Pacarku Pertama Kali Bertemu Keluargaku Pertama Kali, Dia Sengaja Menumpahkan Sayur ke Nenekku, Tetapi Papa Malah Memujinya Karena...

Maksud baik dibalik kesengajaan... Keren wanita ini!
Sponsored Ad

Aku dan pacarku sudah berpacaran 3 tahun. Sebagai pria yang baik, aku harus membawa dia ke keluargaku agar semua keluargaku mengenalnya.

Tapi aku takut... Mamaku memperlakukan nenek dengan sangat jahat! Nenek tinggal di dalam 'gudang', meskipun mama selalu bilang kalau fasilitas dalam 'gudang' itu lebih lengkap daripada kamar lainnya.


Sponsored Ad

Tetapi, kamar itu tidak ada jendela sama sekali! Tidak etis sekali orangtua yang sudah tidak bisa berjalan dengan lancar tinggal dalam kamar yang tidak nyaman itu.

Nenek yang sudah tak begitu bisa jalan, setiap hari makanannya pasti mama yang antar ke kamarnya.


Pernah sekali, piring yang sudah kotor dan jorok, belum dicuci sama sekali, dipakaikan oleh mama untuk makanan nenek!

Alasan mama begini,'Jangan pakai piring bersih! kita gak tau nenek ada sakit menular apa! Mau sekeluarga kita penyakitan semua?'

 

Jadi, sebelum pacarku datang, aku ceritakan dulu hal ini ke pacarku dan dia oke aja!

 

Saat pacarku datang, dia dan nenek ngobrol dengan asik. Nenek pun senang sekali... Aku sudah lama gak lihat senyuman nenek.

Sampai jam makan siang, mama malah suruh nenek makan di kamar! Aku bingung, kenapa gak boleh bareng di meja makan?

Akhirnya pacarku bersedia bawa piring nenek ke kamarnya.

Sewaktu di dapur, aku lihat, pacarku sengaja 'Menjatuhkan' sayurnya ke tubuh nenek! Piring nenek juga dipecahkan gitu aja.

Dia beteriak,'Duh nenek... kok gak hati - hati sih? Kan piring jadi pecah dan sayurnya gak enak kalau sudah jatuh. Duh sini aku bantuin ganti baju dan kita duduk di meja makan aja ya!'

Sponsored Ad

Papa yang ngelihat kejadian itu juga, hanya diam. Aku saat itu marah! Kenapa pacarku bisa buat demikian?

Tapi karna gak mau merusak suasana makan, aku diam dulu.

Tapi waktu itu, pertama kalinya aku makan di meja makan, bareng nenek tercinta... Senyum dan tawanya bener - bener terhias di wajahnya.

Mama langsung terdiam dan sepertinya gak seneng. Tetapi sejak hari itu, nenek pasti makan di meja makan bersama kita semua.

 

Beberapa hari kemudian papa bertanya, apakah pacarku sengaja menumpahkan sayur pas mau ke kamar nenek?

Aku jawab,'Iya pa... Aku belum sempat ngomong sama dia.'

Papa malah jawab, jangan tinggalkan wanita ini. Dia cewek pintar dan tau mana yang benar. Pacarku berhak dipertahankan.

Ternyata pacarku sengaja melakukan itu, agar nenek bisa duduk bareng kita semeja.

 

Kisah ini aku ceritakan kepada teman - teman MedSos, agar kita sebagai pria tahu mana wanita yang bijak mana yang tidak.

Jantung keluarga, berada di tangan wanita. Pilihlah istri yang setia, bijak, dan pintar, maka rumah tangga kita akan bahagia!

Sponsored Ad