Ibu Anak yang Kasihan Ini Pergi Makan Mie dan Dibuli Bos Resto! Tapi Kenyataannya Ternyata Begini!

Rajin dan kegigihan akan buat anak itu sukses dan mapan suatu saat nanti!
Sponsored Ad

mie di restoran kecil tengah jalan.

Sponsored Ad

"Ma, kamu udah makan?", tanya si bocah.

"Mama udah makan kok, kamu cepetan makannya selagi panas.", jawab mamanya sembari mengelus kepalanya.

Bocah ini dengan senangnya menyantap habis semuanya, dan ibunya mengigit bibir berkata,"Mama kayaknya haus deh…"

"Kalau gitu ma minum supnya aja…", tanpa banyak kata, mamanya langsung menghabiskan sup yang disisakan anaknya. Jelas sekali kalau mama ini juga belum makan!

Sewaktu mamanya mau bayar, bos restoran berkata,"Tunggu sebentar ya!"

Bos keluar dari dalam dapur dan kasih mereka 1 mangkok mie gratis. Dia bilang kalau ibu dan anak ini beuntung karena meja mereka ada bonus 1 mangkok mie lagi!

Ibu anak ini berterima kasih sekali! Mereka makan habis dengan air mata berlinang keluar!

Ibu dan anak ini tahu kebaikan bos restoran ini karena mereka tamu tetap di restoran pinggir jalan ini. Restoran kecil ini juga Cuma hanya ada 5 meja, jadi jarang sekali ada yang namnya meja keberuntungan.


Seminggu kemudian, anak ini datang lagi,"Om, hari ini masih ada undian meja keberuntungan gak?"

Bosnya langsung mengiyakan,"Iya dek… kamu duduk dulu ya… Nanti om ambilkan."

Sewaktu anak ini dapat semangkok mie, dia tidak datang dengan mamanya.

Bos bertanya,"Mama kamu dimana?"

Sponsored Ad

"Dia sakit om… Gak bisa turun dari ranjang…Kami tidak punya siapa – siapa. Kakek nenek sudah meninggal, aku gak pernah tahu papa aku siapa."

Aku, sebagai tamu yang sering melihat dia, kasihan dan aku belikan semangkok mie untuk bungkus pulang kasih mamanya makan.

Bos juga bertanya,"Mama kamu ada kerja?" Anak ini dengan bangga berkata,"Gak bisa om, mama sakit. Aku sudah dewasa, aku udah bisa dapat duit!"

Bos terharu dengan anak ini. Baru 8 tahun tapi sudah bisa mencari uang untuk mamanya. "Kalau begitu nak, datanglah ke sini setiap jam makan siang. Bantu om bersihkan meja dan lap – lap meja ya… Om kasih makan gratis setiap hari."

 

Esoknya, aku melihat anak ini di pasar pagi. Dia dengan keringat memenuhi wajahnya, berteriak keras menarik perhatian pembeli untuk beli jepitan rambutnya.

Aku tersentuh dengan semangat anak ini. Anak 8 tahun yang masih polos, tetapi, semangatnya melebihi orang dewasa!

Aku pun menjadi pelanggan tetap dia… Setidaknya pertemanan kami, akan beri dia harapan dan dia tetap semangat menjalani hidup.

Aksi kecil, akan mendatangkan hasil yang luar biasa. Yuk teman – teman Cerpen, kita tidak bisa baik ke semua orang, tetapi kita semua, bisa melakukan hal baik kepada 1 orang! Sebarkan artikel ini bearti sebarkan kebaikan!

Sponsored Ad