Ibu Ini "Tidak Menyerah" Merawat Anaknya yang Lumpuh Selama 14 Tahun. Ternyata, "Alasan Dibaliknya" Mampu Bikin Netizen Menangis Haru!

kasih ibu sepanjang masa!
Sponsored Ad

Asmir yang kini berusia 39 tahun memandangi dengan tatapan nanar dinding gubuk berukuran 1,5x2 meter. Gubuk tersebut berlokasi di belakang rumah ibunya yang bernama Umiyati. Pada awalnya Asmir sehat dan dapat bekerja dengan baik di sebuah pabrik di bilangan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten pada tahun 2004. Namun, petaka datang ke dirinya.

Sponsored Ad

Pagi itu sang ibu melihat anaknya berjalan dengan pincang. Awalnya , sang ibu tidak merasa aneh dengan hal tersebut. Hingga keesokan harinya Asmir tidak dapat berjalan sama sekali. Badannya seakan layu hingga tidak dapat berdiri tegap. Keluarga Asmir sudah berusaha membawanya ke dokter, kiai bahkan ke dukun. Namun, segala macam pengobatan tersebut tidak membuahkan hasil. Umiyati pun berkata bahwa dirinya pernah membawa Asmir ke Sungai Cibereum karena mengikuti petunjuk gaib dari dukun. Bukannya sembuh, Asmir malah semakin parah penyakitnya.

Sponsored Ad

Petaka kembali datang tahun 2008 ketika dapur keluarga Asmir rubuh. Karena tidak dapat menampung Asmir lagi di rumahnya. Keluarganya membangun gubuk berukuran 1,5x2 meter tersebut sebagai tempat Asmir untuk tidur. Mirisnya adalah Asmir hanya diberikan kasur berbahan busa yang tipis untuk alas tidur. Tak peduli panas, hujan ataupun badai menerjang. Asmir tidak lagi dipindahkan ke dalam rumah. Karena, jika di pindahkan dari gubuk tersebut Asmir akan mengamuk dan marah ke keluarganya. Dirinya selalu menolak ajakan dari keluarganya untuk kembali tinggal di dalam rumah setelah rumah tersebut selesai di renovasi. Entah apa alasan dibalik kemarahan Asmir tersebut.

Meskipun hidup dengan prihatin, keluarganya tetap merawat Asmir dengan memberikan makanan setiap hari secukupnya. Ketika Asmir mengamuk. Keluarganya pun menyediakan kopi dan rokok agar Asmir tidak lagi mengamuk. Sebenarnya Asmir merupakan salah satu penduduk miskin Banten yang berhak mendapatkan jaminan kesehatan. Karena terhalang ongkos untuk pergi ke rumah sakit, Umiyati pun mengurungkan niatnya membawa Asmir ke rumah sakit. Umiyati juga mengaku pasrah dengan penyakit anaknya ini. Dirinya pun berkata bahwa tidak apa Asmir lumpuh layu seperti itu. Yang penting, Asmir masih hidup.


Sungguh seperti pepatah ya bahwa 「Kasih Ibu Tak Terbatas Sepanjang Masa」.


Sumber: pastiseru