Hati-Hati! Kalau Liat "Telur Palsu" Dengan Ciri-Ciri "Kayak Gini", Mending Gak Usah Dimakan Daripada Kena Bencana!

Hati-hati ya Sob sama telur palsu, karena efek sampingnya sangat berbahaya
Sponsored Ad

Beberapa waktu lalu China sempat membuat heboh dunia dengan kabar bahwa mereka memproduksi beras plastik kemudian di jual ke luar negeri. Sekarang China kembali lagi bikin kegaduhan dengan memproduksi telur palsu yang terbuat dari plastik.

Sponsored Ad

Otoritas Agri-Food & Veterinary (AVA), seperti dilansir Asia One (30/4/2017), baru-baru ini mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa China telah memproduksi telur buatan yang diduga terbuat dari plastik.

Kementrian Kesehatan China menjelaskan dalam sebuah pernyataan kalau telur palsu terbuat dari bahan kimia seperti kalsium karbonat, sedangkan bagian kuning dan putih telur terbuat dari natrium alginat, gelatin, tawas, asam benzoat, kalsium klorida, air, dan komponen kimia lainnya.

Meski tidak diketahui secara pasti apakah telur palsu sudah diekspor ke luar negeri, termasuk Indonesia, alangkah baiknya Anda mengetahui ciri-ciri telur buatan dari China berikut ini : 


1.Permukaan telur palsu lebih kasar dari telur asli.


Sponsored Ad

2.Ukuran telur palsu lebih besar dari ukuran normal telur pada umumnya.


3. Telur palsu memiliki kuning yang terlihat lebih terang dan jernih.


4.Ketika dikocok, telur palsu akan mengeluarkan suara cairan

Sponsored Ad

So, apakah telur ini berbahaya?

Ya, Karena telur palsu tersebut dibuat dari berbagai macam bahan seperti agar-agar, bubuk yang tidak diketahui, asam benzoat, bahan coagulating, dan bahkan tawas. Bahan-bahan tersebut jika dikonsumsi jangka panjang, maka bersifat Karsinogen (pemicu kanker). Selain itu, konsumsi jangka panjang bahan-bahan kimia tersebut diindikasikan dapat menyebabkan Demensia. Orang-orang yang menderita demensia sering tidak dapat berpikir dengan baik dan berakibat tidak dapat beraktivitas dengan baik. Oleh sebab itu mereka lambat laun kehilangan kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan dan perlahan menjadi emosional, sering hal tersebut menjadi tidak terkendali. Banyak penyakit/sindrom menyebabkan demensia, seperti stroke, Alzheimer, penyakit Creutzfeldt-Jakob, Huntington, Parkinson, AIDS, dan lain-lain. 


So lebih baik waspada ya sebelumnya, jangan lupa SHARE ke teman-teman mu.


Sumber: WowMenariknya