Mantan Ibu Negara, Begini Perlakuan Ani Yudhoyono Pada Anisa Pohan, 13 Tahun Jadi Mantu!

Ani Yudhoyono, mantan Ibu Negara Indonesia mengalami gangguan kesehatan sejak Sabtu (9/2/2019). Karena kondisinya yang menurun, Ani Yudhoyono harus menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit di Singapura.

Sponsored Ad

Kabar tentang Ani Yudhoyono membuat masyarakat bersimpati. Akun Instagram Ani dibanjiri komentar warganet yang mendoakan supaya istri dari Susilo Bambang Yudhoyono tersebut segera sembuh.

Sponsored Ad

Annisa Pohan, selaku menantu Ani merupakan salah satu orang yang sangat dekat dengan Ani. Beberapa waktu lalu, Annisa mengunggah potret lawasnya bersama sang ibu mertua. Dari foto tersebut, terlihat bahwa Annisa sangat akrab dan kompak dengan ibu mertuanya.

Annisa Pohan menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan foto lawas dengan sang mertua. Annisa memanggil Ani Yudhoyono dengan panggilan Memo. Ternyata, sosok Memo sangat berarti bagi Annisa. Bahkan, disebutkannya sang ibu mertua merupakan jantung keluarga mereka.

Sponsored Ad

Hal itu diungkapkan Annisa melalui unggahan instagram pribadinya pada 22 Desember 2018. Selain menjadi jantung keluarga, Annisa juga membeberkan perlakuan ibu mertuanya selama 13 tahun dirinya membina rumah tangga dengan Agus Yudhoyono.

Sponsored Ad

Annisa mengaku bersyukur memiliki ibu mertua seperti Ani. Bahkan, berkali-kali ia menegaskan bahwa Ani adalah mertua terbaik di dunia. Annisa mengaku bisa menjadi diri sendiri dan diperlakukan seperti anak kandung oleh Ani.

"Memo adalah jantung dalam keluarga kami, kalau memo ga ada ibarat kerupuk suasana akan melempem , namun begitu beliau hadir suasana kembali renyah hehehe…

Sering dalam pembicaraan saya dengan teman-teman, mendengar cerita mereka saya tak sengaja nyeletuk 'berarti mertua gw baik banget dong ya' artinya kita sebagai anak suka 'take for granted' kepada orang tua / mertua.

Sponsored Ad

Suka ga sadar betapa berartinya mereka. Memo adalah ibu yang saya dapatkan karena pernikahan dengan Mas Agus, anak Memo yang pribadinya saya cintai, tentu karena hasil didikan memo yang tegas dan lugas ( kata mas Agus) namun penuh pengorbanan akan cintanya yang dalam.

Saya beruntung memiliki 2 ibu yang saya cintai: Bunda dan Memo. Bunda saya pun pernah berucap bersyukur saya memiliki dua ibu yang memperlakukan saya dengan baik dan tulus menyayangi saya, dan itu saya sadari karena saya bisa bicara dan menjadi diri saya apa adanya di hadapan beliau selama 13 tahun menjadi mantu, walau dia pernah menjadi ibu Negara bagi saya dia murni seorang ibu ketika bersama anak-anaknya.

Karena itu tidak akan pernah salah dan tidak akan berubah pernyataan saya dulu “Memo adalah ibu Mertua terbaik di dunia”. Selamat Hari Ibu, Memo, sungguh Memo sangat berarti untukku," tulis Annisa.


Sumber : grid

Kamu Mungkin Suka