Nikita Mirzani Menolak Keras Jakarta Kembali PSBB! Ini Alasannya!

Nikita Mirzani menolak rencana penerapan PSBB yang akan diberlakukan di Jakarta.

Banyak yang nyinyir terhadap Nikita Mirzani karena perempuan 34 tahun ini dianggap menyepelekan covid-19. Sementara, Nikita juga tak sedikit mendata dukungan, khususnya pagi para pekerja informal seperti pedagang kecil, ojek online dan lain sebagainya.

Sponsored Ad

"Ya itu suara hati mereka sih sebenarnya. Ya cari uang itu susah banget sih memang. Bayangin sekarang kalau ojol mau bawa penumpang kan harus bawa kayak kaca pemisah gitu," ujar Nikita Mirzani, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (11/9/2020).

Selain itu, orang bakal ragu menggunakan jasa tukang ojek karena  pengguna transportasi itu bakal semakin takut tertular Covid-19. "Terus orang juga agak takut karena harus berinteraksi sama orang. Ya kasian sih," tuturnya.

Sponsored Ad

Kata Nikita Mirzani, kondisi ini juga tidak hanya akan dirasakan oleh kalangan bawah, tapi juga orang-orang dari kalangan atas.

"Yang gue kasihani tuh bukan orang-orang yang di atas, walaupun bisnis akan jadi hancur banget. Orang kaya juga bisa jadi nggak punya uang kalau begini. Bisnisnya bisa nggak berjalan. Apalagi yang susah. Gitu aja sih," sambungnya.

Sponsored Ad

Nikita Mirzani mengaku khawatir dengam jumlah korban Covid-19 yang semakin hari semakin besar. Tapi menurutnya, jumlah korban semakin meningkat karena orang-orang abai dengan protokol kesehatan.

"Iya memang makin besar. Gue kan baca juga. nonton berita juga. Ya itu kan balik lagi ke warganya masing-masing. Waktu transisi itu gimana mereka, apa yang mereka lakukan gitu," sambung Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani berharap pemerintah bisa memberi solusi terbaik dalam mengatasi virus corona. "Sarannya cari solusi yang terbaik lah, kita sembilan bulan kayak begini. Gue pikir dari satu sampai sembilan bulan ada solusi yang terbaik untuk supaya kita tidak lockdown lagi, seperti negara-negara lain gitukan. Tapi ternyata nggak," ucap Nikita Mirzani.


Sumber : matamata 

Kamu Mungkin Suka