​Heboh! Gadis Tionghoa Ini Pengen Nikah Sama "Orang Afrika", Tapi Begitu Mendengar "7 Rintangan" yang Harus Ia Lalui, Ia Langsung Membatalkan Pernikahan!

Ada yang minat dengan pernikahan lain budaya?
Sponsored Ad

Menikah dengan orang yang berbeda latar belakang itu memang sulit sekali. Jangan beda budaya atau beda negara, satu negara tapi beda agama saja sudah susah, apalagi yang bedanya sampai ke warna kulit (bukannya rasis lho!)


Jarang sekali kita dengar ada orang Asia nikah sama orang Afrika. Tapi bayangkan, jika benar ada, maka gadis Asia, tak terkecuali cewek Indonesia harus bisa melalui 7 cobaan ini! Sanggupkah kira-kira? Yuk simak di bawah!

Sponsored Ad

1. Soal bahasa


Tentu saja bahasa sangat berperan besar dalam hubungan. Orang Afrika kebanyakan menguasai 2 bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa suku daerahnya. Kalau ingin menikah dengan orang Afrika, minimal harus bisa berbahasa Inggris. Kalau ingin lebih bisa berbaur lagi dengan keluarganya atau di kampung halamannya di Afrika harus belajar lagi bahasa suku daerahnya. Bahasa bisa menjadi hambatan dalam kehidupan sehari-hari.


2. Budaya yang berbeda


Sebagai 2 orang yang lahir di negara yang budayanya jauh berbeda, satu budaya barat yang cenderung lebih terbuka, sedangkan budaya timur yang lebih tradisional, tentunya akan menimbulkan banyak masalah dalam hubungan, seperti contoh terlalu menjunjung kebebasan dan kurangnya kesetiaan.


Sponsored Ad

3. Restu Orang Tua


Jujur saja, di dunia ini, orang-orang lebih mengagungkankan orang berkulit putih dibandingkan orang berkulit hitam. Bahkan ada orang tua yang mengancam untuk putus hubungan dengan putrinya jika ia tetap bersikeras menikah dengan pria Afrika.


4. Kesepian


Kalau keduanya tinggal di kota yang sama setelah menikah yah tidak jadi masalah. Namun jika disuruh pulang ke kampung halamannya di Afrika, tentu ini akan menjadi cobaan berat bagi wanita karena harus berpisah dengan keluarga dan hidup di lingkungan yang sangat asing baginya.


5. Masalah agama


Jika agama kedua orang berbeda, kebanyakan istri yang harus mengikuti agama suami. Afrika termasuk negara yang cukup religius dan apabila tinggal di sana pasti akan disuruh untuk melaksanakan ibadah atau mengubah agama oleh keluarga. Kalau tidak dituruti maka akan sulit diterima oleh masyarakat dan bergabung dengan budaya setempat. Tentu saja jika agama keduanya sama yah tidak jadi masalah.


Sponsored Ad

6. Kedudukan pria lebih tinggi dari wanita


Ketidakseimbangan gender di Afrika cukup parah. Memukul istri atau punya simpanan di luar merupakan hal yang wajar dan boleh dilakukan secara terang-terangan! Sedangkan wanita sama sekali tidak punya hak untuk bersuara ataupun dihormati sebagai seorang individu.


7. AIDS


Tidak sedikit negara di Afrika menganut tradisi yang aneh, seperti 1 wanita untuk banyak pria! Jadi di Afrika, istri boleh ditiduri oleh saudara laki-laki suaminya, bahkan jika suaminya meninggal, istri akan dipaksa untuk berhubungan dengan pria lain untuk menenangkan jiwanya. Aneh memang, tapi nyata.

Memang pernikahan itu butuh kerja sama dari kedua belah pihak, tidak bisa sepihak saja. Sebaiknya sebelum menikah ketahui dulu luar dan dalam orangnya seperti apa, latar belakangnya, diskusikan baik-baik kehidupan setelah menikah, komunikasikan baik-baik, jangan sampai sudah menikah baru menyesal! Jika benar cinta sejati, maka pasti bisa melewati segala cobaan dan rintangan!


Sumber: happy


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang-undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id