Miliarder Ini Menguji 3 Wanita dengan "2 Juta Rupiah" Untuk Dijadikan Istri, Namun Akhirnya Ia Memilih Wanita Ke-3 Karena "Alasan Begini"!

Ternyata begitu ya, masuk akal juga sih..
Sponsored Ad

Beberapa cerita di bawah ini, diharapkan dapat memberi Anda sedikit gambaran bagaimana berjuang dalam kehidupan Anda semoga dapat menjadi inspirasi atau bantuan di kemudian harinya. Ayo tunggu apalagi mari dibaca :

Sponsored Ad

1. Ekonomi
Ada seorang wanita muda pas melewati sebuah stand susu. Penjual itu berkata: "1 botol 3 Dollar, 3 botol 10 Dollar". Tiba-tiba dia terdiam sejenak, lalu dia mengeluarkan tiga dollar untuk membeli sebotol, jadinya dia membeli tiga botol. Lalu dia berkata pada si penjual itu: "Haha, lihat, saya menghabiskan sembilan dollar untuk membeli tiga botol." Penjual: "Haha, karena saya sengaja melakukannya, dengan begitu saya bisa menjual tiga botol dalam sekali."

Ini tidak hanya pendekatan dalam cara berjualan, tapi cara ini juga untuk melatih hidup Anda penuh dengan cara berpikir kreatif!

\

2. Psikologi Penjualan
Cerita seorang saudagar kaya yang ingin mencari istri, ada tiga kandidat. Si saudagar kaya itu memberikan ketiga gadis itu masing-masing 1000 Yuan, lalu meminta mereka untuk mengisi penuh sebuah ruangan. Gadis A membeli kapas yang banyak, usahanya ini hanya dapat mengisi 1/2 ruangan. Lalu, Gadis B memutuskan untuk membeli balon yang banyak, dan ia hanya berhasil mengisi 3/4 ruangan. Sedangkan Gadis C hanya membeli sebuah lilin, kalian sudah tentu tahu, cahaya lilin ini dapat memenuhi seluruh ruangan! Pada akhirnya, saudagar kaya itu memilih gadis yang memiliki dada terbesar.

Cerita ini mengatakan bahwa sangat penting untuk memahami kebutuhan nyata seorang pelanggan.


3. Kebiasaan
Seorang pengemis datang mengemis kepada seorang pangeran kecil, pangeran itu memberi nya sepuluh koin, pada hari berikutnya pengemis itu datang lagi, lalu diberi sepuluh lagi, kejadian ini berulang sampai dua tahun. Ada suatu hari, pangeran itu memberinya lima koin, Pengemis itu berkata: "Sebelumnya kamu selalu memberi saya sepuluh, kenapa sekarang menjadi lima?" Pangeran menjawab : "Saya sekarang sudah menikah." Pengemis itu langsung menampar pangeran itu, sembari berkata : "Sialan, kamu sekarang mengambil setengah dari uangku untuk menghidupi istrimu?"


Ilham dari cerita di atas adalah : Saat memberikan layanan gratis kepada pelanggan sama saja Anda mendidik pelanggan sebuah "kebiasaan", menjual yang bertujuan untuk mencari keuntungan, malah sekarang menjadi kerugian.


4. Suami dan Istri
Ada sepasang suami istri sedang pergi berbelanja, istringa melihat satu set peralatan makan kelas atas, dan bersikeras meminta suaminya untuk membelikan buat dia. Suaminya ngoceh peralatan ini terlalu mahal, ia tidak sudih untuk membayar. Setelah seorang pegawai marketing disana melihat kejadian itu, diam-diam menghampiri bapak itu berkata sesuatu, ia langsung cepat-cepat membelikan peralatan itu. Apa?? Sebenarnya apa alasan yang membuatnya berubah pikiran? Pegawai itu berkata : "Kenapa peralatan begitu mahal itu tidak Anda belikan untuk istri Anda, apakah istri Anda nanti tegah menyuruh Anda mencuci semua piring?."

Ilham dari cerita di atas : sejatinya tidak ada yang bisa mengubah konsep pemikiran orang, namun kuncinya adalah sudut pandang, Anda harus pandai-pandai untuk mencoba mencari tahu kondisi psikologi pelanggan.

Malpraktik Sebuah Pekerjaan

Seorang gadis membeli sepasang celana panjang, waktu ia mencoba rupanya terlalu panjang, lalu ia meminta tolong neneknya untuk memotong menjadi pendek, neneknya menjawab : "Sibuk, cari mamamu saja", cari ibu : "Tidak ada waktu, cari saja kakakmu" tapi sama juga tidak ada waktu. Akhirnya gadis itu kecewa sampai tertidur di lantai. Setelah nenek sibuk mengerjakan pekerjaan rumah, nenek terpikirkan celana cucunya yang tadi, akhirnya celananya dipotong sedikit; setelah kakanya pulang, celananya dipotong lagi pendek; terakhir setelah ibubaru pulang, lagi-lagi celananya dipotong pendek, dan akhirnya celana gadis itu tidak bisa dipakai lagi karena sangkin pendeknya dipotong terus.

Disini letak malpraktiknya adalah: disaat kita tidak peduli, malah nantinya semua ikut campur !


5. Gelas
Ketika sebuah gelas penuh dengan susu, orang akan mengatakan itu "susu"; ketika minyak masak yang diisi, orang mengatakan itu adalah"itu minyak". Disaat cangkir itu kosong, orang-orang melihat cangkir itu dan berkata, "Ini adalah cangkir."

Begitu pula saat diri kita terisi penuh oleh kekayaan atau kekuatan, itu sama sekali bukan diri mereka yang sebenarnya lagi. Terkadang manusia sering tertarik untuk memiliki segalanya, tetapi seringkali sulit untuk mengerti dirinya sendiri.


6. Semangkuk Ilham
Seorang pria tua penjual mangkuk porselen sedang menggendong barangnya di jalan, tiba-tiba salah satu mangkuk porselennya jatuh ke tanah dan pecah, namun orang tua itu tetap berjalan tidak kembali untuk memungut pecahan tersebut. Orang yang lewat merasa sangat aneh dan bertanya, "Mengapa mangkuk Anda yang jatuh rusak itu dibiarkannya saja di lantai?" Orang tua itu menjawab, "Walaupun bagaimana saya melihat ke belakang lagi, mangkuk itu tetap juga rusak."

7. Hal Sepele
Ada seekor musang berniat bertarung melawan seekor singa, tentu saja singa menolak dengan tegas. Musang berkata : "Apakah kamu begitu saja sudah takut ?".
Singa menjawab : "Jika saya berjanji untuk melawan Anda, Anda bisa mendapatkan penghargaan atau dikenal banyak orang pernah berkelahi dengan seekor singa, namun apa jadinya dengan saya, semua binatang akan mengejek saya, percuma saja membuang waktu bertarung dengan seekor musang."

Jangan terlalu dihiraukan atau merepotkan diri berurusan dengan orang yang tidak penting, karena rahasia sukses sebenarnya adalah tetap fokus pada target kita sendiri, bukannya malah membuang waktu untuk hal sepele yang sebenarnya tidak perlu.

Tingkat tertinggi dalam belajar - pencerahan.

Tingkat tertinggi dalam bersosial - rumah.

Tingkat tertinggi dalam kehidupan - kebahagiaan.

Tingkat tertinggi dalam melatih diri- kekosongan.

Tingkat tertinggi dalam berteman - kejujuran.

Tingkat tertinggi dalam status sosial - damai.

Tingkat tertinggi dalam hubungan - fleksibel.


Sumber : Pixpo


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id

Sponsored Ad