Dulu Tidak Punya Anak, Mertua Suruh Cerai. Sekarang Sudah Punya Anak, Mertua Malah Bilang "Ini"!

Bagi pasangan yang sudah menikah memiliki anak adalah hal yang paling di nantikan. Mungkin beberapa di antara kita pernah merasakan saat dimana belum dikaruniai seorang anak, ada perasaan sedih namun tetap berdoa dan berharap. Tapi saat keadaan tersebut berlangsung pastilah ada orang-orang di sekeliling kita yang terus bertanya kenapa belum punya anak? Kok udah 5 tahun nikah belum punya anak!. Kadang kala jengkel dengan omongan tersebut, tapi mau bagaimana lagi. Nah sebuah video yang menggambarkan hal tersebut akan disajikan dan semoga memberikan kita peringatan agar tak sembarangan memperlakukan orang atau wanita yang sudah menikah namun belum di karuniai anak. Seperti apa videonya? Yuk simak di bawah ini:

Sponsored Ad

“Aku adalah istri yang telah dikaruniai satu orang anak di usia 10 tahun pernikahaku dengan suami. Namun selalus aja ada pembahasan yang bikin dahiku mengerinyit saat bertemu dengan saudara dan mertua.

Sponsored Ad

‘Ani itu anak kamu? Baru 1? Lha udah 10 tahun menikah baru punya anak 1’

Sponsored Ad


Ehm, ayo kita mundur kebelakang. Dulu saat aku sudah menikah namun belum jua diberikan anak, aku pernah berkumpul dengan temanku yang kala itu mereka sudah memiliki buah hati. Saat kami berkumpul aku ditanya oleh salah seorang temanku katanya apa aku udah punya anak, namun temanku yang lain mengatakan padanya jika ‘mana ada dia anak!’ aku hanya tersenyum dan temanku yang lain mengatakan jika ia tak tau kalau aku belum punya anak.

Sponsored Ad

Aku hanya bisa terdiam, diseling waktu yang lain aku menangis. Aku ingat apa yang dokter katakan jika aku dan suamiku tak ada harapan untuk memiliki anak. Belum lagi aku pernah mendengar obrolan mertuaku yang mengatakan pada suamiku jika ‘apa gunanya menikah jika tak punya anak?’ bahkan mertuaku pernah menyuruh suamiku untuk menceraikan aku karena ia menginginkan cucu. Dia mengatakan masih banyak perempuan lainnya.

Sponsored Ad

Oleh karena itu aku pernah minta suamiku untuk pergi meninggalkan aku karena aku sangat frustasi pada diriku sendiri. Hingga suatu hari temanku melihat dan mengetahui kesedihanku ini. Ia berkata jika anak adalah amanah dari Allah, namun tidak semua orang bisa jaga amanah ini.

Sponsored Ad

Ada pasangan yang Allah beri anak dan anak itu membawanya ke syurga, tapi sebaliknya ada orang yang diberi anak tapi anak itu membawa kedua orangtuanya ke neraka. Temanku menyarankan aku untuk memperhatikan makanku, dan mengamalkan surah al-Qur’an, bersolawat dan istighfar. 

Sponsored Ad

Kenapa harus istighfar? Bisa jadi karena dosa kita di masa lampau maka Allah tak mengabulakan doa kita. Aku tertunduk dan berpikir itu mungkin saja terjadi. Benar saja aku dan suamiku di karuniai seorang putra dan bagi kami ini sudah cukup. Meskipun kadang kami di katakan ‘sudah menikah 10 tahun baru dikaruniai 1 orang anak’ kami tak ambil pusing. Karena mau berapapun jumlahnya yangpenting kita menjaga amanah tersebut seperti apa. Jangan biarkan anak kita menyeret orangtuanya ke neraka.”

Sponsored Ad

Jangan berputus asa, ingat Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Zakaria a.s di karuniakan anak diusianya yang tua.


Sumber Video: Mr. Kokom