67 Tahun Jadi Ratu, Elizabeth yang Berusia 93 Belum Mau Turun Tahta! Gara-Gara Camilla dan Cucunya?

Ratu Elizabeth II genap berusia 93 tahun pada bulan April lalu. Meski demikian, pemimpin Kerajaan Inggris tersebut tampaknya sama sekali belum mau turun dari takhtanya.

Sponsored Ad

Ratu Elizabeth sendiri tercatat telah memerintah sejak tahun 1952 silam. Hal ini berarti bahwa sang Ratu sudah menjabat selama hampir 67 tahun, yang membuatnya menjadi pemimpin Kerajaan Inggris dengan periode 

Pewaris takhta Ratu Elizabeth, yakni Pangeran Charles selaku putra sulungnya pun sudah menginjak usia 70 tahun. Akan tetapi, hingga kini belum ada tanda-tanda kapan sang Ratu mewariskan takhtanya pada sang putra. Bahkan, tak sedikit yang berpendapat jika sang Ratu tampaknya ingin langsung memberikan takhta pada cucunya, Pangeran William.

Sponsored Ad

Lantas, apa sih yang menyebabkan Ratu Elizabeth II tak mau turun dari singgasananya? Nah, simak sejumlah alasan kenapa sang Ratu masih betah memimpin Inggris dan negara persemakmurannya yang dirangkum tim Wowkeren berikut ini:

1. Ratu Elizabeth II Berjanji Memerintah Seumur Hidup

Sponsored Ad

Saat menginjak usia 21 tahun, Ratu Elizabeth muda pernah berjanji bahwa ia akan menjadi Ratu Inggris seumur hidupnya. "Saya menyatakan kepada Anda semua bahwa seluruh hidup saya apakah itu panjang atau pendek akan dikhususkan untuk melayani Anda dan keluarga kekaisaran," ungkap sang Ratu kala itu.

Tak hanya itu, penulis buku biografi Ratu Elizabeth, Sarah Bradford, juga mengungkapkan bahwa istri Pangeran Philip tersebut merasa jika memerintah Inggris adalah suatu tugas dalam hidupnya. "Ratu bahkan tidak pernah memikirkan untuk mengundurkan diri," tuturnya.

Sponsored Ad

2. Skandal Pangeran Charles Dan Camilla

Kehidupan rumah tangga Pangeran Charles memang sudah menjadi konsumsi publik sejak lama. Jika sebelumnya putra sulung Ratu Elizabeth II ini dielu-elukan menjadi Raja berikutnya saat menikah dengan Putri Diana, maka kini publik justru berpikir sebaliknya.

Sponsored Ad

Semenjak skandal perselingkuhannya dengan Camilla mencuat dan perceraiannya dengan Diana, publik seakan tak lagi menaruh hormat pada Pangeran Charles. Pasalnya, jika Charles naik takhta, maka Camilla otomatis akan menjadi Ratu. Oleh karena itu, sebagian besar justru mendukung agar William yang mengampu takhta berikutnya dari Ratu Elizabeth II.

3. Cicit-Cicit Ratu Elizabeth Membuatnya Makin Semangat Memerintah

Sponsored Ad

Menurut ahli Kerajaan, Nick Bullen, Ratu Elizabeth II tak berniat lengser dari takhta. Sang Ratu malah disebut-sebut sangat bersemangat saat melihat keturunannya menjadi Pangeran dan Putri Inggris yang populer sekarang ini.

"Menurutku dia (Ratu Elizabeth) tidak akan ke mana-mana, dalam waktu dekat. Aku pikir Ratu melihat apa yang dibawa para Pangeran dan istrinya (yaitu cicit untuknya)," ungkap Nick Bullen.

Bahkan Nick juga mengklaim kalau sang Ratu semakin bersemangat ketika melihat tumbuh kembang putri Pangeran William dan Kate Middleton, yakni Putri Charlotte. "Putri Charlotte, sejak usia 3 tahun sudah tahu cara menghadapi kerumunan. Mungkin sekarang dari cucu-cucunya, Ratu bisa melihat cara untuk tetap berada di puncak tahta," imbuh Nick.

Sponsored Ad

4. Rakyat Inggris Tak Ingin Sang Ratu Turun Takhta

Bukan rahasia lagi kalau rakyat Inggris amat mencintai Ratu Elizabeth II. Bahkan ada pula survei yang menyebut bahwa 70 persen dari rakyat Inggris akan lebih memilih Ratu tetap berkuasa selama beliau masih hidup.

Sponsored Ad

Tak hanya itu, Nick Bullen juga kembali menuturkan bahwa Ratu tak akan menyerahkan takhtanya dalam waktu dekat, sampai ia meninggal. Apalagi melihat dari sejarah keluarga, tampaknya Ratu Elizabeth II akan berumur panjang. "Ibu Sang Ratu meninggal di usia 101 tahun. Ratu ada untuk waktu yang panjang," ujarnya.


Sumber: Wow Keren


Kamu Mungkin Suka