Apa Sih Yang Dijala Nelayan Ini? Pasti Akan Membuat Anda Garuk Kepala!

Lihat fotonya satu per satu bisa buat anda jadi takut untuk makan seafood..
Sponsored Ad

Akhir – akhir ini banyak foto yang tersebar di internet, dimana para nelayan "tidak sengaja" berhasil menjala keluar binatang laut ini, tapi apakah, benar – benar tidak disengaja?

Sponsored Ad

Ini adalah "cara paling mudah" dan "cara paling hemat" para nelayan : sebarkan jala dan jalalah ikan, dan jala raksasa ini akan menyapu habis ikan di samudera. Berdasarkan Organisasi Pelindungan Alam menunjukkan: "Seluruh dunia memiliki 3,5 jt kapal ikan, tapi di antaranya ada 1.7% adalah perahu raksasa industry penangkapan ikan, dan setiap tahun menjala 60% ikan di seluruh dunia."

Sponsored Ad

ByCatch adalah "menjala binatang laut secara tidak sengaja". Tapi kenyataannya, penjalaan ini benar – benar disengaja : menggunakan jala raksasa menyapu habis binatang di laut, adalah salah satu cara menjala yang memaksa untuk menangkap semua hewan di laut.

Dengan jala raksasa ini, tidak heran kalau banyak binatang laut tidak bisa menghindar. Lihat apa sana yang tertangkap oleh jala tersebut.

Seekor Hiu Raksasa.

Sponsored Ad

Sponsored Ad

Pada kenyataannya, setiap tahun ada lebih dari puluhan juta hiu, 30ribu hiu dan lumba – lumba, 10 ribu Albatros, dan 15 ribu penyu yang hamper punah, ditangkap dan dibunuh.


Dan mereka tidak memiliki nilai harga yang tinggi di pasar komersial, mereka hanya dipandang sebagai sampah, dan dibuang begitu saja di tengah laut. Setiap tahun hamper 2700 pound binatang laut yang terbuang (sama banyaknya seperti 1/4 ikan yang tertangkap di seluruh dunia).


Jangan mengira mereka beruntung bisa lolos dari jala terseubt, karena ketika mereka tertangkap oleh jala itu, ada tekanan dari air dan kecepatan membuat organ dalam tubuh mereka rusak dan mungkin tidak akan mati saat itu juga, namun ada mati pelan – pelan ketika kembali ke dalam air atau dimakan oleh binatang lain.

Cowspiracy mengajak kita berpikir satu perumpamaan : bayangkan kalau pembunuhan masal ini bukan terjadi di atas samudera...

Sponsored Ad

Melainkan di padang rumput di Afrika

Kalau para komersialisme menggunakan cara ini untuk membunuh hewan liar, saya percaya pasti semua orang akan tidak setuju.

Samudera Yang Dikosongkan

Kita sering berpikir kalau Samudera akan terus terisi dan tidak pernah habis. Tapi kenyataannya adalah, kita sudah menjala melewati batas : era sekarang dengan teknik dan perahu yang canggih, melakukan pembunuhan semakin ganas, dan mengakibatkan ekosistem pada laut berantakan. 90 % ikan besar  telah menghilang di bumi ini. Para ilmuwan memperkirakan, 2048 mendatang, samudera akan kosong.

Ya Tuhan, Manusia demi makanan yang mewah, membuat mereka membunuh hewan – hewan laut yang tidak bersalah...

Sponsored Ad