Wajib Tahu, Virus Corona Bisa Mudah Lenyap Oleh Bahan-Bahan Di Rumah, Simak Penjelasannya Segera Buat!

Berdasarkan data dari Worldometer, hingga Selasa (24/3/2020), total pasien virus corona di dunia tercatat sejumlah 373.184 orang.

Sementara korban meninggal dunia sejumlah 16.315 jiwa dengan 101.399 orang dinyatakan sembuh.

Dikutip dari News.com.au melalui TribunewsWiki, dokter dari China menemukan fakta bahwa virus corona merupakan penyakit yang sama berbahayanya dengan AIDS.

Hal tersebut ditemukan setelah ia melakukan otopsi pada tubuh korban yang terkena virus corona ini.

Sponsored Ad

Dokter tersebut mengatakan bahwa virus corona ini merupakan kombinasi dari SARS dan AIDS yang dapat menyebabkan kerusakan paru-paru.

Virus corona yang telah masuk dan menyebabkan sejumlah korban meninggal di Indonesia pun membuat pemerintah melakukan berbagai cara untuk menanggulanginya.

Salah satunya adalah dengan menggalakkan cuci tangan dengan sabun dan melakukan penyemprotan disinfektan.

Apa Itu Disinfektan?

Dilansir dari Wikipedia, disinfektan adalah bahan kimia untuk membasmi kuman penyebab penyakit.

Sponsored Ad

Senyawa kimia yang terkandung di dalamnya memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme yang terpapar olehnya.

Disinfektan sendiri sebenarnya mengandung zat-zat yang juga terdapat pada bahan-bahan rumah tangga.

Oleh karena itu, cairan yang ampuh membasmi virus ini sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah.

Cara Membuat Disinfektan Sendiri dengan Cairan Pemutih

Bahan-bahan:

- 2 tutup botol cairan pemutih

- 2 tutup botol karbol

- 4 tutup botol pembersih lantai

- 1 liter air bersih

Sponsored Ad

Cara membuat:

1. Tuangkan cairan pemutih dan karbol dengan hati-hati ke dalam wadah.

2. Campurkan kedua cairan tersebut dengan air bersih.

3. Aduk-aduk atau kocok hingga tercampur menjadi satu.

4. Masukkan campuran cairan tersebut ke dalam tempat penyemprot desinfektan.

Kira-kira apa saja yang terkandung dalam bahan-bahan rumah tangga tersebut sehingga bisa bunuh virus corona?

Sponsored Ad

Dilansir dari Grid Health, berikut ini kandungan cairan pemutih dan pembersih lantai yang ampuh basmi virus.

Kandungan Cairan Pemutih

Larutan pemutih, seperti bayclin mengandung zat aktif yaitu hipoklorit dengan konsentrasi 5.25 persen.

Dengan kandungan tersebut, larutan pemutih bisa dijadikan sebagai salah satu bahan untuk membuat desinfektan.

Kandungan Karbol

Karbol memiliki kandungan fenol di dalamnya, yang juga sering digunakan sebagai disinfektan.

Sponsored Ad

Fenol adalah jenis zat antimikroba yang mampu membunuh bakteri pada benda mati melalui inaktivasi sistem enzim.

Kandungan Pembersih Lantai

Sponsored Ad

Pembersih lantai mengandung zat aktif benzalkonium klorida.

Tidak hanya membersihkan kotoran yang menempel di lantai, pembersih lantai juga mengandung formula antibakteri sama seperti bahan-bahan yang sudah disebutkan sebelumnya.

Perbedaan Karbol dan Pembersih Lantai

Beberapa produk pembersih lantai memang mengandung karbol.

Namun, sebenarnya kedua bahan pembersih itu berbeda.

Karbol biasanya untuk membersihkan tempat berbau seperti kamar mandi atau kandang hewan peliharaan.

Sponsored Ad

Oleh karena itu, aromanya cenderung tajam dan menyengat.

Sementara pembersih ruangan biasanya memiliki wangi yang segar dan lebih lembut.

Hal itu dikarenakan fungsi pembersih adalah untuk membersihkan bagian-bagian rumah seperti ruang keluarga, kamar tidur, dan ruang tamu.

3 Bahan yang Sebaiknya Jangan Dicampur dengan Pemutih

Dilansir dari Verywellhealth, ini 3 bahan lain yang sebaiknya jangan dicampur dengan cairan pemutih karena bisa menimbulkan efek buruk bagi manusia.

Sponsored Ad

1. Amonia yang dicampur dengan pemutih mengubah klorin menjadi pemutih menjadi gas kloramin.

Menghirup asap dapat menyebabkan batuk, sesak napas, dan radang paru-paru.

2. Senyawa asam seperti cuka atau pembersih jendela menghasilkan gas klor ketika dicampur dengan pemutih.

Paparan berlebihan dapat menyebabkan nyeri dada, muntah, dan bahkan kematian.

3. Alkohol akan terkonversi menjadi kloroform bila dicampur dengan pemutih.

Menghirup kloroform berlebihan dapat menyebabkan kelelahan, pusing, dan pingsan.

Sumber: fame

Kamu Mungkin Suka