Jika Hubunganmu Saat Ini Ada Dalam Salah Satu 9 "Ilustrasi yang Menampar" Ini, Cepat Lambat Kalian Akan Segera Berpisah! #1 90% Pasangan Melakukannya

Waduuuhh... Baru liat nomor 1 aja langsung ketar ketir nih!
Sponsored Ad

Pastinya kita semua selalu memimpikan tentang hubungan jangka panjang yang bahagia, bukan? Namun, tidak selalu memungkinkan untuk menciptakan kisah cinta yang sempurna. Kita semua mengalami krisis di beberapa titik tertentu, dan pertanyaannya adalah apakah kita bisa mengatasinya?

Sponsored Ad

Kali ini Cerpen akan mencoba membahas beberapa kesalahan dan pola perilaku yang paling umum terjadi di sebagian besar pasangan yang dapat menyebabkan perpisahan. Bila kamu dan pasanganmu juga melakukan beberapa kesalahan ini, ada baiknya untuk kalian mencoba untuk menghindarinya.


1. Terlalu sering nempel satu sama lain


Hubungan dengan ikatan yang sangat erat antara dirimu dan pasanganmu justru merupakan hubungan yang paling rapuh. Cepat atau lambat, salah satu pasangan akan merasa terganggu dengan keberadaan diri satu sama lain, yang pasti menyebabkan rasa sakit pada pasangan lainnya. Inilah awal mula krisis dalam sebuah hubungan dimulai. Jika kalian melanjutkan berhubungan dengan cara ini, cepat atau lambat kalian akan segera mengakhiri hubungan dan menyebabkan sakit hati satu dan lainnya


2. Memiliki ilusi sendiri tentang pasangan


Terkadang orang secara tidak sadar memproyeksikan pemikiran, keinginan, dan perasaan mereka sendiri kepada orang lain. Rasa cemburu yang tidak berdasar bisa dijelaskan dengan mekanisme ini. Ini dapat memicu konflik serius ketika seseorang tidak menyadari bahwa pasangan mereka melihat dirinya secara berbeda. Hal ini diperlukan untuk memahami dan menghargai kenyataan bahwa pasanganmu adalah dirinya sendiri, bukan ilusi yang selama ini kamu bayangkan.

Sponsored Ad

3. Kurangnya komunikasi


Terkadang kamu mendengar orang yang saling mencintai tidak membutuhkan kata-kata. Ini adalah suatu kesalahan terbesar, karena kunci hubungan yang harmonis adalah saling mendengarkan dan saling berbagi perasaan. Bila kita tidak cukup berkomunikasi, kita berisiko tidak pernah menjajaki dan mengungkapkan kepribadian masing-masing.


4. Kurangnya rencana bersama

Saat baru jatuh cinta, pasangan muda terkadang menolak membuat rencana bersama untuk masa depan. Setelah gairah mereka hilang, mereka tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dan menjadi ketakutan. Untuk membangun hubungan yang kuat, perlu untuk mendiskusikan rencana masa depan dan bukan untuk menghindari pertanyaan tersulit, seperti: anak-anak, keuangan, ruang pribadi, kesiapan untuk hidup sendiri, dll.

Sponsored Ad

5. "Menyimpan" seseorang dalam sebuah hubungan


Ini mungkin tampak seperti hubungan sehat yang baik ketika salah satu di antara kalian terus mencoba untuk menyembuhkan, melindungi, atau memecahkan masalah pasangan mereka. Ia yang belum bisa meninggalkan masa lalunya itu seperti anak manja yang hanya ingin mendapatkan perhatian. Sedangkan ia yang berusa menolong akan terasa dibutuhkan dan penting bagi seseorang, namun hubungan semacam itu sama sekali tidaklah sehat. Dalam sebagian besar kasus, kedua orang tersebut saling mencari keuntungan dari peran mereka masing-masing.


6. Kemalasan dan kurang usaha


Banyak pasangan yakin bahwa harmoni harus muncul dengan sendirinya, tanpa usaha ekstra dari mereka. Ketika akhirnya mereka menghadapi masalah, mereka merasa hubungan mereka ditakdirkan dan bahkan tidak pernah berusaha untuk mencari solusinya. Perlu dipahami bahwa di dalam setiap hubungan (baik seksual maupun sosial) dibangun selangkah demi selangkah, berulang-ulang pada setiap langkah evolusi pasangan.

Sponsored Ad

7. Konflik yang tidak terpecahkan


Kekecewaan dan kemarahan tumbuh dari konflik yang belum terpecahkan. Hal ini diperlukan untuk mengenali jumlah emosi yang tertelan agar hal-hal negatif ini tidak meningkat menjadi sumber perpisahan. Dalam sebuah hubungan, sangat penting untuk mendiskusikan masalah-masalah yang sedang kalian alami. Ingat bahwa konflik hanyalah sebuah tahap dari sebuah hubungan yang harus diatasi. Kamu akan menghancurkan cintamu jika terus-menerus menahan kemarahan atau kekecewaanmu terhadap pasanganmu.


8. Keinginan berhubungan seksual menurun drastis


Ini adalah hubungan intim yang membuatmu menjadi pasangannya dan bukan hanya teman sekamar. Perlu diingat bahwa Anda harus memelihara dan menumbuhkan semangat dalam setiap sentuhan yang kamu berikan pada pasanganmu.


9. Selingkuh


Ketika satu pasangan mengetahui bahwa mereka ditipu, ini akan menyebabkan berakhirnya hubungan dalam sebagian besar kasus. Namun, yang dikhianati selalu memiliki pilihan untuk memulihkan kepercayaan atau tidak. Meskipun demikian, penting untuk tidak memaksakan hubungan jika tidak berhasil.


Semoga artikel ini bermanfaat ya, sahabat Cerpen! Dishare yuk!


Sumber: brightside


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id

Sponsored Ad