Niat Mau Ngelamar Kerja yang Bener, Gadis Ini Malah Dilamar Sang Pemilik Perusahaan, Hoki Atau Sial?

Dalam proses melamar pekerjaan, biasanya beberapa pelamar akan dipanggil perusahaan untuk mengikuti proses wawancara.

Setelah itu, pelamar akan mendapat konfirmasi dari perusahaan, apakah diterima atau justru ditolak.

Namun, hal berbeda terjadi pada gadis kelahiran Surabaya ini.

Sponsored Ad

Tiga hari pascawawancara, Ifa (22)  justru dihubungi pemilik perusahaan dengan tawaran yang tidak pernah ia sangka.

Melalui akun Twitter pribadinya, @sweetdicted, Ifa membagikan tangkapan layar yang berisi pesan dari pemilik perusahaan yang ia lamar.

"Ngelamar kerja malah mau dilamar. Kenapa dari kemarin dapet bos ga pernah bener," begitu tulis Ifa di akun Twitternya, Selasa (29/10/2019).

Dalam tangkapan layar percakapan WhatsApp tersebut, pemilik perusahaan justru menghubungi Ifa untuk melamarnya.

Awalnya, ia menawari Ifa untuk menjadi Assistant manager.

Uniknya, tugas menjadi Assistant Manager membuat Ifa bingung.

Pasalnya, si pemilik perusahaan mengatakan satu diantara tugas Ifa yang paling penting adalah menyiapkan sarapan.

Sponsored Ad

"Yang paling penting, bangunin pagi sama siapin sarapan," tulis si pemilik perusahaan.

"Maksudnya gimana nggih (ya,red)? Tiap pagi saya ke rumah njenengan (Anda, red) gitu?" tanya Ifa kebingungan,

Usut punya usut, pemilik perusahaan ternyata meminta Ifa untuk menjadi pasnagan hidupnya.

Ia bahkan menawarkan akan segera bertemu orang tua Ifa.

Sponsored Ad

"Jadi istri saya gitu maksudnya. Hehehe. Mau?"

"Kalo iya, besok saya mau ketemu ortunya Ifa," katanya.

Saat dihubungi Tribunnews melalui DM Twitter, Ifa mengaku tidak pernah menyangka pemilik perusahaan yang masih berstatus lajang tersebut akan melamarnya.

"Waktu wawancara, saya ditanya sudah punya pacar belum dan kapan rencana menikah."

"Saya pikir itu hanya untuk kontrak kerja saja karena memang ada persyaratan belum menikah," kata Ifa.

Sponsored Ad

Ifa menceritakan, saat pemilik perusahaan itu menghubunginya, ia sudah diterima bekerja di tempat lain.

Pemilik perusahaan, yang kini berusia 28 tahun itupun sempat menghubunginya beberapa kali.

Namun, Ifa tidak menjawab karena dirinya sedang sibuk bekerja.

Sponsored Ad

Mendapat lamaran dari pemiliki perusahaan, Ifa mengaku sempat merasa takut.

"Saya takut karena, kalau mau menolak, takut salah ngomong yang menyakitkan hati."

"Takut kalau jadi terkena blacklist dari perusahaan-perusahaan lain," jelas Ifa.

Ifa pun mengaku ragu dengan lamaran dari seseorang yang belum benar-benar ia kenal.

Meskipun sudah menolaknya, Ifa mengatakan pemilik perusahaan masih memintanya untuk mempertimbangkan kembali.

Ifa pun mengaku, saat cuitannya viral dan masuk pemberitaan, ketakutan bertambah dalam benaknya.

Sponsored Ad

"Saya takut yang punya perusahaan baca beritanya dan sakit hati. Akhirnya saya minta maaf ke beliau," kata Ifa.

Ifa pun membagikan kelanjutan ceritanya saat meminta maaf pada pemilik perusahaan yang melamarnya itu, melalui akun Twitter pribadinya.

Sponsored Ad

Alih-alih merasa marah, pemilik perusahaan justru meminta link artikel yang memuat berita soal mereka.

"Ah masa? Saya boleh minta link beritanya?" tanya pemilik perusahaan.

Ifa pun memberikan link berita yang diminta pemilik perusahaan dan ia mendapat respons tak terduga.

Pemilik perusahaan mengaku tidak merasa sakit hati.

Ia malah memuji sikap Ifa yang jujur dan santun.

Tak hanya itu, pemilik perusahaan kembali mengungkapkan niatnya untuk bertemu orang tua Ifa.

Sponsored Ad

Ia bahkan mengajak Ifa untuk bertemu.

"Gapapa. Saya nggak merasa sakit hati. Mbak Ifa bicaranya santun sekali, apalagi berani jujur bilang ke saya.

"Saya malah tambah yakin dan bersemangat buat ketemu orang tua Mbak Ifa."

"Nanti malam bisa ketemuan nggak? Nggak enak mau ngobrol WhatsApp. Saya jemput jam 7 ya," ujarnya.

Hingga Kamis siang, cuitan Ifa mengenai pengalamannya dilamar pemilik perusahaan telah di-retweet lebih dari enam ribu kali.


Sumber: LINE TODAY

Kamu Mungkin Suka