Dia Rela Dimadu dan Dijadikan Alat Pemuas Nafsu, Sampai Satu Hari Kejadian Itu Terjadi!

Yaa... Tinggalkan lah.. cinta itu tidak buta!
Sponsored Ad

Ini adalah cerita rekan kerjaku yang beberapa waktu ini datang mencari aku untuk curhat.

Sponsored Ad

Kami bekerja di sebuah perusahaan asing dan departmen dia berada, ada seorang pria yang tinggi gagah, sangat tampan,tak heran kalau dia jadi pangeran berkuda putih di sana.


Akan tetapi sayangnya, pria ini sudah beristri.

Namun pria ini selingkuh, selingkuh dengan rekan kerjaku ini. Dia rela dimadu karna termakan habis oleh kegagahan dari pria ini.

Bahkan rekanku mengaku, mereka sudah berhubungan intim dan itu mereka lakukan setiap kali di toilet!

 

Sampai satu hari, rekan kerjaku ini hamil. Tetapi, karna takut membebani si pria ini, dia diam - diam pergi aborsi dan melanjutkan hubungannya dengan si pria yang sudah beranak 2 ini! 

Sponsored Ad
 

Hanya 1 hal yang dia mau adalah, pria ini bisa memberi dia perhatian dan kasih sayang, meskipun tak dinikahi, dia rela digituin!


Sebagai rekan kerja yang baik, aku dan beberapa rekan sudah menasehati untuk meninggalkan pria yang hanya kalau mau ena - ena aja cari dia

dan kalau gak mau, satu kata "Hi..." aja itu gak ada!

Beberapa rekan kerja sudah marah karena merasa rekan kerjaku yang satu ini terlalu buta akan cinta!

Ada yang sanking keselnya, dia mengatakan, masa harga rekan kerjaku hanya sebatas "Toilet Kantor" doang!?

 

Cinta memang terkadang buat seseorang buta... Namun, cinta sejati itu tidak membutakan logika kita, bahkan hati nurani kita.

Teman - teman Cerpen, ada masukan untuk rekan kerjaku ini?

Sponsored Ad