Apa?! Inilah "Kebiasaan Buruk" Wanita yang Bisa "Merusak Rahim", #1 Pasti Dilakukan Semua Wanita di Dunia. Banyak Netizen Wanita Menyesal Melakukan Kebiasaan Ini

Jangan banyak-banyak makan es ya girlss...
Sponsored Ad

Rahim adalah organ penting yang dimiliki wanita. Rahim berfungsi untuk memelihara dan memberikan tempat untuk janin sebelum lahir. Rahim juga bertugas untuk memproduksi estrogen (hormon yang menentukan ciri-ciri atau tanda seks sekunder pada wanita) yang berpengaruh pada siklus menstruasi wanita. Karena memiliki tugas dan fungsi penting, rahim wanita sebenarnya sangat rapuh, dan kebanyakan wanita masih belum sadar bahwa sebenarnya banyak kebiasaan buruk yang biasa mereka lakukan dapat menyakiti rahim.


Menurut ilmu kedokteran Tiongkok, pada dasarnya tubuh wanita itu adalah Yin (dingin), oleh sebab itu wanita harus mengatur pola makannya agar tubuhnya tidak terlalu dingin. Bahkan di cuaca yang sangat panas di musim panas sekalipun, wanita tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi minuman dingin, es teh, dan makanan dingin lainnya. Jangan sampai kalian juga tetap mengonsumsi es krim baik dalam cuaca panas ataupun dingin. Jika kalian terlalu banyak makan makanan yang dingin, setelah masuk ke dalam tubuh dapat membahayakan kesehatan rahim.

Wanita yang hamil terlalu dini ataupun melakukan hubungan seks di usia dini akan berpengaruh pada sistem kerja uterus (rahim). Bagi wanita yang sedang hamil, dalam masa 3 bulan pertama kehamilan sebaiknya tidak melakukan hubungan suami istri, karena janin yang terbentuk belum sempurna dan belum menempel kuat pada rahim, juga berisiko mengalami keguguran.

Sponsored Ad

Rokok juga sangat berbahaya bagi rahim manusia, tidak peduli bagi perokok aktif ataupun pasif. Laporan medis menunjukkan bahwa wanita perokok mudah terkena kanker dan berisiko tinggi terkena kanker serviks. Sedangkan bagi wanita yang menjadi perokok pasif, menghirup asap rokok dalam jumlah banyak juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker serviks. Wanita yang merokok selama masa kehamilan akan menyebabkan kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim) dan proses pembuatan ASI menjadi terhambat. Wanita yang suka merokok juga akan mudah mengalami kemandulan, penuaan dini, dan penyakit lainnya. Bagi wanita yang sudah menopause (tidak adanya periode menstruasi), merokok cenderung menyebabkan osteopororis dan inkontinensia urine, yaitu kondisi dimana urine keluar tanpa terkontrol.

Hindari pula gaya hidup seks bebas. Kehidupan seks yang terlalu bebas dengan sering berganti-ganti pasangan seksual meningkatkan resiko masuknya mikroorganisme jahat ke dalam tubuh melalui vagina. Mikroorganisme yang berhasil melewati vagina kemudian akan masuk ke rongga rahim dan menyebabkan rahim mengalami infeksi. Selain itu, kepala sperma yang mengandung protein dasar rupanya dapat menyebabkan pertumbuhan sel dalam rahim terganggu. Hubungan seksual bisa menjadi salah satu penyebab terciptanya kanker serviks, maka dari itu tidak hanya wanita, laki-laki juga harus menjaga kebersihan organ vitalnya agar terhindar dari bakteri atau virus jahat.

Bagi para wanita juga harus berhati-hati jangan sampai menyalahgunakan oxytocin, merupakan obat yang digunakan untuk merangsang kelahiran dan menghentikan pendarahan saat persalinan. Penyalahgunaan  obat ini dapat menyebabkan peristiwa yang sangat berbahaya, biasa dikenal dengan istilah ruptur uteri, dimana ditemukan robekan pada uterus. Hal ini juga seringkali menyebabkan kematian pada ibu dan janin.

Sponsored Ad

Sebagai seorang wanita kita harus merawat kesehatan rahim. Rahim adalah organ yang memiliki peran penting akan kehidupan seseorang. Rahim yang sehat juga membantu peredaran sirkulasi darah di dalam tubuh, membuat tubuh menjadi nyaman dan juga terhindar dari virus-virus jahat. Tapi, ketika kalian malas berolahraga sehingga banyak zat-zat yang tidak dapat dikeluarkan dari dalam tubuh, atau kebiasaan-kebiasaan seperti duduk terlalu lama dan memakai pakaian yang ketat menyebabkan sirkulasi udara di daerah sistem reproduksi wanita menjadi buruk. Ditambah dengan suhu hangat yang dihasilkan di daerah sistem reproduksi wanita membuat bakteri bebas berkembang biak, yang kemudian masuk ke dalam tubuh kita dan akhirnya menyerang rahim.

Masuknya bakteri atau virus jahat ke dalam rahim akan mengakibatkan rasa nyeri di perut bagian bawah. Dari rasa nyeri ini, kerusakan rahim yang terjadi karena infeksi bakteri akan kemudian berkembang menjadi usus buntu, kista ovarium pecah, atau ketuban pecah dini. Selain itu, bakteri di dalam rahim akan mengganggu siklus menstruasi, bahkan darah yang keluar akan berwarna gelap dan munculnya pendarahan atau flek yang seharusnya tidak keluar. Infeksi rahim juga mudah menyebabkan seseorang menjadi gemuk. Pada intinya, para ahli mengatakan kalau pola makan dan gaya hidup yang buruk, juga kebiasaan wanita memakai pakaian yang terlalu ketat akan mudah menyebabkan rahim wanita menjadi rusak.


Sumber: Healthdaily


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang-undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id



Sponsored Ad