​Wanita Usia 21 Tahun Ini Mengira Ia Akan "Hidup Bahagia" Setelah Menikah, Siapa Sangka Sekarang Ia "Ngaca Pun Gak Berani"! Sungguh Tragis!

Parah... parah...
Sponsored Ad

Seorang wanita usia 21 tahun di Paraguay, Adolfina Camelli Ortigoza, menikah dengan pria usia 32 tahun, Pedro Heribero Galeano. Awalnya ia mengira kehidupannya setelah menikah akan sangat bahagia, romantis, so sweet, tapi ia tidak menyangka kalau suaminya itu adalah seorang pelaku KDRT.

Sponsored Ad

Setelah menikah, setiap gerak gerik Adolfina selalu diawasi oleh suaminya, bahkan HP pun ada di tangan suaminya! Yang lebih parah, suaminya akan mengunggah foto Adolfina ke facebook Adolfina, kalau ada orang yang like foto dia, suaminya akan memukulnya dengan keji. Kalau dapet 1 like, pukul 1 kali. Sampai-sampai kalau ia dengar dering notification, badannya akan mulai gemetar.

Naasnya, teman-teman Adolfina tidak tahu apa-apa. Mereka tetap menekan tombol like atau berkomentar, menyebabkan ia tak berhenti dianiaya. Setiap kali dipukul sama suaminya, ia akan menyumpelkan sepotong kain ke dalam mulutnya supaya ia tidak mengeluarkan suara teriak.


Sponsored Ad

Akhirnya ayah suaminya tidak tahan melihat semua ini dan melaporkan anaknya sendiri ke polisi. Ia merasa kalau begini terus, Adolfina bisa dipukul sampai mati!


Sekujur tubuhnya sudah penuh dengan luka memar, bahkan beberapa giginya juga patah, harus melewati operasi perbaikan. Akhirnya mimpi buruk itu berakhir juga. Suaminya akhirnya dihukum 30 tahun penjara atas penganiayaan, mengganggu kebebasan, mengancam, dan sebagainya.


Memang bukan manusia, sudah sepantasnya dikurung dalam penjara!


Sumber: bomb


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang-undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id

Sponsored Ad