Anakku Mirip Aku, Mama Mertua Bilang Dia "Mirip Tetangga" dan Harus Tes DNA! Ternyata Hasilnya...

Kalau memang nggak salah, nggak perlu takut kok!
Sponsored Ad

Aku dan suami sudah menikah belasan taun, anak kami saja sudah mau 17 tahun. Suamiku memang kurus hitam dan kelihatan tua. Sebenarnya waktu muda dia lumayan, cuman mungkin karena faktor usia juga, apalagi dia kurus, jadi keliatannya kayak udah tua banget. Aku justru beda dari suamiku, aku putih dan gemuk, mama mertua sering nganggep kalau semua yang baik aku yang makan, yang jelek baru kasih ke suamiku..

Sponsored Ad

Padahal nggak kayak gitu, setelah punya anak aku nggak lagi kerja, cuman di rumah jaga anak, juga nggak ada pikiran dan nggak stress juga, jadi aku memang gampang gemuk juga apalagi udah ada umur. Sedangkan suamiku memang nggak bisa gemuk juga badannya, padahal dia makannya juga banyak.


Anakku memang tinggi putih dan nggak kurus, tapi nggak tau ada angin dari mana beberapa hari lalu mama mertua terus-terusan ngomong kalau anakku nggak mirip sama suamiku, tapi siapa bilang kalau nggak mirip berarti bukan anaknya? Anak cewek mirip papa, anak cowok mirip mama, pepatah kayak gini kan udah banyak didenger dari jaman kapan.. Aku bilang suamiku juga mirip dia, mamanya, dan nggak mirip papa mertuaku.

Sponsored Ad

Tapi ternyata kata-kata ini nggak mengubah pendapat mama mertua, dia tetep pengen supaya tes DNA membuktikan kalau anak kami itu bener-bener anak suamiku, mama mertua malah bilang anakku kalau diliat-liat mirip tetangga, pokoknya dia kayaknya curiga banget kalau aku selingkuh dan ini anak bukan anak suamiku alias anaknya dia!! Yaampun, nggak tau dia kesambet apa atau kebanyakan nonton sinetron kali yah..


Akhirnya suamiku setuju sama mamanya, kita bilang sama anak kita kalau mau pergi tes kesehatan, padahal kita diem-diem mau tes DNA. Waktu hasil tes darah keluar, suamiku dan anakku sama-sama golongan darah B, tapi mama mertua tetep ngotot kalau di dunia ini banyak banget orang golongan darahnya B.

Sponsored Ad


Ternyata setelah laporannya keluar, anak kami memang anak suamiku kok! Memang anakku sama suamiku nggak gitu mirip, tapi kan nggak mirip tetangga juga kali. Aku jadi emosi dan bilang sama mama mertuaku jangan setiap kali curigain aku yang aneh-aneh, aku udah belasan taun juga nikah sama anaknya, masa masih curiga terus sih..


Aku juga akhirnya jadi marah sama suamiku, masa dia nggak percaya sama aku malah mau pergi tes DNA. Tapi suamiku bilang itu cuman mau ngebuktiin ke mamanya doang supaya mamanya nggak terus-terusan ngoceh. Aku sempet mau cerai sama dia, aku ngerasa nggak dihargain di rumah ini. Tapi suamiku kemudian mengatakan kalau dia percaya sama aku dan nggak meragukan sama sekali.


Terakhir waktu ketemu mama mertua, bahkan papa mertua juga marahin mama mertuaku kayaknya udah terlalu kelewatan sama aku.


Sobat cerpen, memang nggak gampang mempunyai hubungan yang baik dengan mertua, tapi kita harus tetep hormat sama mereka yah, gimanapun juga, mereka itu kan udah jadi orang tua kita!

Sponsored Ad