Keren! Limbah Batok Kelapa Diubah Jadi Barang Ini, Siapa Sangka Laku Keras di Luar Negeri!

Memulai sebuah usaha memang tidak mudah dan perlu pemikiran matang. Namun selama kita memulai dengan niat dan tekad kuat, hasilnya pasti akan terlihat suatu saat nanti.

Sponsored Ad

Seperti yang dilakukan oleh Ibu Hajjah Tahira, seorang pengrajin batok kelapa. Ia membuat berbagai kerajinan dari batok kelapa tersebut seperti gesper, tempat sabun, tas bulat, tempat perhiasan. "Ini orderan pelanggan saya dari Pasar Kumbasari (Denpasar). Sebentar lagi mau dikirim sama suami," ucapnya, saat ditemui di rumahnya, Desa Kelan, Kuta, Badung, Bali.

Sponsored Ad

Ibu Hajjah Tahira mengaku telah menjalani usaha kerajinan dari batok kelapa ini selama puluhan tahun. "Kalau yang bikin kerajinannya suami saya, kalau saya hanya membantu bor untuk lubang batoknya saja. Kadang kalau orderan ramai saya juga bikin kerajinan di gudang. Walaupun berdebu-debu tidak apa-apa yang penting halal," imbuhnya.


Ia juga menjelaskan bagaimana membuat kerajinan ini, mulai dari mengupas serabut batok kelapa menggunakan mesin dinamo, kemudian ditandai dengan spidol sesuai kebutuhan. Batok kelapa dipotong sesuai gambar di mesin dinamo. Selesai diukir, barulah dihiasi dengan gambar-gambar bunga menggunakan airbrush agar terlihat menarik.

Sponsored Ad

Harga kerajinan tersebut bervariasi mulai dari Rp 3 ribu untuk gesper dan Rp 5 ribu untuk tempat sabun. Sedangkan untuk tempat perhiasan dihargai Rp 50 ribu per biji. Selain laku di Indonesia, kerajinan ini juga dikirim hingga Australia dan negara lain. Tentu saja usaha kerajinan ini tidak selalu ramai, kadang ada juga masa sepinya.

Sponsored Ad


Walau begitu Ibu Tahira mengaku selalu bersyukur karena ia masih bisa menabung. "Jadi pengrajin batok kelapa ya harus disyukuri saja. Kalau pas ramai, keuntungannya bisa dibuat menabung. Kalau lagi sepi iya kadang hutang sama tetangga," kata Ibu Tahira. Semua usaha pasti ada pasang surutnya, kitalah yang harus tetap semangat agar usaha yang diawali dengan niat terus berjalan.  


Sumber : Merdeka

Kamu Mungkin Suka