Tak Seindah Dongeng, Sandra Dewi Bongkar Perjuangan Dapatkan Suami Hingga 'Ngemis': Asal Tak Ambil Pacar Orang!

 Rumah tangga pasangan Sandra Dewi dengan pengusaha tajir Harvey Moeis belakangan ini sedang menjadi sorotan publik. Terlebih sejak Melaney Ricardo berhasil mengulik sisi lain dari Sandra lewat kanal YouTube-nya.

Sponsored Ad

Ternyata kisah cinta Sandra tak semulus yang dibayangkan oleh publik. Sebelum mendapatkan kebahagiaan seperti saat ini, Sandra lebih dulu melalui jalanan penuh "kerikil".

Bahkan ia sampai "ngemis" ke sahabat dekatnya, Daniel Mananta untuk minta dikenalkan oleh teman prianya. Sampai akhirnya, bertemulah ia dengan Harvey kala itu untuk kali pertama di sebuah rumah makan didampingi Daniel.

"Ketemu sama Harvey pertama kali di mana? Di rumah Daniel?" tanya Melaney. "Enggak, Daniel ngajaknya ke mal Pondok Indah di restoran yang enggak ada orang sama sekali dan akhirnya bangkrut," cerita Sandra sambil cekikian mengingat masa lalunya.

Sponsored Ad

Dari pertemuan itu, Sandra langsung jatuh hati pada Harvey. Dan begitu sampai kediamannya, Sandra gercep ceritakan sosok Harvey ke orangtua dan juga asistennya.

Lebih lanjut, Sandra mengungkapkan rasa syukurnya meski baru dipertemukan dengan jodohnya di usia kepala 3. Ia beri wejangan pada siapapun untuk tak khawatir soal jodoh.

Yakin Tuhan akan berikan yang terbaik. Dan yang paling penting, Sandra tegaskan hal ini. "Yang penting dia jomblo, single, yang penting bukan pacar orang gue enggak mau banget," tegas Sandra.

Sponsored Ad

Tak hayal pernyataan Sandra itu langsung jadi sorotan. Beberapa dari netter menyambungkan pernyataan Sandra dengan kisah cinta Syahrini. Mengingat kabar yang beredar bahwa Syahrini menikahi Reino Barack hasil "menikung" dari Luna Maya.

Entah Sandra sengaja ucapkan hal itu untuk menyindir Syahrini atau memang sudah menjadi prinsipnya. Meski belum diketahui kejelasannya, netter tetap saja senggol Syahrini.

"Ini princess beneran positif banget, yang penting bukan pacar orang. This is perfect," komen akun @gita***********. "Tolong si syahrini dan adeknya suruh liat ini malu gak wkwkk," singgung akun @nur********. "Ini the real Princess.. Bukan kaleng2.. Hahahaha. Nggak kaya si bogel yg sok sok an jd Princess Indonesia. Dengerin tuh sarimin, asal bukan pacar orang!!!" seru akun @dia********

Sponsored Ad

Lama mendapat jodoh

Dari mengemis pada sahabatnya Daniel Mananta, hingga banyak berdoa dan instropeksi diri sudah pernah dicoba. Lebih ekstremnya lagi, Sandra bahkan berusaha mencocok-cocokkan dirinya dengan pria yang bahkan hatinya tak merasa yakin.

"Apa gue terlalu pengin yang seiman? Gue sudah mencoba blend in ke orang yang gue tidak cocok, tapi enggak happy, kayaknya bukan ini," kata wanita kelahiran Pangkal Pinang ini.

Sandra juga tak terima kalau hidupnya dianggap seperti dongeng, karena kenyataannya hidupnya pernah tak seindah itu.

Sponsored Ad

Itu berapa tahun, sampai 33 tahun baru nikah. Itu fairytale darimana? 33 tahun baru nikah, fairytale itu 25 tahun," kata Sandra Dewi dalam tayangan YouTube Melaney Ricardo, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (14/11/2019).

Sponsored Ad

Demi menambah uang saku saat kuliah di Jakarta, Sandra yang berasal dari Pangkal Pinang harus mengikuti sebuah kontes demi mendapat uang.

"Dan emang pertama kali gue ikut kontes-kontes itu buat dapat kadonya, dapat uangnya," kata Sandra dalam tayangan YouTube Melaney Ricardo seperti dikutip Kompas.com.

Sebagai anak daerah yang datang ke Jakarta hanya berbekal baju dan buku, berniat mendapat uang jajan tambahan, Sandra justru harus rela ketika dirinya gagal dalam kontes ataupun casting.

Sponsored Ad

"Perjuangan jadi public figure juga, waaah gila luar biasa ya. Itu bener-bener dari nol banget. Ke Jakarta cuma bawa buku sama baju doang, kemudian berjuang gila-gilaan ikutan casting enggak pernah dapet," tutur Sandra.

Doa sederhana Sandra Dewi soal pasangan

Tampan, kaya raya dan terlihat seperti pria yang sayang keluarga. Harvey Moeis, suami Sandra Dewi, mungkin satu dari sedikit pria yang bisa ditemukan wanita.

Tapi ternyata, Sandra Dewi tak pernah muluk dalam berdoa meminta jodoh. Kriteria yang diinginkan Sandra juga tak muluk-muluk.

Sponsored Ad

"(Kriteria) biasa aja. Di saat usia 30 tahun masih memilih itu belagu. Yang penting cocok, nyambung, sama value hidupnya sama. Sayang keluarga, sayang orangtua, gue enggak bisa yang terlalu modern banget," kata Sandra.

Tetap hidup hemat karena terbiasa

Sponsored Ad

Meski bergelimang harta, Sandra Dewi masih pikir-pikir loh untuk sekedar membeli bedak harga Rp 500.000 yang bahkan tidak ada di Indonesia. Bahkan karena terlalu hemat, Sandra sampai dipaksa suami untuk membeli produk tersebut daripada menyesal nantinya.

"Kata si Harvey, 'kita sudah jauh-jauh ke sini masih mikir beli enggak, nanti pulang Indonesia ngoceh-ngoceh enggak dibeli. Kalau mau beli, belilah'," tutur Sandra.

Dan biarpun memiliki hobi belanja, menurutnya itu masih dalam tahap wajar dan tidak berlebihan.

"Jadi gini, kalau setengah hidup sudah hemat, tiba-tiba enggak hemat itu agak aneh. Belanja sih belanja, cuma masih biasa saja," tutur Sandra.

Alasan tidak suka pamer foto

Kalau melihat lagi foto-foto media sosial Sandra Dewi hanya akan dimanjakan dengan foto-foto Sandra bersama barang endorsement, beberapa foto anak dan suami.

Bahkan saat Harvey dikabarkan membeli sebuah pesawat jet pribadi untuk Raphael Moeis, Sandra selalu enggan berkomentar, foto dirinya di dalam pesawat juga tidak ditemukan. Hingga membuat Melaney mempertanyakan hal tersebut.

"Saya enggak ikut campur urusan suami, tetot," kata Sandra Dewi sambil menyilangkan kedua tangannya dalam tayangan YouTube Melaney Ricardo, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (14/11/2019).

Sandra hanya merasa, pamer foto-foto bukan karakternya. Sikap rendah hati Sandra Dewi ini ternyata karena bintang film Quickie Express tersebut takut ditegur oleh Tuhan jika mulai berjalan menyimpang.

"Jujur ya, takut ditegur sama Tuhan. Karena kalau gue macem-macem, jadi sosok tidak baik, gue takut diambil lagi itu semua (sama Tuhan)," tutur Sandra. Baca juga: Bahagianya Putra Sandra Dewi, Raphael Moeis, Naik Bajaj dan Bus Transjakarta "Karena kan Tuhan memberi kita segala sesuatu karena Tuhan percaya kita bisa meng-handle apa yang Dia kasih," kata perempuan kelahiran 8 Agustus 1983 itu.


Sumber: Kanal247

Kamu Mungkin Suka