Saat Lahir, Ia Dibuang di Pinggir Jalan, 20 Tahun Kemudian Ia Lakukan Hal Ini Pada Orangtuanya

Setiap pasangan suami istri mendambakan buah hati untuk meneruskan keturunan keluarganya dan juga menghangatkan suasana.

Sponsored Ad

Sama seperti keluarga Zhang asal Tiongkok. Pasangan suami istri Zhang telah dikaruniai seorang anak laki-laki dan mereka berencana memiliki anak perempuan. Tak lama doa mereka terkabul, seorang bayi perempuan lahir ke dunia dan diberi nama Li Lan. Betapa bahagianya ketika Li Lan terlahir sehat, namun kebahagiaan itu berlalu dengan cepat saat mereka menyadari sesuatu pada bayi mungil itu.

Sponsored Ad

Li Lan terlahir cacat dengan bibir sumbingnya yang terlihat mengurangi kecantikannya. Orangtua Li Lan ketakutan bahwa Li Lan akan mempengaruhi kehidupan kakak laki-lakinya nanti dan mungkin tidak ada yang mau menikah dengan Li Lan juga. Namun orangtua Li Lan tidak berusaha mencari solusi bagi anak perempuan yang telah diinginkan itu.


Tanpa berpikir lagi, orangtua Li Lan membuangnya di pinggir jalan. Nasib Li Lan seakan-akan terhenti setelah orangtua kandungnya membuangnya begitu saja. Beruntung, Tuhan berbaik hati, ia ditemukan oleh pasangan suami istri yang berhati mulia. Pasangan Li Jian dan istrinya itu menemukan Li Lan dan membawanya pulang ke rumah yang hangat.

Sponsored Ad

Li Jian dan istrinya sudah menikah selama hampir 8 tahun namun mereka masih belum dikaruniai anak. Betapa bahagianya ketika mereka bertemu dengan Li Lan walau Li Lan tidak sempurna. Dengan kehadiran Li Lan, mereka masih dapat membiayai hidup sehari-hari. Tetangga mereka menyarankan agar Li Lan diserahkan ke yayasan kesejahteraan sosial anak, namun pasangan ini menolaknya.

Sponsored Ad

Mereka tahu biaya operasi tidaklah murah dan sejak saat itu mereka mulai berhemat dan berencana membawa anak perempuannya ke rumah sakit di kota untuk operasi bibir sumbingnya. Hal ini terwujud ketika Li Lan berusia 6 tahun dan menurut dokter bibir sumbing Li Lan akan sembuh setelah melewati 5-6 kali operasi. Pasangan ini pun sangat senang mendengar hal tersebut walau harus mengeluarkan biaya yang besar.

Sponsored Ad


Waktu berlalu dengan cepat, kini Li Lan berusia 20 tahun, ia menjadi seorang gadis cantik bahkan bibir sumbingnya nyaris tidak terlihat setelah berkali-kali operasi. Setelah lulus pendidikan, Li Lan bekerja di sebuah produk makanan dan karena kinerjanya mengesankan, ia naik jabatan sebagai manajer.

Sponsored Ad

Li Lan yang tahu balas budi, membangun sebuah rumah bagi orangtua angkatnya dan membelikan mobil untuk mereka. Karir Li Lan pun semakin melesat hingga ia berhasil membangun sebuah pabrik pengelolaan keledai di desanya. Takdir mempertemukan Li Lan dengan kedua orangtua kandungnya kembali. Melihat keduanya, Li Lan memberikan amplop berisi uang 50 juta dan secarik kertas.


Mungkin orangtuanya bahagia melihat Li Lan tumbuh sebagai gadis yang sukses dan berparas cantik. Mungkin juga mereka berharap agar Li Lan dapat kembali bersama mereka, namun tulisan pada secarik kertas membuat mereka menyesal telah membuang Li Lan. Pada kertas tersebut ditulis, “Terima kasih telah melahirkan saya ke dunia dan jangan pernah bertemu lagi.”

Sponsored Ad


Kisah di atas mengajarkan kita untuk menghargai apa yang telah diberi Tuhan apalagi jika dalam bentuk keturunan. Di luar sana banyak pasangan suami istri yang sangat menginginkan anak tapi masih belum diberi. Jika kalian sudah diberi kesempatan menjadi orangtua, maka jadilah orangtua yang bijak. Jangan sampai menyesal kemudian seperti pasangan Zhang ini.


Sumber : Nakita

Kamu Mungkin Suka