Melihat Kakek "Tidak Mau Antri", Pria Ini Mengeluarkan "5 Kata Jitu" yang Bikin Kakek Tertohok Sadar Sampai Semua Orang Tepuk Tangan Kagum! Trik Ini Sangat Rekomen Buat Orang Indo!

Mention teman kamu yang suka serobot antrian orang :D
Sponsored Ad

"….kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga belasan tahun untuk mereka bisa mengantri"


Apakah menurut kalian perkataan ini berlebihan? Menurut Cerpen tidak! Karena dibalik kata mengantri mengandung makna pembelajaran yang bisa melatih karakter ktia lebih lagi. Dengan mengantri mengajarkan kepada kita untuk belajar bersabar, tertib, menghormati orang lain, sportif. Tapi kalau kita sudah belajar ngantri tapi orang lain malah serobot barisan kita gimana?

Sponsored Ad

Ya kaya ini contohnya:

Hari itu Anton petugas supermarket sedang bertugas untuk menjadi kasir di salah satu supermarket Taiwan, di tengah antrian ia melihat seorang kakek sedang menyerobot barisan orang depannya. Awalnya Anton ingin mengabaikannya, tapi orang yang diserobot kakek itu malah melontar serangan balik sampai bikin kakek tercengang malu!


Biasanya melihat orang-orang yang menyerobot barisan, respon Anton sebagai pegawai toko langsung menjadi penengah, guna mencegah terjadi perselisihan antar pelanggan yang datang.


Setiap kali kakek itu datang dan menyerobot barisan orang di depannya demi membeli sekotak rokok. Kakek selau masuk toko dan berjalan langsung mengarah meja kasir sambil mengeluarkan uang ke atas meja tanpa memikirkan barisan orang di belakang. Sebelum Anton membuka suara untuk menegur kakek, anak muda yang diserobot kakek sudah berkata "oh, kamu mau traktir aku ya?"

Kakek membalas "Siapa yang mau mentraktir kamu anak muda?!"


Awalnya Anton sempat kebingungan oleh respon anak muda yang tampak santai dan bercanda kepada kakek tersebut, Anton jadi bertanya "oh kalian bareng ya?"


Dengan cepat kakek itu menepis "Siapa yang mau sama dia? Kenal aja kagak!"


Dengan suara lantang anak muda itu berkata sambil membuat tamu lain memerhatikan dia "HAHA maaf saya sudah Geer! Saya kira kamu maju ke depan karena mau traktir saya. Ternyata tidak toh?"


Belum sempat kakek membalasnya, anak muda itu melanjutkan sindirannya "kalau tidak mau traktir, pergi sana ke barisan paling belakang!"

Mendengar jawaban pintar anak muda itu seisi tamu tertawa, Anton pun yang mendengarnya ikutan tepuk tangan salut kepada jawaban anak muda itu. Kakek yang hanya bisa menunduk malu oleh jawaban anak muda itu, hanya bisa balik badan menuju pintu keluar toko sambil mengumpat "tamu adalah raja, kamu tidak mengerti itu!"


So, dari cerita sederhana ini mengajarkan kepada kita bahwa budaya antri itu penting. Menunggu memang suatu hal yang menjenuhkan dan membutuhkan kesabaran tingkat dewa, dikarenakan kita sering mengantri, maka kita akan memiliki kesabaran yang tinggi. Selain itu kita belajar menghormati hak orang lain, siapa yang datang lebih awal ya sudah seharusnya dapat giliran lebih awal.Kita juga belajar disiplin, setara tidak menyerobot hak orang lain. Karena kedisiplinan kita akan menentukan kesuksesan di masa mendatang.

 

Sumber: Pixpo


Tulisan, gambar dan video yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id

Sponsored Ad