Ibu Hamil Wajib Baca! Wanita Keguguran Saat Hamil 7 Bulan Karena Terkena "Infeksi Listeria." Siapa Sangka Nikmat Makan "Makanan Ini" Justru Membawa Sengsara

Sungguh Nikmat yang membawa sengsara, jangan kaya gini lagi ya girlsss...
Sponsored Ad

Seorang wanita hamil dirawat di rumah sakit sejak beberapa hari yang lalu. Wanita ini merasa ada yang aneh dengan kondisi kehamilan yang telah menginjak 7 bulan itu. Ketika dokter memeriksa denyut jantung janin dari wanita tersebut, dokter menemukan bahwa nyawa janin ini dalam bahaya dan memutuskan untuk melakukan operasi caesar. Sayangnya, nyawa cabang bayi itu tidak dapat diselamatkan.

Menurut pemeriksaan dokter, wanita bernama Huang ini kehilangan bayinya karena terinfeksi bakteri Listeria Monocytogenes. Bakteri ini merupakan bakteri jahat yang tumbuh berkembang dalam sayuran dingin, buah-buahan, dan produk susu yang disimpan terlalu lama di dalam kulkas. Bakteri ini sangat berbahaya bagi wanita hamil dengan daya tahan tubuh yang rendah. Bakteri ini dapat menyebabkan risiko kematian, keguguran, menyebabkan bayi mengidap sepsis neonatal (infeksi berat pada bayi baru lahir), dan gangguan kesehatan lainnya yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Dokter juga menyebutkan kalau selama masa kehamilannya ini, karena cuaca yang sangat panas di musim panas, Huang suka makan makanan yang berasal dari kulkas.

Sponsored Ad

Bakteri Listeria sebenarnya adalah bakteri yang mudah ditemukan di mana saja, ia mudah menyebar melalui berbagai cara, sehingga mudah menyebabkan berbagai makanan tercemar bakteri ini. Bakteri ini selain mampu bertahan dalam kondisi dingin sampai suhu -20 derajat celcius, ia juga mampu bertahan dalam kondisi lingkungan yang kering. Bakteri ini tidak hanya jahat bagi ibu hamil, orang biasa bahkan hewan yang terkena infeksi ini akan terkena  meningitis, keracunan darah, infeksi pada lapisan bagian dalam jantung, dan penyakit mematikan lainnya. Bakteri ini biasanya masuk ke dalam tubuh dari makanan yang dikonsumsi, kemudian menjadi parasit di bagian usus. Berbagai macam daging, susu, keju, air minum, sayur-sayuran dan makanan siap saji cenderung merupakan tempat berkumpulnya bakteri listeria.

Dokter juga mengingatkan agar tidak menyimpan makanan terlalu lama di dalam kulkas, dan kebanyakan orang suka makan makanan yang sudah tersimpan di dalam kulkas tanpa memanaskannya terlebih dahulu. Terutama bagi wanita hamil harus menghindari makanan dingin yang berasal dari kulkas seperti ini. Sebelum memasak, pastikan untuk menjaga kebersihan sayuran, buah, daging dan bahan lainnya secara menyeluruh. Ketika memasak daging, masaklah daging sampai matang atau sampai batas suhu yang dianjurkan agar mikroorganisme jahat di dalamnya mati ketika dimasak. Jangan langsung makan makanan yang telah disimpan di kulkas. Selain itu, jangan menaruh barang terlalu penuh, dan bersihkan kulkas secara teratur untuk menghindari tumbuhnya mikroorganisme jahat di dalam kulkas.

Bagi wanita yang sedang hamil dengan daya tahan tubuh rendah sebaiknya menghindari produk susu yang telah melalui proses pasteurisasi, dan pastikan bahwa susu didinginkan pada suhu yang sesuai. Selain susu, ibu hamil juga lebih baik tidak mengonsumsi keju ataupun sayuran mentah, harus makan makanan yang sudah dimasak matang.

Sponsored Ad

Orang yang terinfeksi bakteri ini akan menunjukkan gejala seperti, demam, sakit kepala, sakit perut, diare, dan gejala lainnya. Gejala demam yang muncul terkadang bisa membuat orang mengira hanya terkena flu biasa sehingga mengabaikannya. Oleh karena itu, kita, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak jika mengalami demam yang berkelanjutan setelah mengonsumsi sesuatu, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar bisa segera mendapat perawatan medis.


Sumber: How


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang-undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id



Sponsored Ad