Gelandangan Ini Pergi Ke Restoran Untuk Melamar Pekerjaan, Siapa Sangka Beginilah Rekasi Manager Restoran yang Bikin Geregetan!

Apakah kamu pernah memperhatikan mereka yang tidak memiliki tempat tinggal? Mereka tidur di depan toko, tidak punya uang untuk makan bahkan sering kali mereka kedinginan karena tidak punya jaket yang cukup tebal. Bahkan banyak di antara mereka yang tidak mandi karena tidak punya air.

Di video kali ini seseorang menyamar sebagai gelandangan masuk ke 3 buah restoran untuk melamar pekerjaan. Apakah dia akan diterima bekerja?

Sponsored Ad


Pria berbaju putih itu memasuki restoran pertama, dia bertemu dengan kasir pelayan itu dan berkata bahwa dia ingin bekerja, dia tidak ingin meminta makanan. Kasir tersebut memintanya untuk menunggu sebentar.

Dua puluh dua menit kemudian managernya datang untuk bertemu dengan lak-laki tersebut. Sekali lagi dia berkata bahwa dia ingin bekerja. Dia tidak punya komputer untuk melamar secara online. Dia bahkan tidak punya alamat untuk dicantumkan di dalam surat lamaran. Namun sang menejer tidak tergerak harinya sedikit pun untuk membantu pria tersebut.

Sponsored Ad

Hal yang sama terjadi pada restoran ke dua. Mereka berdalih bahwa jika ingin melamar pekerjaan harus pergi ke kantor pusat. Si gelandangan berkata kalau dia tidak punya uang untuk membeli tiket metro. Dia juga bilang bahwa dia sudah tidak makan selama 14 jam, dan sangat kelaparan. Namun tidak sedikitpun belas kasihan dari karyawan toko, mereka malah memintanya untuk pergi.

Sponsored Ad


Begitu pula dengan restoran ketiga. Tidak satu restoran pun memberikan pekerjaan padanya. Tentu saja karena pakaiannya yang compang camping dan kejujurannya bahwa dia tidak punya tempat tinggal. Padahal jika kita balik kondisinya, seharusnya kita bisa memahami bahwa seseorang dengan kondisi seperti itu tentu saja tidak memiliki alamat rumah, tidak memiliki komputer untuk melamar secara online dan jelas-jelas tidak punya baju rapi yang pantas dipakai untuk melamar pekerjaan.

Sponsored Ad

Jika demikian, bagaimana mungkin dia mendapat pekerjaan, jika melamar pekerjaan harus mengikuti prosedur yang tidak mungkin dia lakukan? Jika bukan kita yang membantu siapa lagi. Mari kita tingkatkan kepedulian kita terhadap sesama. Jangan menilai orang dari luarnya saja, lihat lah niatnya. Bukankah sangat membanggakan seorang gelandangan pergi ke restoran tidak untuk meminta makanan. Sebaliknya dia ingin bekerja.

Semoga artikel ini menginspirasi.

Sumber: youtube