"Cara Sederhana" Ini Akan Menyambung Nyawamu Jika Bertemu Dengan 12 "Binatang Liar" Sedunia Ini! #3 Gini Toh Caranya Buat Singa Tekuk Lutut ><

Widih, mimin harus catet nih! Terutama buat sobat Cerpen yang suka berpetualang, wajib tau nih!
Sponsored Ad

Kami harap sobat Cerpen gak akan pernah bertemu dengan seekor singa yang kelaparan dan tidak perlu lari dari badak atau berenang menjauh dari seekor buaya. Tapi jika itu yang terjadi, penting untuk mengetahui bagaimana cara bertindak yang benar agar dirimu tetap hidup.

Berikut adalah beberapa teknik yang akan menyelamatkan hidupmu jika kamu bertemu dengan seekor binatang liar.

Sponsored Ad

1. Hiu


Kabar baiknya adalah ada 150 jenis hiu di planet kita, dan hanya 20 di antaranya yang bisa menyerang manusia. Itu artinya mayoritas hiu tidak memperlakukan kita sebagai makanan. Namun kabar buruknya, jika hiu itu telah tertarik padamu, kamu akan sangat sulit untuk melepaskan diri darinya.


Agar tidak menarik perhatian hiu, hindari area yang ada darah atau air kencing di air. Hiu bisa merasakan baunya sekalipun dari jarak beberapa kilometer jauhnya.


Jika kamu bertatap muka dengan hiu, jangan berpaling dan jangan mencoba kabur karena panik. Dengan melakukan ini, kamu akan terlihat seperti mangsa. Oleh sebab itu, bergeraklah secara perlahan.


Jika dirimu sedang berhadapan langsung dengan sang hiu, arahkan pandanganmu ke mata dan insang. Zona ini sangatlah sensitif.


2. Kanguru

Kanguru menyerang hanya jika dirimu menyerang wilayah mereka. Dalam hal ini, kangguru akan merasa terancam. Untuk menghindari masalah ini, ikuti langkah selanjutnya:


Batuk. Batuk singkat dan tenang akan dianggap sebagai tanda penyakit, dan kamu akan cenderung terhindar dari serangan kangguru.


Perlahan berjalan mundur, maka kamu akan terlihat lebih kecil jadinya ini bisa mengurangi tingkat bahaya.


Jangan berbalik, dan jangan lari. Jika kamu melakukannya, maka kangguru akan menganggapmu sedang memprovokasinya, yang akan membuatnya sangat jauh dan menyerangmu.

3. Singa


Jika kamu bertemu dengan seekor singa, lihatlah ke matanya. Jangan membalikkan badanmu, dan jangan memalingkan pandanganmu karena kehilangan kontak mata akan memberi waktu bagi sang raja hutan ini untuk menyerangmu.


Coba terlihat lebih besar. Angkat lengan atau jaketmu. Jika kamu terlihat lebih besar dan berbahaya, maka singa akan berusaha menghindari kontak mata denganmu.


Bicaralah dengan singa menggunakan suara yang agak keras dan percaya diri, dengan cara ini akan mengejutkan singa dan dia akan menganggapmu sebagai lawan yang berbahaya dan ia akan mulai menjauh darimu.


4. Gajah


Gajah adalah hewan yang pintar dan ramah. Meski begitu, mereka bisa menyerang, terutama gajah betina yang menganggap dirimu sangat berbahaya bagi anak-anaknya.


Jika kamu bertemu dengan seekor gajah, perhatikan bahasa tubuhnya. Jika daun telinganya mulai ditekuk ke arah belakang berarti ia akan segera menginjak-injakmu.


Jika hewan itu menyerangmu, jangan lari. Sebagai gantinya, coba cari sesuatu yang akan menjadi penghalang antara dirimu dan si gajah. Bisa jadi batu atau pohon.

5. Badak


Badak memiliki penglihatan yang sangat buruk. Itulah sebabnya mudah bagimu untuk menakut-nakuti mereka, membuat mereka menyerangmu. Badak bisa bergerak dengan kecepatan 60 km per jam, dan pastinya akan sangat sulit bagimu untuk lari dari mereka, walaupun masih ada kemungkinan yang sangat kecil untuk lari darinya.


Satu-satunya cara untuk bersembunyi dari badak adalah berdiri di belakang pohon - ini adalah hambatan yang dapat memberikan keamanan bagimu. Hewan ini tidak akan mengikutimu lewat semak-semak atau rumput tinggi.


6. Kuda nil


Hewan ini tampak imut dan lemah, namun, telah banyak orang yang meninggal akibat diserang kuda nil daripada buaya. Meski badan mereka tergolong berat, namun kuda nil bisa berlari sejauh 30 km per jam. Dan fakta lainnya, sangatlah mudah untuk membuat seekor kuda nil marah besar.


Jika cuacanya panas, cobalah untuk tidak masuk hutan yang penuh dengan semak-semak. Selama musim kering, tingkat airnya akan berkurang, dan kuda nil akan bersembunyi di rerumputan tinggi ini.


Untuk membuat kuda nil meninggalkanmu, panjatlah pohon, batu besar, atau bukit yang tajam. Tunggu sampai si kuda nil pergi.

7. Banteng


Meskipun ada pendapat umum, banteng akan bereaksi terhadap gerakan-gerakan tertentu, bukan warna merah (atau lainnya).


Itu sebabnya jika seekor banteng berlari mendekatimu, yang harus kamu lakukan adalah berdiri tegak dan diam di tempat. Gunakan topi, T-shirt, atau pakaian lainnya sebagai umpan. Begitu bantengnya cukup dekat, buanglah pakaian ini ke samping - maka banteng itu akan mengejarnya.


8. Ubur ubur


Sengatan ubur-ubur dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Kamu bisa mengikuti cara tradisional yang sudah umum, yaitu kencing di daerah sengatan tersebut. Tapi, cari ini adalah mitos.


Tepat setelah mendapatkan sengatan dari ubur-ubur, cuci dengan air asin. Air tawar hanya akan memperburuk situasi. Kemudian, dengan menggunakan tongkat atau pinset, lepaskan sisa-sisa tentakel. Jika kamu memiliki krim antihistamin, oleskan pada bagian yang disengat tersebut.


9. Buaya

Rahang binatang ini adalah salah satu bagian yang paling menakutkan di planet ini. Jika dirimu diserang oleh seekor buaya, tidak mudah untuk memlepaskan diri darinya.


Jika kamu diserang, beranikan dirimu untuk mencolok mata binatang itu. Mata dan tenggorokan hewan ini adalah daerah yang paling sensitif. Jadi, ini adalah cara yang paling bagus untuk membebaskan diri.


Jika kamu melihat hewan predator ini mulai mendekatimu, buatlah suara sekeras yang kamu bisa dan cobalah untuk berlari zigzag. Berlari zigzag dan berteriak adalah solusi terbaik untuk melepaskan diri dari serangan buaya.


Jika kamu melihat seekor buaya saat sedang berenang, jangan membuat cipratan dan jangan berteriak - ini akan menarik perhatiannya. Cobalah berenang sejauh yang kamu bisa lakukan.


10. Ular


Kebanyakan ular tidak berbahaya dan tidak beracun. 80% ular akan menggigit seseorang saat orang tersebut mencoba menangkapnya.


Jika kamu sadar sedang diikuti oleh seekor ular, hentakkan kakimu sekeras-kerasnya. Getaran yang ditimbulkan dari hentakan kakimu itu akan membuat si ular kebingungan, dan akhirnya ia akan meninggalkanmu.


Jika kamu digigit, jangan mencoba menghisap racun dari luka seperti yang sering kita lihat di film. Sebaiknya cuci luka dengan air keran, balut dengan perban, kemudian panggil layanan penyelamatan.


11.Gorila


Gorila disebut raja-raja hutan, dan pastinya ada alasan dibalik sebutan itu. Mereka adalah pemimpin sejati yang akan melindungi keluarga dan ruang gerak mereka. Mereka tidak akan menyerangmu jika kamu berperilaku baik.


Duduklah agar tidak terlihat lebih besar atau lebih tinggi dari gorila. Cobalah untuk berbisik, dan hindari menatap langsung ke matanya.


Jika terjadi serangan, segera roll badanmu hingga membentuk bola di tanah. Gorila adalah binatang yang sombong, dan, sebagai aturan, mereka tidak akan menyerang yang lemah dan tak berdaya.


12. Lebah


Lebah akan melindungi sarangnya dan bisa menyengatmu bahkan jika kamu hanya lewat di sekitarnya.


Warna gelap akan menarik perhatian lebah. Jadi jika kamu mengenakan kaus hitam, kemungkinan akan tersengat lebah jauh lebih tinggi.


Jika ada kawanan atau hanya beberapa lebah yang mengejarmu, bersembunyilah di tempat yang gelap. Kurangnya cahaya akan membuat mereka kehilangan arah.


Semoga artikel ini bermanfaat ya, sahabat Cerpen! Dishare yuk!


Sumber: brightside


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id

Sponsored Ad