Gadis 5 Tahun Mengalami Pendarahan Tak Henti dan Dikira Telah Mengalami Perkosaan, Tetapi Ternyata…

Untunglah mereka cepat menyadari hal ini!
Sponsored Ad

Ada seorang ibu yang kaget bukan main melihat anak perempuannya yang berumur 5 tahun ini mengalami pendarahan tak ada hentinya ketika dia memandikan anaknya pagi-pagi. Sang ibu yang kaget ini pun akhirnya membawa anaknya pergi ke rumah sakit karena dia curiga bahwa anaknya mengalami perkosaan di sekolahnya. 

Sponsored Ad

Setelah sampai di rumah, dokter pun segera memeriksa kondisi anak perempuannya ini. Setelah diperiksa, dokter melihat bahwa payudara anak perempuan ini sudah bertumbuh dan hasil pemeriksaan pun mengatakan bahwa anak ini mengalami Pseudo-precocious puberty.

Sang ibu merasa hal ini sangat aneh. Walaupun dia tahu bahwa ada banyak anak yang mengalami pubertas dini, tetapi biasanya hal ini hanya terjadi pada anak yang pola makannya tidak diperhatikan. Ketika ditanyakan oleh sang dokter, sang ibu mengaku bahwa pola makan sang anak tidak ada masalah.


Sang dokter pun lanjut bertanya, "Apakah dia pernah minum pil KB secara diam-diam?"

Sang ibu pun mengungkapkan bahwa sang ibu pernah minum pil KB beberapa kali karena dia tidak memiliki dua anak. Ketika dia meminum pil itu, sang anak pernah melihatnya dan bertanya padanya apa yang telah dia makan. Sang ibu yang kebingungan bagaimana cara menjelaskan hal ini, akhirnya malah mengatakan, "Ini adalah obat orangtua, anak kecil gak boleh pegang."

Sang dokter pun bertanya secara hati-hati kepada si gadis kecil ini, dan si gadis kecil pun akhirnya mengaku bahwa dia meminumnya karena dia merasa apa yang dimakan oleh ibunya setiap hari pastilah sesuatu yang bagus. Lalu ketika tidak ada orang yang memperhatikannya, dia pun memindahkan kursi diam-diam dan mengambil obat itu dan memakannya. Dia bahkan tidak ingat dia sudah makan berapa banyak.

Dokter pun mengingatkan bahwa pil KB sebenarnya mengandung progesterone dan estrogen yang akan berpengaruh sangat besar terhadap pubertas dini si gadis kecil ini. Untunglah orangtuanya menyadari hal ini dengan cepat karena kondisi anaknya masih belum parah. Mereka hanya perlu menunggu khasiat obat ini dibersihkan oleh metabolisme tubuh anak kecil ini, maka semuanya akan menjadi normal kembali. 

Dari cerita ini, Mimin Cerpen pengen ngingetin buat sobat Cerpen semuanya untuk tidak menaruh obat pada tempat yang bisa dijangkau oleh anak-anak dan juga jangan mengonsumsi obat di depan anak-anak. Rasa ingin tahu dan aksi sang anak ini bisa melebihi dugaan orang dewasa loh!

Sponsored Ad