Diusia Senja Jackie Chen, Dia Baru Sadar, Hartanya yang Paling Berharga Adalah Istrinya!

01

Joan Lin, Merayakan Ultah ke-66nya bersama Jackie Chan dan putrinya

Sponsored Ad

Tidak ada kata lain selain "Terima kasih" yang terucap dari mulutnya. Dari katanya ini, tersirat sangat mendalam kalau istrinya sangat berterima kasih kepada Jackie Chan. Dalam pernikahan mereka, meskipun dalam pertengahan jalan Jackie Chan selingkuh, tetapi belajar dari kesalahannya, sekarang jackie Chan baru bisa merasa, harta yang paling berharga, adalah istrinya sendiri.


Bagaimana tidak? Jackie Chan yang selingkuh dan membuahkan anak hasil perselingkuhannya, sekarang selalu menjadi orang yang memusingkan Jackie Chan dan menuntut harta kekayaannya. Sedangkan istri dan keluarga Jackie Chan sendiri, meski melakukan kesalahan besar seperti ini, keluarganya tetap mendukung dia, menjadi tembok perlindungan Jackie Chan.

Sponsored Ad

02

Lautan manusia yang ada di dunia ini, kamu tertarik dengan seseorang, dan akhirnya pacaran kemduian menikah kemudian membentuk kelaurga. Tidakkah kalian merasa aneh? Dua orang yang asing, bisa memiliki hubungan yang erat! Sebenarnya, dimana sih kekuatan pernikahan itu? 

Sponsored Ad

Pernikahan yang sehat, bukan hanya terbentuk dari cinta saja, tetapi pernikahan yang sehat adalah dua orang yang mau melalui proses saling mengenal seumur hidup, saling melindungi seumur hidup, menjadi dasar perlindungan, dasar untuk percaya, dasar untuk berharap, dan itu tak akan dapat tergantikan!

Sponsored Ad

Karna kamu mecintainyalah kamu menikah, karna kamu percaya kepadanya jugalah kamu membentuk keluarga dengannya. Harapan untuk jadi keluarga bahagia, tentu itu tujuan semua orang. 
Pernikahan itu suci! Ketika kamu tidak menghargai suami / istri / anakmu, sama saja kamu sudah MELAKUKAN DOSA!

Sponsored Ad

03

Ada sebuah cerita yang bisa jadi refeksi kita bersama.

Karna alasan pekerjaan, Kakek Budi hidup dalam kesendiriannya, karna dia mengkhianati pernikahannya.

Kakek Budi hidup tidak begitu bebas! Dia dan istrinya dijodohkan dan ketika menikah, mereka menghadapi kesulitan pernikahan karna soal uang.

Semakin hari Kakek Budi semakin tidak bisa menerima istrinya yagn tidak make-up, polos, kaku, dan diluar sana, dia terg0d4 oleh rayuan wanita - wanita yang hanya menginginkan hartanya.

Sponsored Ad

Waktu Kakek Budi melakukan hal ini semua, anaknya sudah masuk ke SMP. Anak remaja yang masih dalam masa labilnya, melihat perlakuan ayahnya seperti ini, langsung membenci ayahnya sampai ke akar hatinya. Setiap hari harus melihat air mata ibunya dan itu meny4y4t hatinya! Sampai anaknya sudah wisuda dari kuliah, dia bawa ibunya ke kota lain untuk hidup dan sejak itu, Kakek Budi tak pernah lagi bertemu dengan anaknya.

Sponsored Ad

Anaknya tidak bisa memaafkan dirinya, hingga sampai masa tuanya, Kakek Budi baru menyadari kalau keluarganyalah, itu harga paling berharganya!

Sponsored Ad

Pernikahan bak kehidupan seseorang. Semakin kamu mempelajarinya, semakin kamu mampu menghidupinya.

Hidup itu penuh dengan "belajar", begitu juga cinta dan pernikahan. Cinta harus dipelajari, cinta perlu dihidupi, sehingga ketika masa tuamu nanti, tidak akan ada penyesalan!


Sumber : fun01