Psikolog Mengatakan Jika Pria Ucapkan 7 "Kalimat Pamungkas" Ini, Itu Tanda Bahwa Ia Sudah Gak Punya Perasaan Lagi Padamu! #6 Arti Dibaliknya Nancep Banget

Cewek Wajib Baca! Bermanfaat banget nih untuk ngecek perasaan pasangan dan untuk membangun hubungan yang lebih baik.
Sponsored Ad

Psikolog mengklaim bahwa ada pola perilaku spesifik yang menandakan hubunganmu telah mencapai jalan buntu atau pasanganmu tidak pernah serius sejak awal. Selain itu, psikolog ini memberikan beberapa konstruksi bahasa yang dapat merusak hubungan apa pun, atau kata yang dapat memberi sinyal bahwa pasanganmu tidak mencintaimu lagi.

Sponsored Ad

1. "Saya tidak perlu menjelaskan semua kegiatan saya kepadamu!"


Tentu saja, pasangan kita tidak boleh diinterogasi dan mereka tidak perlu menjelaskan setiap langkah yang mereka lakukan, tapi wajar jika kamu sering menanyakan kegiatannya karena kepedulianmu atasnya. Ini hanya kebutuhan manusia biasa. Jika dia tidak mau kamu melakukannya, maka dia mungkin tidak peduli dengan apa yang kamu pikirkan.


Jika kamu mencintai seseorang, maka kamu pun tidak akan memaksanya untuk wajib lapor tentang keseharian mereka kepadamu.


2. "Itu bukan masalah saya!" Atau "Itu masalahmu!"


Kata-kata seperti itu adalah pertanda jelas bahwa hubunganmu akan segera berakhir. Jika pasanganmu tidak tertarik pada masalahmu, bahkan jika kamu meminta bantuan kepadanya secara pribadi, maka dia tidak lagi memiliki perasaan untukmu.


Jika ia mencintaimu, maka ia akan selalu berusaha sebisa mungkin untuk membantumu, bahkan jika itu bisa membuatnya merasa tidak nyaman sekalipun.

Sponsored Ad

3. "Jika cari tidak menyukainya, cari saja orang lain."


Dia tidak ingin berubah dan beranggapan bahwa kamu harus hidup dengan segala kekurangannya. Bahkan ia tidak segan-segan berkata, "Jika kamu tidak menyukainya - kamu bebas untuk pergi."


Jika kamu mencintainya, maka kamu akan berkompromi dalam banyak hal, lebih lembut dalam berkomunikasi, dan selalu menghormati pendapat pasanganmu.


4. "Saya tidak percaya padamu."

Kata-kata ini biasanya diucapkan oleh orang-orang yang tidak percaya diri, atau sebaliknya, oleh orang-orang yang ingin mendominasi. Mereka menuntut alasan dalam situasi yang bahkan bukan salahmu. Dan bahkan lebih ironisnya, mungkin pasanganmu ini hanya mencari alasan untuk bertengkar atau ingin putus.


Orang yang saling mencintai biasanya akan saling mendengarkan satu sama lain.

Sponsored Ad

5. "Lakukan sesukamu."


Kata-kata ini menandakan bahwa pasanganmu mulai menjauh dan acuh tak acuh terhadapmu. Dia tidak peduli apa yang akan kamu lakukan dalam situasi sulit dan apakah kamu akan mampu menemukan jalan keluar atau tidak. Pasanganmu ingin kamu mengatasi sendiri permasalahanmu dan tidak melibatkannya sama sekali.


Orang yang saling mencintai akan bersikap kooperatif, dan seharusnya akan membantumu membuat pilihan. Mereka tidak akan meninggalkanmu di persimpangan jalan. Padahal, ini mungkin bukan cara terbaik untuk membangun hubungan dengan menuntut perhatian dalam setiap pilihan yang kamu ambil.


6. "Kamu berpikir terlalu berlebihan."


Pasanganmu bisa mengucapkan kata-kata ini saat kamu mencoba membuatnya merasa bersalah. Namun, kamu harus ingat bahwa ada kemungkinan juga ternyata kamu benar-benar telah berpikir secara berlebihan.


Jika situasi ini terjadi, kamu harus tenang dan memikirkannya dengan seksama serta menjelaskan kepada pasanganmu apa yang menjadi kekhawatiranmu. Ingat, dengan mengatakan, "kamu berpikir terlalu berlebihan," tidak bisa menjadi jawaban atau jalan keluar. Minta pasanganmu untuk memberikan penjelasan lengkap. Tapi jika dia masih mengulang kata-kata ini, mungkin dia tidak mencintaimu lagi.

Sponsored Ad

7. "Saya sangat mencintaimu."


Mungkin kamu akan berkata, "Tidak mungkin! Bukankah ia berkata bahwa ia sangat mencintaiku?" Namun kata "sangat" di sini bisa jadi diucapkan karena ia merasa bersalah dan mencoba membuktikan bahwa dia masih mencintaimu. Kata-kata ini bisa dijadikan alasan untuk menjelaskan tingkah lakunya yang buruk.


Jika pasanganmu menggunakan salah satu kalimat dari 7 kalimat di atas, dan kemudian dia mengatakan bahwa dia "sangat" mencintaimu, bisa jadi semuanya ini hanyalah tipuan belaka. Sangat besar kemungkinan bahwa ia sedang meyakinkan dirimu bahwa ia sangat mencintaimu.


Namun jika kamu sama sekali tidak pernah mendengar kata-kata itu keluar dari mulut pasanganmu, maka kamu tidak usah lagi meragukan ketulusan hatinya saat ia berkata "Aku mencintaimu!"


Semoga artikel ini bermanfaat ya, sahabat Cerpen! Dishare yuk!


Sumber: brightside


Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id