Setelah Suaminya Ketahuan Main Diluar, Mertuanya Malah Menyuruhnya "Begini"! Kacau!

Pernah ada yang bertanya, "Pernikahan bahagia itu seperti apa?"


Sponsored Ad

Setiap orang memiliki standar yang berbeda untuk kebahagiaan. Beberapa orang berpikir bahwa memiliki mobil dalam pernikahan adalah kebahagiaan. Beberapa orang berpikir bahwa kesehatan anak-anak mereka adalah kebahagiaan, tetapi Linda berpikir kebahagiaan adalah memiliki hubungan baik antara suami, istri dan mertua.

Dikatakan bahwa setiap keluarga memiliki masalahnya sendiri. Bagi Linda, hubungan antara ibu mertua dan dirinya adalah masalah terbesar dalam pernikahannya. Linda dan suaminya telah menikah selama lima tahun. Mereka memiliki seorang anak perempuan berusia tiga tahun. Di mata orang luar, pernikahan Linda terlihat bahagia dan patut ditiru. Namun sedikit yang tahu bahwa dibalik kebahagiaan wanita itu menyembunyikan banyak kepahitan dan rasa sakit.

Sponsored Ad

Linda menikah pada usia 26 tahun. Suaminya adalah rekan kerjanya. Keduanya sering berangkat dan pulang kerja bareng. Setelah pulang, mereka akan sama-sama masak, jika libur mereka akan pergi jalan-jalan atau nonton bioskop. Kehidupannya ini membuat banyak teman Linda iri, mereka merasa Linda adalah wanita yang bahagia.


Sponsored Ad

Kemudian, ayah mertua Linda men*nggal karena usianya. Suaminya tidak tega melihat ibunya tinggal seorang diri sehingga dia membawa ibunya untuk tinggal bersamanya dan Linda. Pas-pasan Linda juga sedang mengandung sehingga ibu mertua bisa membantu menjaga Linda. Tapi tak ada yang sangka kedatangan ibu mertua mengubah pernikahan Linda.

Ibu mertua Linda bukan orang yang bisa diajak berdiskusi. Dulunya, dia juga sering bertengkar dengan ayah mertua. Para tetangga juga tidak suka berteman dengan ibu mertua, mereka merasa dia orangnya aneh.

Sponsored Ad

Linda mengetahui semua itu sebelum menikah dengan suaminya. Tetapi karena dia tahu mereka tidak akan tinggal bersama setelah menikah, dia pun tidak mempermasalahkannya.

Tapi tak disangka Linda gagal melarikan diri, karena ibu mertuanya datang ketika dia sedang hamil. Mereka yang jarang berkomunikasi sebelumnya harus tinggal bersama. Linda secara inisiatif terus berusaha untuk menyenangkan ibu mertua agar tidak ada masalah nantinya.


Sponsored Ad

Tapi tidak peduli betapa baiknya Linda, ibu mertua tetap tidak menggubrisnya. Dia tetap menyuruh Linda mengerjakan pekerjaan rumah meski sedang hamil. Sedangkan ibu mertua dirumah asyik nonton TV. Ibu mertua juga sering mengeluh bahwa masakan Linda tidak enak.

Selama ada ibu mertua disana, Linda harus mengurusnya dan memberinya makan sehari tiga kali. Meskipun tinggal bersama, tapi ibu mertua tidak pernah membantu apapun. Begitu orang tanya mengapa ibu mertua begitu tega terhadap Linda, dia hanya menjawab, "Siapa suruh dia perempuan dan bukan laki-laki?".

Sponsored Ad

Setelah melahirkan, Linda melepaskan pekerjaannya untuk menjaga anak. Tidak disangka, ibu mertua melarangnya, katanya kalau Linda tidak bekerja, nanti dia akan menghabiskan uang suaminya.

Linda terus-terusan bersabar selama 3 tahun. Tak disangka, suaminya juga ada main diluar. Pernikahan ini sudah berjalan 5 tahun, tapi Linda harus menanggung penderit*an sebesar ini.


Sponsored Ad

Karena sudah tidak tahan dengan pukulan demi pukulan, Linda memutuskan untuk bercerai. Ibu mertuanya berkata, "Cerai boleh, tapi kamu tidak boleh mengambil apa-apa dari rumah ini kecuali anakmu."

Hal ini membuat Linda bingung, yang s*lingkuh si suami kok dia yang harus berk*rban sih?

Linda berharap kisahnya ini bisa mengingatkan wanita-wanita diluar sana agar jangan tinggal bersama dengan mertua karena yang rugi adalah wanita. Tidak tinggal bersama mertua adalah dasar dari pernikahan yang bahagia.

Sumber: twgreatdaily