​100% Akurat! Ternyata Pasangan yang "Selingkuh atau Bohong" Langsung Bisa Ketahuan dari "8 Ciri-ciri Ini"! Kudu Baca!

Waspadalah! Waspadalah!
Sponsored Ad

Seperti kata pepatah, nila setitik rusak susu sebelanga. Sekali berbohong, seumur hidup orang tak akan percaya lagi. Dalam hubungan antar pasangan, yang terpenting adalah kejujuran dan ketulusan.


Kepercayaan itu sangat berharga dan sulit didapat, apalagi setelah kita melihat begitu banyaknya penipuan, demi uang, kepentingan pribadi, dan segala macam. Kalau Anda menemukan orang yang bisa dipercaya, atau orang lain percaya sama Anda, jangan hancurkan itu.

Sponsored Ad

Sebuah survei di Amerika menunjukkan bahwa biasanya wanita berbohong untuk melindungi perasaan orang lain, dan kalau pria berbohong biasanya untuk membuat diri mereka terlihat lebih superior.

Beberapa kasus klasik tentang kebohongan seperti:


A. Cowok sering bilang: "Aku hanya mencintaimu seorang" - Tapi setelah putus, ia langsung menemukan cinta baru.


B. "Kami cuma teman kok" - sebenarnya, orang itu adalah selingkuhannya.


C. "Kami sering berantem, istri saya gak pengertian, dia gak baik" - Sebenarnya, dia hanya bosan dengan kehidupannya dan ingin mencari 'kesegaran' atau ingin tidur dengan Anda.


Orang yang benar-benar mencintai istrinya pasti akan membela istrinya, bahkan istrinya salah pun, ia pasti bisa memaafkan dan menerima istrinya, tidak akan mencelanya di depan orang lain.


D. "Saya benar-benar sibuk, jangan kayak anak kecil!" - Sebenarnya, dia tidak cukup mencintaimu.


Pria tidak akan mudah mengatakan "sibuk" kepada wanita yang mereka cintai, biarpun benar-benar sibuk, ia akan menjelaskan dan mengatakan "Sekarang saya sibuk, nanti akan saya ceritakan", bukannya hanya mengatakan "saya sibuk" 1 kata itu saja atau malah menyalahkanmu.

E. Biasanya, berjabat tangan adalah hal yang relatif normal, tapi jika orang tersebut menunjukkan beberapa hal di bawah ini, tandanya ia sedang tidak berkata jujur:


Menghindari kontak mata: Tidak tertarik, ada maksud lain, berbohong, tidak berani atau tidak tulus.


Melangkah mundur: Merasa bersalah atau tidak percaya diri.


Enggan berjabat tangan: Merasa tidak enak.


Tangan berkeringat: Gugup, merasa bersalah atau takut ketahuan.


Singkatnya, kita harus belajar cara melihat kebohongan, terutama dalam kehidupan percintaan. Berikut ini 8 tanda-tanda seseorang tidak jujur, selingkuh atau berbohong:


1. Ketika berbohong, matanya akan melihat ke kanan atas


Ketika BBC mewawancarai Putri Diana dan ditanya apakah ia berselingkuh, mata sang putri menatap ke atas, sepertinya berpikir sebentar dengan hati-hati dan akhirnya berkata, "tidak".


Seorang psikolog yang menonton video wawancara tersebut mengemukakan, "Dia berbohong!"


Otak kiri manusia menyimpan memori, sedangkan otak kanan adalah bayangan/imajinasi. Ketika mengingat sesuatu, mata akan melihat ke kiri bawah. Tapi dalam proses berpikir atau menciptakan kebohongan, mata akan tanpa sadar melihat ke kanan atas.


Saat matanya melihat ke atas, Diana sedang berpikir, atau mencari alasan, tapi merasa tidak bisa menemukan jawaban yang tepat, akhirnya ia langsung saja bilang "tidak".


2. Menjawab dengan sempurna

Ketika ditanya, ia bisa menjawab semuanya dengan detil, seperti jam berapa, ke mana, sama siapa, lagi ngapain, bahkan berani panggil orang untuk dijadikan saksi. Jawaban yang sempurna menandakan bahwa ia sudah bersiap-siap karena tahu bahwa Anda pasti akan bertanya kepadanya. Jika tidak, seseorang tidak mungkin mengingat semua detailnya.


3. Benci kalau ditanya pertanyaan yang sama berulang kali

Orang tidak bisa dengan mudah mengulang kebohongan yang sama. Kalau saat ditanya lagi, ia bilang, "Bukannya udah saya kasih tahu?! Kok tanya lagi!?" dan kemudian sangat marah, ini sih kebanyakan bohong.


Tentu saja, ada juga orang yang tidak sabaran dan tidak suka mengulang untuk kedua kalinya. Kalau ditanya 2 kali, ia akan merasa tidak sabar dan menjadi sangat marah. Kalau memang biasanya sifatnya seperti itu maka tidak aneh.


Tapi yang Anda harus tahu, kalau orang yang biasanya sangat sabar, tiba-tiba menjadi sangat tidak sabar; biasanya Anda berulang kali bertanya kepadanya, dia sabar untuk menjawabnya, tapi kali ini, tiba-tiba marah, tandanya ia tidak berkata jujur.

4. Tidak mau menyebut namanya

Misalnya, biasanya ia memanggil orang tersebut dengan nama, namun giliran dicurigai dan ditanya, ia malah bilang, "Saya enggak ada hubungannya sama orang itu!"


Dalam psikologi, ketika seseorang di alam bawah sadar mengetahui bahwa hubungan mereka adalah gelap atau terlarang, ia akan enggan mengungkit nama orang tersebut, ketimbang menyebut langsung namanya, tanpa sadar mereka akan menyebutnya "orang itu".


5. Telepon sembunyi-sembunyi

Misalnya, di rumah ketika HP-nya berdering, ia buru-buru ke toilet atau pergi ke balkon untuk menghindari orang lain mendengarnya. Ketika Anda bertanya, "Siapa yang telpon?", dia menjawab, "Siapa lagi, orang kantor lah! Nadanya sedikit nyaring dan bercampur dengan sedikit tidak sabar, kemungkinan ia berbohong.


Jika benar-benar telepon dari rekan kerja, dalam keadaan normal, ia seharusnya bisa menangkatnya langsung di depan Anda, tidak perlu sengaja menghindari juga menjawab pertanyaan Anda dengan ketidaksabaran.


6, Menyentuh bagian tubuh seperti hidung, leher, telinga, wajah, bibir

Ketika orang berbohong, aliran darahnya akan meningkat, sehingga saraf ujung hidungnya akan terasa gatal.


Orang yang berbohong pasti tidak akan merasa nyaman. Kondisi yang tidak nyaman inilah yang cenderung membuat orang yang berbohong tersebut menjadi salah tingkat di hadapan lawan bicaranya.

7. Mikir dulu baru ngomong

Misalnya, Anda bertanya, "Kamu kemarin ketemu sama si A yah?"


"Ah..… enggak kok!"


Cara bicara tidak natural misalnya berbicara dengan tergagap-gagap ataupun tersendat-sendat, tidak selancar biasanya, menimbulkan jeda atau bahkan dipaksakan ketika proses penyampaiannya, biasanya kata-katanya tidak jujur. Apabila dia berkata jujur, pasti ia akan menyampaikan pembicaraan itu dengan lancar dan tidak perlu banyak berpikir sehingga terlihat tersendat-sendat.

8. Berlagak seperti ia lebih tinggi

Ada orang yang kalau bicara merasa dirinya lebih tinggi atau berkuasa dari lawan bicaranya, tujuannya adalah membuat Anda takut lalu membungkam Anda dengan kata-katanya di belakang.


Nah, sudah tahu kan apa saja tanda-tanda seseorang berbohong atau selingkuh? Perhatikan gerak-geriknya, pasti akan ketahuan!


Semoga bermanfaat!


Sumber: pixpo


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang-undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id

Sponsored Ad