Ilmuwan Beberkan Golongan Darrah yang Paling Rentan dan Kebal Terkena Corona! Begini Penjelasan Medisnya?

Beredar kabar tentang golongan darah A yang lebih rentan terkena virus corona sedangkan golongan darah O dinilai lebih kebal, berikut penjelasan ilmiahnya secara medis.

Wabah virus corona yang melanda penjuru dunia kian merebak.

Di Indonesia, virus corona telah menjangkit ratusan orang.

Beredar penelitian jika golongan darah juga mempengaruhi resiko dan kekebalan terhadap virus corona atau Covid-19 ini.

Sponsored Ad

Sebuah studi di China mengatakan, orang dengan golongan darah O dinilai lebih kebal dari infeksi virus corona.

Sedangkan golongan darah A disebut-sebut lebih rentan dari virus Covid-19 ini.

 Kekebalan imun dari seseorang dikaitkan dengan golongan darah.

Seperti diketahui golongan darah manusia terbagi menjadi 4 yaitu A, AB, B dan O.

Lantas bagaimana penelitian dari China yang dimaksudkan?

Berikut penjelasan medis mengapa golongan darah A termasuk yang paling rentan beresiko corona dan golongan darah O dinilai lebih kebal.

Sponsored Ad

Dilansir dari South China Morning Post, peneliti medis di China telah mengambil pola golongan darah dari 2000 pasien yang terinfeksi virus di Kota Wuhan, China dan Shenzhen, kemudian mereka membandingkan dengan populasi setempat.

Dari pola golongan darah yang telah diteliti disebut sebagai penelitian awal.

Kemudian menurut studi yang telah dipublikasikan di Medrxiv.org membandingkan keempat golongan darah dari 2.173 kasus virus corona yang dikonfirmasi oleh Kota Wuhan dan Shenzhen dengan lebih dari 3694 penduduk dalam kondisi sehat di wilayah tersebut.

Sponsored Ad

Sebanyak 31,16% penduduk Wuhan yang memiliki golongan darah A, 37,75% diantaranya pasien corona disurvei di Jinyintan Hospital, Wuhan, memiliki golongan darah yang sama.

Sampel kasus virus corona dari rumah sakit yang sama menunjukkan sebanyak 25,8% memiliki golongan darah O, angka ini dibandingkan dengan 33,84% populasi yang ada.

Dari 206 pasien yang meninggal akibat virus corona ini 85 korbannya adalah orang dengan golongan darah A.

Hanya 52 korban yang memiliki golongan darah O.

Sponsored Ad

Dari hasil tersebut, peneliti mengungkap jika golongan darah A menunjukkan tingkat infeksi lebih tinggi dan membuat gejala berkembang menjadi lebih parah.

Sedangkan penelitian Science Alert yang dikutip dari Kompas.com menejelaskan mengenai tingkat kekebalan dari golongan darah O.

Golongan darah ini memiliki resiko yang lebih kecil dibanding golongan darah A.

Sponsored Ad

Menurut data yang telah disampaikan, populasi normal di Kota Wuhan terdiri dari 31% golongan darah A, kemudian 24% yaitu golongan darah B, 9% golongan darah AB dan yang terakhir 34% golongan darah O.

Dari kedua penelitian telah menyebutkan kemiripan dari hasil golongan darah yang lebih rentan terkena virus corona yaitu golongan darah A dan yang lebih kebal ialah golongan darah O.

Perlu pengujian kembali

Namun demikian, penelitian tersebut masih dikategorikan sebuah penelitian yang masih perlu diuji kembali.

Sponsored Ad

Bukan berarti semua orang yang bergolongan darah A akan mudah terkena virus ini.

Penelitian ini dapat dijadikan sebagai sebuah peringatan untuk selalu memperkuat perlindungan diri dan kemungkinan infeksi.

Ini juga dapat membantu petugas medis untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat dan perawatan yang lebih intensif untuk orang-orang dengan golongan darah A.

Sedangkan golongan darah O juga tidak mutlak kebal dengan virus corona.

Pemilik golongan darah ini juga harus menjaga kesehatan dan imun tubuh agar tak mudah terkena penyakit yang disebabkan oleh virus corona.


Sumber: TribunNews

Kamu Mungkin Suka