Istrinya Masuk Rumah Sakit Karena Kelelahan dan Pria Ini Tak Peduli, Tapi "Perkataan Dokter Ini" Mengubah Sikapnya Selamanya!

Pernikahan itu ada untuk saling melengkapi...
Sponsored Ad

Andi, adalah seorang pria yang mencintai primadona di sekolahnya semasa dia muda, gadis yang cantik dan menawan. Tapi gadis yang akhirnya menikah dengannya adalah seorang gadis yang biasa-biasa saja, tidak terlalu berpendidikan, tapi 1 hal yang membuat Andi meminangnya adalah, gadis ini berkata kalau dia bisa membantu ayah Andi yang hanyalah seorang pejabat kecil.

Sponsored Ad

Setelah mereka menikah, masakan pertama yang dibuat oleh wanita ini adalah bekicot goreng yang luar biasa nikmat.


Tidak hanya masakannya yang lezat, wanita ini juga menanam beberapa tanaman di balkon yang berwarna ungu. Suatu hari Andi bertanya padanya, "Ini tanaman apa? Kok biasa banget? Bunganya juga nggak terlalu cantik." Istrinya menjawab, "Ini daun kemangi."


Saat Andi berumur 33 tahun, perusahaan kecil yang dia mulai akhirnya mulai besar dan kehidupan keluarganya semakin hari semakin baik. 1 hal yang memburuk hanyalah kehidupan pernikahannya. Andi dan istrinya tidak pernah terlihat di muka umum. Ketika banyak wanita-wanita cantik yang mendekati Andi, istrinya berusaha untuk menutup mata dan diam demi supaya keluarga mereka tidak hancur karena pertengkaran. Tapi sayangnya, mereka juga jarang berkomunikasi di dalam keluarga mereka.

Akhirnya suatu hari, istrinya tumbang dan harus dilarikan ke rumah sakit karena radang usus. Menurut dokter, wanita ini terlalu lelah dan sering menahan sakit dan stress yang berkepanjangan.


Andi yang mendengar hal ini shock dan langsung menyerahkan semua urusan kantor ke sekretaris dan pegawai-pegawainya, kemudian menemani istrinya. Suatu hari dia bertanya, "Kamu lagi pengen makan apa?" Istrinya menjawab, "Aku pengen makan siput goreng."

Sponsored Ad

Andi pun pergi ke pasar, tapi dia tampak kebingungan memilih siput yang baik. Ada yang bertanya, "Pertama kali beli siput ya Pak? Cari aja yang nggak terlalu besar, tapi nggak terlalu kecil. Biar makannya nggak terlalu susah."


Saat memasaknya, Andi baru tahu kalau memasak siput goreng itu sangat sulit. Dia sering memakannya tanpa tahu proses yang sangat sulit itu. Baunya harus dihilangkan dan caranya sangat sulit. Istrinya, sudah melakukan hal ini selama beberapa belas tahun tanpa gagal...

Akhirnya Andi membungkus siput goreng buatannya dan mengantarnya ke rumah sakit, menyuapi istrinya yang terbaring di atas kasur. Dia bertanya dengan panik, "Masih bau nggak siputnya? Aku nggak yakin aku bisa masak dengan benar... Semoga kamu suka." Istrinya tersenyum mengatakan, "Maaf, aku lupa kasih tau, daun kemangi yang ada di balkon itu, itu berguna untuk menutupi bau siputnya. Kalau kamu gorengnya sama siput barengan, baunya bisa hilang sendiri kok. Yang 1 kelihatan lebih lemah dari yang lain, tapi kalau mereka bersatu, ada keajaiban yang terjadi, ada kekuatan dan kenikmatan yang berbeda bukan?"


Saat itu juga, Andi sadar. Selama ini dia sudah mengabaikan istrinya, tapi istrinya terus mendukungnya dari belakang. Sekarang, Andi sudah perlahan-lahan mengurangi pekerjaannya di kantor, menyerahkan banyak hal ke sekretarisnya, dan lebih banyak menemani istrinya di rumah.


Sesekali dia dan istrinya akan memandang tanaman-tanaman kecil yang ada di balkon rumahnya, memandang tanaman yang menyelamatkan hidupnya dan pernikahannya. Sobat Cerpen, pernikahan itu bukan soal siapa yang harus mengikuti kata-kata siapa, tapi pernikahan itu ada supaya yang 1 bisa melengkapi yang lain. Gimana Sobat Cerpen? Tampaknya kata-kata "aku sayang kamu" untuk pasanganmu bukan hal yang sulit dikatakan bukan?


Sumber: Coco


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id

Sponsored Ad