Mama Beranak Dua Ini "Menyerahkan Keperawanan" Putrinya Kepada Seorang Ahli Agama Demi Kesembuhan Suaminya, Tapi Tak Disangka Akhirnya Malah Seperti Ini!

Astaga kok bisa ada yang kayak gini ya...
Sponsored Ad

Baru-baru ini di kota Kaoshiung, Taiwan ada sebuah berita dimana seorang "ahli agama" berhasil menipu seorang ibu untuk "memberikan keperawanan" anaknya dengan alasan kanker yang diderita suaminya dan penyakit ibu ini akan sembuh kalau ahli agama ini berhasil bersetubuh dengan anak perempuannya yang paling kecil.

Sponsored Ad

Kejadian yang terjadi pada tahun 2015 ini diawali dengan ibu yang mencari seorang ahli agama untuk mendoakan kanker yang diderita oleh suaminya. Ibu yang diluputi kesedihan ini akhirnya bertemu dengan seseorang yang rela membantunya, bahkan berkata kalau penyakit suaminya, bahkan penyakit yang diderita oleh ibu ini akan sembuh kalau ibu ini mau menyerahkan anak perempuannya yang paling muda untuk disetubuhi.


Akhirnya setelah berpikir panjang, ibu ini kemudian pulang ke rumah dan mengajak anaknya untuk pergi "beribadah" di kuil yang tadi dikunjungi olehnya. Anaknya tidak tahu apa yang terjadi. Dia pikir dia hanya perlu menemani ibunya beribadah di kuil untuk berdoa bagi papanya, karena itu dia tidak curiga dan pergi menemani mamanya. Akhirnya sesampainya di kuil, anak gadis itu langsung diajak masuk ke salah 1 ruangan dan dipeluk kemudian dicium. Mamanya yang ada di samping bukannya melarang, malah membantu anaknya untuk melepas baju dan mempercepat proses "persetubuhan".


Anaknya yang kaget dengan hal ini menolak mati-matian, tapi karena dipaksa dan diberikan alasannya, dia pun akhirnya pasrah. Tapi karena hari itu bukan "hari aman" untuknya, mereka hanya bisa bercinta dengan mulut. Hari itu akhirnya berakhir, tapi tak disangka-sangka, kelakuan ahli agama itu semakin menjadi-jadi dan dia terus meminta supaya ibu itu terus mempertemukan dia dengan putrinya dengan alasan yang sama.

Sponsored Ad

Tapi apa daya, anak yang sempat shock itu menolak. Setelah pria yang mengaku sebagai ahli agama itu mendengar hal ini, dia pun mengutus beberapa orang untuk ke rumah si gadis untuk "bernegosiasi". Karena ketakutan, anak gadis yang malang itu pun terpaksa menyerahkan dirinya. 

Entah bagaimana caranya, berita soal anak gadis yang "diperkosa" ini sampai ke telinga cicinya yang tinggal tidak jauh dari rumah mereka. Cici yang penasaran ini kemudian mengunjungi rumah ini, kemudian mencari mama dan adiknya yang saat itu sedang "melakukan ritual" bersama dengan si ahli agama. Tak disangka setelah melihat wanita cantik ini, si ahli agama kemudian berhenti dan berkata pada wanita ini, "Papamu terkena kanker, mamamu juga sakit. Awalnya aku berniat menggunakan adikmu untuk membersihkan penyakit mereka, tapi kurasa kamu akan jadi target yang lebih baik untuk mempercepat kesembuhan papa mamamu." Begitu mendengar kata-katanya, wanita itu langsung melarikan diri keluar rumah dan memanggil polisi untuk menolong keluarganya.


Setelah ditangkap, ahli agama yang bernama Li ini mengaku kalau semua itu hanya rekayasa supaya dia bisa mendapatkan anak dari keluarga yang dibohonginya itu. Dia bahkan berkata dia rela menikahi gadis yang dia setubuhi itu. Tapi sayangnya, semua rekayasa dan alasannya tidak bisa diterima oleh pihak pengadilan dan Li dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun. Masalah belum selesai, mama yang menyerahkan keperawanan anaknya ini kemudian ditemukan meninggal karena bunuh diri beberapa hari kemudian.


Ternyata kasus seperti ini masih banyak di dunia ini. Entah sampai kapan hal-hal seperti ini akan musnah dari dunia ini...


Sumber: Ettoday


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id

Sponsored Ad