90% Orang Tua Terlalu Melayani Anak, Tapi Nyatanya Salah dan Bisa Merusak Karakter Anak, Ubah Sekarang Sebelum Terlambat!

Mendidik dan membesarkan anak memang bukanlah perkara mudah. Sebelum menjadi orang tua, setiap pasangan pasti sering kali mengomentari cara mendidik orang tua lainnya. Seperti misalkan saat di mall melihat orang tua yang memarahi anaknya di depan umum, akan berkata,”Duh, kalau aku sih gak akan kayak gitu ke anakku nanti.” Mencari keburukan orang lain memang mudah, apalagi jika kamu belum mengalaminya sendiri.

Saat sudah benar-benar menjadi orang tua dan menghadapi berbagai tingkah polah anak, beberapa pasangan pun akhirnya malah melakukan kesalahan-kesalahan yang sebenarnya mereka sendiri tahu bahwa itu tidak baik. Satu hal yang perlu diingat oleh setiap orang tua adalah bahwa anak adalah pribadi cerminan orang tua. Apapun hal yang dilakukan orang tua, anak akan mudah menirunya. Setiap perkataan dan perbuatan orang tua akan berpengaruh pada karakter anak.

Sponsored Ad

Di bawah ini adalah 5 hal yang tidak boleh dilakukan setiap orang tua di depan anaknya:

Sponsored Ad

1. Bertengkar di depan anak

Orang tua harus bisa mengatur emosi dengan baik, jangan sedikit-sedikit langsung meledak dan bertengkar. Jangan sampai bertengkar di depan anak, mengeluarkan kata-kata kasar, makian atau bahkan sampai main tangan. Hal ini akan membuat anak kehilangan rasa nyaman, menjadi penakut, sensitif dan bisa membuat dirinya menjadi pribadi yang juga pemarah. Hal ini sangat tidak bagus untuk perkembangan mental anak ke depannya.

2. Melempar barang untuk mencurahkan emosi

Sponsored Ad

Saat suasana hati sedang buruk, beberapa orang mungkin akan melampiaskannya dengan cara melempar barang. Hal ini membuat anak menjadi takut dan terkejut. Beberapa anak kemudian menangis dan akhirnya membuat emosi orang tua semakin meningkat dan akhirnya memarahi anak dengan menyuruhnya diam. Situasi akan menjadi semakin tidak terkendali dan anak semakin kehilangan rasa aman. Tindakan ini pun membuat anak menjadi sosok yang temperamen dan merasa bahwa merusak barang adalah hal yang lumrah untuk meluapkan emosi. Hal ini kedepannya malah bisa membuat mereka menjadi sosok yang suka melakukan tindakan kekerasan.

Sponsored Ad

3. Terlalu melayani anak

Adalah hal wajar jika orang tua selalu ingin membuat anak hidup nyaman dan bahagia. Namun, bagaimanapun juga anak akan beranjak dewasa, sehingga sejak dini harus dilatih hidup mandiri. Jangan pernah memperlakukan anak seperti ia adalah ‘raja’ dan orang tua hanyalah pelayan yang akan menuruti setiap keinginannya. Hal ini akan membuat anak terlalu bergantung pada orang tua, tidak bisa menghargai orang lain dan merasa diri paling hebat. Orang tua justru seharusnya mengajari anak agar bisa hidup mandiri dan bisa beradaptasi dengan keadaan seperti apapun yang ada di dunia ini.

Sponsored Ad

4. Mengeluh dan berkata kasar

Beberapa orang tua mungkin memang memiliki gaya bicara yang agak keras, sehingga sering kali berkata kasar dan mengeluh terhadap suatu hal. Di mata anak-anak, orang tua adalah sosok yang paling berkuasa di rumah, tidak ada hal yang tidak bisa dilakukan oleh orang tua. Maka, jika orang tua gemar mengeluh dan berkata kasar, hal ini hanya akan memberikan aura negatif pada anak. Dengan begitu anak pun menjadi takut terhadap dunia luar, membuat dirinya merasa tertekan dan akhirnya menjadi sosok yang tidak percaya diri.

Sponsored Ad

5. Menganggap sepele segala hal

Saat sedang berbelanja di supermarket pernahkah kamu melihat orang tua yang mengizinkan anaknya untuk membuka bungkus makanan sebelum bayar di kasir? Orang tua seperti ini menganggap,”Ah, gak masalah, yang penting kan nanti aku bayar juga.” Atau misalkan saat tidak sengaja menumpahkan air di mall, orang tua akan berkata pada anaknya,”Gak apa-apa, nanti juga ada mba-mba petugas yang bersihin.”

Selalu menganggap remeh segala hal hanya akan membuat anak-anak menumbuhkan kebiasaan buruk. Mereka tidak akan pernah merasa bersalah dan menganggap bahwa orang lainlah yang lebih bertanggung jawab atas hidupnya sendiri. Ke depannya anak akan menjadi sosok yang tidak peduli pada orang lain, egois dan mau menang sendiri.

Sponsored Ad

Orang tua harus mulai sadar bahwa beberapa hal besar itu terjadi dari hal kecil yang terjadi berulang kali. Jika tidak cepat-cepat merubah kebiasaan buruk, jangan sampai menyesal di kemudian hari karena setelah dewasa sifat buruk ini akan sangat sulit untuk dirubah!


Sumber: Toutiao