Sundut Rokok dan Sayat Istri, Nasib Tengku Fakhry, Mantan Suami Manohara Kini Menyedihkan! Karma?

Masih ingat akan kasus KDRT yang menimpa Manohara?

Sponsored Ad

Kasus KDRT tersebut ramai dibicarakan tak hanya di Indonesia tapi juga di negara tetangga Malaysia.

Hal ini lantaran kasus tersebut melibatkan Tengku Muhammad Fakhry, yang merupakan pangeran asal Kelantan, Malaysia dan sang istri.

Sang istri tak lain adalah wanita asal Indonesia, yakni Manohara Odelia Pinot.

Pernikahan pasangan beda negara itu ramai diperbincangkan setelah muncul pemberitaan bahwa Manohara mendapat kekerasan dari suaminya.

Sponsored Ad

Dilansir dari NOVA pada 26 Agustus 2008 silam Manohara mengaku sempat tak bisa berkomunikasi dengan ibu dan keluarganya di Indonesia.

Guna membela sang anak, Ibunda Manohara, Daisy Fajarina menyewa dua pengacara sekaligus, Afrian Bondjol ”Boy” dari OC Kaligis & Associates, dan pengacara keluarga, Yuri Darmas.

Sponsored Ad

Dikutip dari Tribun Solo, Boy menunjukkan bukti rekaman suara Mano saat menelepon ibunya, fotokopian surat keterangan dr. Naek L Tobing, dan fotokopi surat Mano buat Tengku Fakhry.

Dari pemberitaan yang beredar Manohara dikabarkan mengalami luka sayatan, sundutan rokok hingga suntikan hormon yang membuat berat badan tubuhnya naik drastis.

Bagai menerima karma atas segala tindakan kejinya, Tengku Fakhry mendapatkan karmanya.

Sponsored Ad

Dilansir dari NOVA pada Kamis, 28 Januari 2010 silam, Tengku Fakhry dikabarkan berseteru dengan sang kakak, Tengku Muhammad Faris Petra yang tak lain adalah penerus tahta kerajaan Kelantan.

Perselisihan itu lalu coba ditangani oleh Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur.

Hakim akan memberikan keputusan setelah mendengar dan mempelajari kuasa prerogatif pemerintah.

Hakim yang kala itu bertugas meminta Tengku Muhammad Fakhry, yang diwakili pengacaranya, K. Shanmuga, untuk menjelaskan persoalan yang terjadi sebelum mengambil keputusan.

Sponsored Ad

Namun siapa yang menyangka, sang kakak tak mau berbaik hati pada sang adik.

Sponsored Ad

Kakak kandung Fakhry itu membatalkan pelantikan Fakhry sebagai anggota majelis Kerajaan Negeri Kelantan pada 16 September 2009.

Beberapa media Malaysia sempat mnagabrakan bahwa Tengku Fakhry sempat mengajukan permohonan pada Mahkamah Tinggi agar membatalkan keputusan kakaknya itu.

Keputusan ini menjadi penanda 'diusir'nya Tengku Fakhry dari Kerajaan Kelantan.

Menurut aturan lembagaan Kelantan, majelis bertanggungjawab untuk menentukan bakal pengganti Sultan dan memastikan tak ada kekosongan pemerintahan lebih dari setahun.

Sponsored Ad

Konflik yang terjadi ini pun kembali membuka kembali skandal KDRT yang melibatkan Manohara dan Tengku Fakhry.

Terhitung 8 tahun berlalu sejak kasus KDRT yang menimpa sang istri, Manohara justru menghilang dari sorotan media.

Dilansir dari Tribunnews sejak 2013 Manohara memilih mundur dari dunia selebriti.

Kini Manohara lebih banyak mengikuti kegiatan sosial.


Sumber: Grid

Kamu Mungkin Suka