Ajarin 2 Sifat Dasar ke Putrimu, Maka Hidup Pernikahannya Akan Awet Selamanya!

Apakah kamu setuju, kalau anakmu tinggal serumah dengan pacarnya sebelum menikah?

Sponsored Ad

Mimin akan membahas hal ini dengan kalian. Mari kita simak pembahasan ibu satu ini

.

Minggu lalu, adalah hari ultahnya paman ke 58. Karna kebetulan libur panjang jadi aku sekalian bawa anak - anakku yang kecil ke kota dimana paman tinggal menginap di sana. 

Semuanya berkumpul di rumahnya yang cukup besar, ada 40 orang lebih, dari yang kecil sampai yang sudah beruban. Kita duduk dengan 4 meja bulat yang sangat besar. Semuanya senang sekali hari itu, reuni keluarga yang jarang banget! Sampai kami bertanya - tanya, mana anak paman, saudaraku yang beda umur 15 tahun?

Sponsored Ad

Ternyata, setelah bertanya - tanya, saudaraku, sebut saja namanya Agus, sudah punya pacar baru. Paman dan Tante tidak begitu setuju dengan ceweknya. Pendek, ada turunan diabetes. Yang paling tidak bisa diterima paman dan tante adalah, mereka baru pacaran 2 bulan saja sudah tinggal bareng 1 kost! 

Sponsored Ad

Fenomena ini sudah lumrah banget di masyarakat zaman now. Nasi udah jadi bubur, paman dan tante gak tahu mau bagaimana nasehatin anaknya lagi. Asalkan Agus senang, ya sudahlah...

Sampai siang jam 12, semua orang sudah berkumpul, tinggal mereka! Tante marah sekali! Dia yang kehilangan kesabaran sudah meminta kita semua mulai duluan aja, tapi aku nasehatin karna ini acara besar, kita tunggu saja, karna kalau tidak, nanti ceweknya bisa malu sampai tidak punya muka.

Sponsored Ad

Tunggu demi tunggu, akhirnya mereka datang juga! Eh, aneh... Mereka datang dengan tangan kosong! Paman dan Tante semakin marah! mereka hanya menganggukkan kepala ketika mereka menyapa dan dengan sinisnya, langsung paman dan tante menyapa saudara yang lain.

Sponsored Ad

Sikap paman dan tante akhirnya jadi buah bibir saudara yang lain. Si ceweknya gak tahu sopan santun lah, gak tahu malu lah, udah telat gak bawa apa - apa lagi, dll. Hari itu, Agus dan pacarnya benar - benar merasa tersudutkan, bahkan sampai kakak perempuan Agus pun hanya menjawab mereka seadanya. Kondisinya sangat canggung sekali pokoknya! Habis makan, Agus bawa pacarnya masuk ke kamarnya, dan tak berapa lama kemudian, dengan alasan besok masih mau kerja, mereka pulang duluan.

Sponsored Ad

.

Sebelum menikah, banyak wanita selalu beranggapan "Asalkan Kau Mencintaiku, Itu Sudah Cukup". Akan tetapi pada realitasnya, setelah menikah, hubungan dengan mertua, hubungan dengan saudara kandung yang lain, sering menjadi alasan kedua insan yang awalnya berjanji hidup bersama selamanya, menjadi bercerai!

Sponsored Ad

Banyak orangtua juga dengan santainya berkata,"Nak, siapapun pasanganmu, asalkan kamu suka, ya sudah, kami tidak akan bilang apa - apa", tapi kalimat ini disetujui, kalau anaknya menemukan orang yang tepat. Coba kalau bukan orang yang tepat, pasti langsung menampilkan muka semberaut dengan tanda tanya besar!

Jadi, sebelum kamu membawa pacarmu menemui orangtuamu dan setuju dengan hubungan kalian, jangan coba - coba melangkah ke tahap yang lebih serius, termasuk tinggal 1 rumah / kost bareng meski pisah kamar!

Sponsored Ad

.

Kalau ada punya anak perempuan, ajarkan 2 hal ini :

Pertama : Hargai Diri Sendiri, Jangan Melangkah Sebelum Direstui 100% oleh Keduabelah Pihak

First Impression, kesan pertama, itu sangat penting ketika bertemu dengan calon mertua ataupun orang lain. Sebelum bertemu dengan dirimu, eh sudah tahu kamu dengan putranya tinggal bareng, atau ngapain, secara psikologi, kamu sudah "mengecap" dirimu sangat rendah!

Sponsored Ad

Hubungan antara mertua dengan menantu, itu selalu dimulai dari kesan pertama yang terbawa ke belakang. Jadi, hargailah dirimu mahal, jangan terlalu gampang mengiyakan hanya dengan alasan CINTA. Sebaliknya, dengan begitu orangtua pihak cowok akan lebih menghargai dirimu yang "jual mahal"


Ke-2 : Ingat Budaya dan Adat Istiadat

Ada yang membuat penelitian, ketika kamu datang menemui orangtua pasanganmu, ingatlah untuk membawa sesuatu. benda sekecil apapun akan membuat mereka merasa kamu tidak hanya mencintai anaknya, tapi siap untuk mencintai keluarganya.

Ingat, di mata orangtua, kecantikan fisik atau bagus atau tidaknya bajumu, tidak menentukan apakah mereka suka dengan dirimu atau tidak. Jadilah wanita yang dewasa, tahu apa itu sopan santun, maka dengan otomatis, orangtua mana sih yang tidak menerima wanita "sempurna" seperti itu?


Menikah, adalah urusan seumur hidup. Sebagai wanita, bukan karna kamu lemah kamu jadi mau aja dengan cowok manapun. "Jual Mahal" sedikit, untuk mendapatkan "pangeran terbaikmu" agar hidupmu pun bahagia! Jikalau punya anak cewek, ajarilah beberapa hal ini!


Sumber : Pretties

Kamu Mungkin Suka