Syahrini Pamer Berendam Di Kamar Mandi Mewah, Ternyata Kesepian Dan Tak Bahagia?

Sejak menikahi Reino Barack, Syahrini kerap memamerkan kemesraannya di Instagram.

Bahkan, Syahrini kerap memperlihatkan kesehariannya tinggal di apartemen Reino Barack.

Seperti baru-baru ini, Nyonya Barack tersebut berendam manja di dalam kamar mandi apartemen mewahnya dengan tagar #OnsenLyfe.

Dilansir Lifehack dari laman intisari.grid.id, penelitian menunjukkan bahwa semakin lama dan sering kita mandi atau berendam, semakin besar kemungkinan kita adalah orang-orang yang kesepian dan tak bahagia.

Bahkan, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa air panas di bak mandi atau dari pancuran bertindak sebagai pengganti teman dan benar-benar dapat menghilangkan perasaan terisolasi dan pengucilan.

"Semakin kesepian seseorang, semakin sering mandi. Semakin sering mereka mandi, mereka akan semakin lama berendam atau di bawah shower," papar John Bargh, PhD., salah satu peneliti.

Bargh menyimpulkan orang-orang yang gemar berlama-lama untuk bebersih menggunakan waktu di kamar mandi untuk melamun.

Mereka cenderung untuk memikirkan masalah atau sekadar membiarkan pikiran mengembara.

Masalahnya, terlalu banyak merenung dan melamun justru mengindikasikan ketidakbahagiaan.

Menurut psikolog dari Harvard University, Matthew Killingsworth dan Daniel Gilbert, fokus mental memengaruhi kebahagiaan seseorang.

"Kita menemukan bukti bahwa sebagian besar pikiran kita tidak sejalan dengan apa yang kita lakukan," ujarnya.

Hal ini diperkuat oleh artikel yang diterbitkan di Scientific America.

Ketika kita banyak berpikir atau melamun tanpa mengimplementasikannya di dunia nyata, hal itu akan membuat kita merasa semakin depresi dan kecewa.

Alam lamunan menjadi tempat untuk melarikan diri dari kenyataan.

Sementara masalah dan situasi tak menyenangkan yang harus dihadapi tetap tak terselesaikan.

Namun hal seperti ini tak dialami oleh mereka yang mandi atau berendam dalam waktu singkat.

Umumnya, orang-orang seperti ini memiliki pikiran yang fokus dan terarah.

Bagi mereka, rutinitas mandi seharusnya dilakukan secara efisien.

Kita tak merasakan dorongan untuk berlama-lama dan melamun karena pada dasarnya kita puas dengan hubungan sosial yang dimiliki.

Sumber : Nova

Kamu Mungkin Suka