Rekam Detik-Detik Pria Lompat Teriakan Nama Presiden, Ardi Bakrie: Turun! Kamu Punya Keluarga

Suami Nia Ramadhani, Ardi Bakrie merekam detik-detik sebelum seorang pria nekat lompat dari cerobong asap, di daerah Pulogadung, Jakarta Timur.

Sponsored Ad

Cerobong asap itu dekat kantor TV One, tempat Ardi Bakrie bekerja.

"Dekat kita, depan TV One ada orang yang mau b*n*h d*ri. Itu tuh orangnya," ujar Ardi Bakrie.

Selama berada di tempat tersebut, pria itu selalu meneriakan nama Jokowi.

Dari video Ardi Bakrie, terlihat pria tersebut masih ragu dan ketakutan.

Ia memeluk pagar pembatas sambil membawa selembar kertas.

Menyaksikan hal tersebut, Ardi Bakrie mengaku meringis dan memberikan beberapa kalimat pencegahan.

Sponsored Ad

"Aduh, jangan loncat dong," tulis suami Nia Ramadhani.

Sponsored Ad

Masih memvideokan pria tersebut, Ardi Bakrie juga memberikan nasihat kepada pria tersebut.

Menurutnya, tindakan tersebut bukan satu cara terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah, apapun itu.

"Ini bukan suatu cara yang bagus untuk menyelesaikan suatu masalah," ujar Ardi Bakrie.

Mendengar kata-kata bijak Ardi Bakrie, suami Nia Ramadhani ini malah berkata:

"Deuh sok tahu banget sih lo Di," ejek Ardi Bakrie kepada dirinya sendiri.

Sponsored Ad


Meski begitu, Ardi Bakrie terus melontarkan kalimat pencegahan untuk menyadarkan pria tersebut agar jangan gegabah

Sponsored Ad

"Janganlah, turunlah. Pasti kau masih punya keluarga (ingat keluarga)," cegah Ardi Bakrie.

Kemudian, Ardi Bakrie memvideokan saat-saat petugas sedang berunding dengan pria tersebut.

Penelusuran TribunJakarta.com pria yang belum dikenal identitasnya itu diketahui memanjat cerobong asap setinggi kurang lebih 30 meter di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Kasiops Suku Dinas Penanggulangan, Kebak aran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya menerima kabar adanya seseorang yang memanjat cerobong asap itu pada sore tadi.

Sponsored Ad

"Kami menerima informasi pada pukul 16.15 WIB. Menurut informasi dia naik pukul 16.00 WIB. Langsung kami luncurkan satu tim beranggotakan 6 personel," ucap Gatot saat dikonfirmasi, Rabu (10/4/2019).

Dari pengamatan petugas di lapangan, pria tersebut terlihat memegang selembar kertas berisi tuntutannya.

"Kami belum dapat informasi lebih detail terkait tulisan pada kertas yang dipegangnya."

"Sepertinya, itu semacam tuntutannya dia," katanya.

Sponsored Ad

Tuntutannya itu ditujukan kepada Presiden Jokowi.

Dari atas, pria tersebut pun berteriak memanggil nama Jokowi.

Sponsored Ad

Namun, Gatot menduga pria tersebut mengalami dep resi.

"Diduga, dia dep resi," ujar Gatot.

Berdasarkan keterangan petugas keamanan, laki-laki itu sudah berada di atas cerobong sejak pukul 16.00 WIB tadi dan belum turun hingga pukul 17.20 WIB.

Petugas pemadam kebkaran pun dikerahkan demi mengevakuasi laki-laki itu.

Petugas tampak menyiapkan trampolin di dasar cerobong untuk mengantisipasi bila laki-laki itu nekat melompat.

Akan tetapi, ternyata pria tersebut tetap nekat meloncat.

Setelah itu, langsung dibawa ke Rumah Skit Persahabatan.

Sayangnya pada pukul 9 malam, pria tersebut dinyatakan waf*at karena tak bisa diselamatkan lagi.


Sumber: TribunNews

Kamu Mungkin Suka