Gak Mahal, Cukup Punya Rp 35 Juta, Generasi Zaman Now Bisa Punya Rumah Sendiri!

Memiliki rumah sendiri di zaman sekarang dirasa sulit karena harga rumah yang semakin meningkat. Untuk tipe rumah 36 saja, harus menyiapkan uang muka sekitar Rp 20 juta jika harga rumah berkisar Rp 140 juta yang berlokasi di kabupaten. Dapat dibayangkan sendiri seberapa mahal jika ingin memiliki rumah di pusat kota.

Sponsored Ad

Tentu saja generasi milenial merasa kesulitan memiliki rumah sendiri belum lagi rata-rata peningkatan penghasilan tidak sebanding dengan lonjakan harga rumah. Hanya sedikit yang berkesempatan kredit rumah dengan mudah. Sisanya, hanya berpeluang melunasi KPR separuh hidup atau bahkan orang yang bergaji UMR bisa terancam jadi gelandangan.

Sponsored Ad

Khawatir dengan permasalahan tersebut, akhirnya banyak pihak menawarkan solusi rumah murah. Salah satunya yang dicanangkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Mereka menawarkan rumah murah yang disebut-sebut memiliki harga di bawah Rp 50 juta saja! Menarik bukan? Yuk, langsung simak penjelasannya.

Sponsored Ad

Rumah ini diberi nama Rumah Instan Sederhana atau biasa disingkat menjadi RISHA dengan konsep knock down, di mana proses pembangunannya tidak membutuhkan semen dan bata. RISHA dibangun dengan menggabungkan panel-panel beton dengan baut. Sehingga pembangunan RISHA dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih cepat dibanding rumah biasa.

Sponsored Ad

RISHA sudah melalui proses pengembangan sejak 2004, kini RISHA diklaim telah memenuhi Standar Nasional Indonesia. RISHA benar-benar dirancang sedemikian rupa agar biaya produksi maupun pemasangan tidak membebani. Dikarenakan bahan yang dipakai terjangkau, maka dengan biaya di bawah Rp 50 juta, masyarakat dapat memiliki rumah sendiri.

Sponsored Ad

RISHA dirancang blok-per-blok yang disusun menjadi satu. Satu modulnya berukuran 3 x 3 m dan dapat dibangun dengan harga kurang lebih 4,16 juta. Untuk membangun satu modul RISHA (3 x 3 m), diperlukan 24 panel struktural RISHA P1, 8 panel struktural RISHA P2, dan 8 panel penyambung P3 (simpul).

Sponsored Ad

P1 memiliki ukuran tebal 2,5 cm, lebar 30 cm, tinggi 120 cm yang dikelilingi frame ukuran 6 x 10 cm. P2 memiliki tebal 2,5 cm, lebar 20 cm, tinggi 120 cm yang dikelilingi frame ukuran 6 x 10 cm. P3 (simpul) memiliki ukuran tebal 2,5 cm, lebar 30 cm, tinggi 30 cm, dan dikelilingi frame ukuran 6 x 10 cm. Kementerian PUPR memberikan contoh rincian pembangunan rumah tipe 33 di Tanjung Anom yang menghabiskan biaya Rp 47 juta.

Sponsored Ad

Rinciannya, panel struktur (gabungan P1, P2, dan P3) seharga kurang lebih Rp 14,2 juta, panel dinding seharga Rp 7,04 juta, panel kusen Rp 2 juta, serta atap, kaca, sanitair, daun pintu, finishing dan lain-lain menghabiskan biaya Rp 24 juta. Bahkan biaya dapat ditekan lagi menjadi Rp 35 juta jika mengkombinasikan panel dinding beton dengan papan gypsum.

Selain mudah dipindahkan, yang terpenting RISHA dibangun agar tahan gempa. Jadi kemungkinan untuk mempunyai rumah sendiri bukan lagi hal mustahil bagi generasi milenial. Yuk ah, mulai nabung untuk bangun RISHA.


Sumber : Suar