Coba deh Liat Lagi, Ternyata di Tahun 2016 Ini Ada "9 Kejadian" Mengharukan di Indonesia yang Bisa Bikin Kamu Menitikkan Air Mata!!

Hal yang patut dikenang sebelum tutup tahun nih!
Sponsored Ad

Tahun 2016 akan segera berakhir. Kalau ditarik ke belakang, ada sejumlah peristiwa penting nan menyentuh terjadi di Indonesia. Apa saja?


1. Pemerintah Indonesia bersama PBB berani mengambil sikap untuk membantu para pengungsi Rohingya.

Awal tahun lalu, pemerintah Indonesia mengambil sikap yang tak dinyana-nyana, yaitu membantu para pengungsi Rohingya yang lontang-lantung tak memiliki tempat bernaung. Bantuan diberikan dalam bentuk penyediaan shelter, papan, pangan, dan obat-obatan. Pemerintah (tanpa ada tendensi politik) membantu atas dasar kemanusiaan. Karena itu, Indonesia mendapatkan apresiasi dari seluruh dunia, khususnya Amerika Serikat.

Sponsored Ad

2. 8.000 anggota Gafatar dipulangkan dari Kalimantan Barat.

Akhir 2015 dan awal 2016 menjadi penanda penting bagi masyarakat Indonesia yang pernah bersinggungan dengan kelompok Gafatar. Ideologi kelompok ini dianggap bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia sehingga keberadaannya harus dibubarkan. Meski demikian, pemerintah tidak lantas mengusir anggota yang masuk jaringan Gafatar. Pemerintah, juga masyarakat, justru kembali merangkul mereka buat kembali, serta menampung di rumah-rumah sosial.


3. Aksi penggalangan dana dari netizen untuk korban bom di gereja Samarinda yang digerakkan oleh Adjie Silarus melalui internet.

Di tengah isu intoleransi yang berhembus kencang di Indonesia, muncul sebuah peristiwa yang membuat masyarakat miris, yakni pengeboman di sebuah rumah ibadah di Samarinda. Peristiwa ini membuat Indonesia makin menjadi sorotan dunia.

Pasalnya, bom memakan beberapa korban, termasuk Intan, gadis kecil yang tewas akibat menderita luka bakar. Di tengah kabar tak sedap yang membawa-bawa nama kelompok, ada aksi mencengangkan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia, khususnya para netizen, yakni mengumpulkan donasi untuk para korban. Donasi ini terbungkus dalam aksi #RIPIntan. Dari aksi yang digagas oleh Adjie Silarus melalui kitabisa.com, terkumpul dana lebih dari 100 juta rupiah.


Sponsored Ad

4. Simpati para netizen terhadap kasus yang menimpa Yuyun, gadis 14 tahun yang diperkosa oleh 14 pemuda hingga tewas.

Kepergian bocah SMP berusia 14 tahun itu menorehkan luka buat bangsa Indonesia, khususnya bagi kaum perempuan. Yuyun, begitulah gadis itu akrab disapa, tewas lantaran dipeerkosa 14 pemuda. Mirisnya, beberapa pelaku masih berusia bocah. Atas kejadian ini, netizen buka suara lantang agar keadilan tetap menyertai Yuyun.


5. Kerja massal netizen untuk gempa Aceh.

Pidie Jaya pada awal Desember ini diguncang gempa 6,4 skala Richter. Peristiwa ini memakan korban dan menorehkan tambahan catatan bencana yang pernah terjadi di tanah barat di Nusantara itu. Beragam aksi sosial pun muncul untuk menggalang bantuan. Salah satu yang menarik perhatian adalah aksi yang digerakkan oleh para artis. Salah satunya Tompi. Penyanyi sekaligus dokter itu meminta para netizen untuk membantu korban. Melalui media sosialnya, ia memaparkan bantuan apa saja yang diperlukan para korban.


Sponsored Ad

6. Puluhan ribu warga Bali berdemo menolak reklamasi.

Warga Bali kembali bereaksi pada Juli lalu. Setidaknya puluhan ribu orang turun ke jalan untuk menolak pengerjaan proyek reklamasi di Teluk Benoa. Massa melakukan long march di sepanjang jalan dan membuat arus lalu lintas lumpuh total. Aksi Ini digelar untuk menjaga kawasan suci Teluk Benoa dari cakaran proyek yang dipercaya dapat mengancam lingkungan.


7. Ribuan pendemo membagi-bagikan makanan, minuman, dan tenda berteduh untuk para jurnalis ketika aksi damai 212.

Ada peristiwa manis di aksi 212 yang terjadi di Monas, Jakarta Pusat, yang dialami para jurnalis. Di tengah lautan pendemo, para pewarta tak merasa takut dan khawatir akan dipukul mundur. Sebab, mereka malah sangat memperhatikan jurnalis yang sedang bertugas meliput berita. Lenny Tambun, misalnya, wartawan dari salah satu media cetak nasional, mengatakan melalui akun media sosialnya bahwa ia sempat diberi penganan, minum, serta tenda untuk tempat berteduh dari pendemo. Hal ini menorehkan catatan tersendiri bagi jurnalis senior itu.


Sponsored Ad

8. Simpati masyarakat terhadap peristiwa pembunuhan di Pulomas. Indonesia berduka.

Tahun 2016 sebentar lagi berakhir. Namun ada saja peristiwa yang membikin hati netizen pilu. Terakhir adalah peristiwa pembunuhan terhadap keluarga di Pulomas, Jakarta, yang mengakibatkan enam orang meninggal. Kronologi pembunuhan yang keji membuat masyarakat Indonesia turut berduka dan ikut berempati terhadap kejadian tersebut.


9. Kemenangan Tontowi dan Liliyana tak luput dari doa dan dukungan seluruh warga Indonesia.

Di tengah isu terpecahnya kerukunan bangsa akibat aksi intoleransi dari berbagai kelompok ekstremis, muncul satu hal yang bikin bulu kuduk merinding, yakni saat warga Indonesia bersama-sama mendoakan atlet Tontowi dan Liliyana di ajang Olimpiade Rio.


Kira-kira, peristiwa apalagi ya yang akan terjadi pada 2017 mendatang?


Sumber : IDNtimes

Sponsored Ad