, karna tak sanggup membiayai kebutuhan kehamilan istri, mereka berdua cekcok dan akhirnya, si suami pergi menelantarkan istri yang sedang hamil tersebut.

Sponsored Ad

Itu hanya contoh kasus dari jutaan cerita yang sering kita dengar. Jadi muncullah pertanyaan seperti ini,"Kamu pilih Cinta atau Roti?"

Mungkin dulu ketika masih remaja, kita milihnya,"CINTA" karna kita merasa tanpa cinta apalah artinya hidup ini. Namun sekarang, setelah melihat realita dunia, sepertinya rata - rata orang akan memilih "ROTI", bahkan "ROTI" dari diri sendiri, bukan orang lain!

Sponsored Ad

Tanpa mengenyangkan perutmu terlebih dahulu, semua hal di belakang hanya akan jadi omong kosong belaka!

Susi dan Budi, pacaran sejak kuliah. Pacaran mereka bikin banyak orang iri sekali, seperti drama - drama di film. Alhasil 3 tahun mereka bersama akhirnya memutuskan untuk menikah. Sayangnya, Budi bukan berasal dari keluarga berada. Ayah ibunya hanya petani di desa dan Budi beserta Susi pun masih kerja paruh waktu untuk menghidupi kebutuhan mereka. Saat Susi ragu, Budi pun akhirnya dikejar nikah oleh kedua orangtuanya.

Sponsored Ad


Susi merasa, sepertinya masih harus nunggu 2 tahun lagi, sampai ada pemasukan yang stabil barulah menikah. Ketika alasan ini diungkapkan ke Budi, Budi "ngegas" dengan lantang,"Kamu milih aku, atau milih cowok yang hanya karna penampilannya saja!?"

Karna diperhadapkan dengan pilihan seperti itu, Susi pun akhirnya meng-iya-kan. Hari pernikahan mereka pun, sederhana pake BANGET! Tanpa ada rias make-up, gaun pengantin, pesta untuk merayakan kebersamaan mereka, hanya makan - makan dua keluarga di restoran pinggir kota dan mengurus surat nikah di KUA dan sebagainya.

Sponsored Ad

Setelah menikah, mereka berdua kerja keras, demi beli sebuah rumah di pinggiran kota. Akhirnya mampu membayar DP dan menyicil rumah tersebut. Merasa sudah lega, mereka pun berencana untuk memiliki anak dan Susi terpaksa harus resign dari kerjanya dan jaga anak.

Sponsored Ad


Susi tahu pendapatan keluarga mereka pas - pasan, jadi dia hanya bisa hemat sehemat - hematnya. Setiap hari kerjanya dia hanya bergumul dengan beras, kecap, garam, dll. Gak heran kalau setiap kali mereka cekcok soal uang dan finansial.


Kemiskinan mereka menjadi akar semua permasalahan di rumah tangga mereka. Ada 1 kali, ketika temannya Susi ngajak dia jalan - jalan. Sudah lama sekali Susi gak beli baju, temannya pun saranin dia "Ya udah lah Sus, beli aja, toh cuma 80 ribu Rupiah, dress lagi, cocok kok buat kamu!". Karna terlena oleh "bujukan" temannya, akhirnya Susi pun beli dan rencananya pamerin ke suaminya, namun respon suaminya malah marah,"Dasar! Gue susah - susah kerja di luar, kita miskin karna elu sembarangan jajan!"

Sponsored Ad


Momen itu, hati Susi langsung pahit! Dia tidak lagi mengenal Budi yang dulu selalu mau senangi dirinya.

Kemiskinan, adalah hal yang mengerikan dalam percintaan, dan orang - orang meluapkan emosi mereka terhadap kenyataan kemiskinan tersebut. Kemiskinan, adalah ku.bur4n bagi cinta.

Sponsored Ad

Ada 2 macam pria di dunia ini :

1. Pria ini sangat sensitif kalau wanitanya berbicara soal uang. Baginya, wanita yang membahas uang itu matre. Kalau ada wanita yang merasa nikah gak perlu menyediakan A B C D dll, pria tersebut merasa "Ya Emang Harusnya Begitu!". Dia merasa, asalkan wanita tersebut mencintainya, itu sudah jadi modal yang cukup!


2. Pria ini sangat terbuka dan berinisiatif untuk membahas masalah keuangan dengan wanitanya. Sebelum menikah dengan wanitanya, dia akan terlebih dahulu memikirkan cara untuk menyediakan rumah, mobil, mas kawin, dll. Meskipun ada wanita yang membahas tentang uang terlebih dahulu, dia tidak akan sakit hati atau merasa dia matre karna, bagi pria ini memenuhi kebutuhan wanita dalam segi apapun, adalah TANGGUNG JAWAB SEORANG PRIA! Ketika wanita tidak meminta apa - apa, sebagai pria dia akan sangat berterima kasih, meskipun dalam hatinya dia merasa malu dan gagal.

Sponsored Ad


Jelas sekali bukan kalau pria tipe pertama itu lebih egois. Dia tahu bagaimana susahnya mendapatkan uang sehingga sulit baginya untuk berbagi uang. Berbeda halnya dengan tipe 2, dia lebih menyakinkan wanita untuk hidup bersamanya dan memberikan dia rasa nyaman dan aman. Kamu pilih yang mana?


Sumber : renzuida

Kamu Mungkin Suka