Belum Genap Satu Bulan, Puting Dada Bayinya "Dipencet" Diam-diam Oleh Seseorang, Sang Ibu Hampir Pingsan Mendengar Diagnosa Dokter Yang Menyayat Hati Ini!

Ya ampun!
Sponsored Ad

Nina dan Willy sudah menikah dua tahun namun tak kunjung dikaruniai anak, ketika mereka memutuskan untuk melakukan usaha bayi tabung barulah Nina berhasil mengandung. Seluruh anggota keluarga bahagia mendengar kabar tersebut, tak terkecuali ibu Nina dan ibu Willy, mereka merawat Nina dengan sangat hati-hati semasa Nina mengandung.  


Sponsored Ad

Ketika tahu bahwa anak yang dikandung Nina berjenis kelamin perempuan, ibu Nina dan ibu Willy sama-sama memberitahu Nina untuk memencet puting dada sang bayi ketika lahir nanti. Orang dahulu percaya bahwa bayi perempuan yang baru lahir harus dipencet puting dadanya agar tidak melesak masuk ke dalam ketika dewasa. Nina merasa hal tersebut tidak masuk akal, namun ia diam saja agar tidak menyinggung perasaan ibu dan ibu mertuanya.

Hari yang dinanti-natikan pun tiba, Nina melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Sovia. Setelah keluar dari rumah sakit, ibu Nina dan ibu Willy membantu Nina merawat Sovia kecil siang dan malam. Namun di hari ketiga setelah keluar dari rumah sakit, Sovia terus menangis hingga wajahnya panas kemerahan. Nina berusaha mencari penyebabnya hingga ia melihat daerah sekitar dada Sovia membengkak. Nina kaget setengah mati, ia langsung melarikan Sovia ke rumah sakit.

Sponsored Ad

Dokter mengatakan bahwa Sovia mengalami luka yang cukup parah, puting dadanya bernanah dan infeksi! Nina hampir pingsan mendengar pernyataan dokter tersebut. Bagaimana tidak, anaknya harus menanggung sakit yang begitu berat di usia yang belum genap satu bulan! Untungnya Sovia segera mendapat pertolongan sehingga ia sudah bisa keluar setelah tiga hari dirawat di rumah sakit.


Sepulangnya ke rumah Nina bertanya kepada ibunya dan ibu mertuanya mengenai hal tersebut, namun keduanya tak ada yang mau mengaku. Sejak saat itu Nina tak pernah lagi membiarkan Sovia diasuh oleh ibu dan ibu mertuanya.


Sobat Cerpen, jangan mudah percaya terhadap mitos dan kebiasaan orang jaman dahulu yang belum terbukti secara medis. Yuk bagikan kisah ini sebanyak-banyaknya!


Sumber: lookforward

 

Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id