WOW! Ternyata Begini Kehidupan Para Penduduk "Desa di Atas Awan" yang "Terisolasi Dari Dunia"! Ada yang Belum Pernah Keluar Desa Sampai Akhir Hayatnya?!

ada yang mau coba tinggal disana?
Sponsored Ad

Desa Gulu terletak di atas tebing di provinsi Sichuan, Tiongkok. Desa ini dikenal sebagai desa tebing yang memiliki penduduk sekitar 500 orang.

Sponsored Ad

Menurut asal usul desa ini dikatakan bahwa beratus-ratus tahun yang lalu dikarenakan adanya perang, nenek moyang mereka diserang oleh bangsanya sendiri, sehingga mereka melarikan diri dan mencari tempat persembunyian sampai diatas tebing ini. Akhirnya, dari sini lah mereka memperbanyak keturunan dan tinggal disini hingga sekarang.  

Sponsored Ad

Dulu, ketika hendak bepergian, penduduk desa harus menempuh perjalanan melewati pohon-pohon, berayun dan memanjat tangga rotan dengan tangan kaki. Ini bisa memakan waktu hingga setengah hari. Sampai pada tahun 60an, saat sedang diadakan pembangunan rel Chengkun, seorang teknisi melihat para penduduk desa ini berayun kesana kemari seperti monyet di tebing. Jadi, mereka berinisiatif membuatkan sebuah tangga baja untuk memudahkan mereka. Barulah saat itu mereka berhenti menggunakan metode ayunan untuk berpindah.

Kemudian, pada tahun 2003, pemerintah membuatkan mereka sebuah jalan sepanjang 3 km dengan lebar 40 cm dan ketinggian 1000 meter diatas tebing.

Sponsored Ad

Buat yang ingin berjalan disini, cuma bisa menggunakan tangan dan kaki. Kira-kira butuh 5 jam untuk berjalan. Kalau tidak hati-hati, nyawa taruhannya.

Selain kebutuhan hidup, mereka akan keluar untuk membelinya. Untuk barang lainnya mereka harus membuatnya sendiri. Saat sedang keluar, mereka pasti akan membawa sedikit barang hasil gunung untuk ditukar diluar. Penduduk desa setempat pasti memelihara babi setiap tahunnya. Ketika babi itu disembelih, biasanya mereka akan menggantung babi itu di depan rumah untuk dikeringkan dan bisa dimakan selama satu tahun.

Sponsored Ad

Walaupun penduduk desa ini tinggal di tepi tebing, tapi masih ada beberapa penduduk luar yang pindah kesini karena menikah dengan penduduk desa. Dan untuk penduduk yang pindah kesini, mereka tidak pernah keluar rumah sampai mereka meninggal. Penduduk laki-laki disini juga jarang keluar karena jika keluar mereka harus mempertaruhkan nyawa.

Di desa Gulu juga terdapat sekolah dasar yang dibangun diatas ketinggian 1400 meter diatas tebing. Tebing itu sangat curam. Dari kejauhan, desa itu terlihat seperti tersembunyi diatas awan. Selama 26 tahun, sekolah tersebut dijaga oleh seorang guru bernama Shen Qijun. Sekitar 500 penduduk sana baik muda maupun tua, semua memanggilnya 「guru Shen」.

Setelah media melaporkan, situasi desa tersebut menarik perhatian publik. Jalanan dipinggir tebing pun ditambahi semen dan dibangun pagar disekelilingnya. Tapi saat itu ketika mendengar bahwa akan dibangun jalan disini, penduduk desa menolak, sebab mereka ingin mengemudikan kereta gantung agar perjalanan lebih mudah ditempuh.

Sehingga akhirnya pada bulan Agustus tahun kemarin, kereta gantung selesai dibangun. Turis yang berdatangan juga bertambah dua kali lipat dibanding tahun lalu. Buah-buahan yang ditanam penduduk setempat juga sudah mulai diperjualbelikan ke luar. Akhirnya kehidupan penduduk desa Gulu juga semakin maju. Semoga di tahun 2018 kemiskinan juga bisa semakin berkurang!

Sumber: BH


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id



Sponsored Ad