10 "Cara Sederhana" Untuk Mendidik Anak Agar "Tumbuh Jenius"! Hati-hati, Nomor #6 Sering Diabaikan Oleh Orangtua!

orang tua wajib baca nih! caranya sederhana tapi sering diabaikan!
Sponsored Ad

1. Memberi kebebasan penuh

Sponsored Ad

Beberapa orangtua yakin bahwa seorang anak akan berhasil dalam kehidupannya, jika mereka percaya dapat melakukan apapun. Tapi sebenanrnya jauh lebih penting jika orangtua dapat membuat anak mengerti bahwa mereka akan berhasil jika dapat melakukan apapun dengan sendiri. Berkat pola pikir yang seperti ini, anak-anak akan tahu bahwa mereka tidak hanya mengikuti arus saja, akan tetapi juga membentuk masa depan yang baik untuk mereka.


2. Semua akan terasa sulit jika baru pertama kali melakukannya

Agar anak bisa mandiri, orangtua harus selalu menghargai kerja mereka. Dalam usia berapapun seorang anak pasti akan mencoba hal-hal baru. Oleh karenanya orangtua harus selalu mendukung usaha mereka. Jika ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik, maka orangtua harus bisa mengingatkan dengan baik, seperti "semua permulaan pasti sulit, ayo di coba lagi"

Sponsored Ad

3. Kepercayaan adalah hadiah paling mahal

Bagaimana seharusnya cara orangtua menghargai usaha seorang anak? Tentu tidak dengan permen atau bonekah. Orangtua bisa memberikan penghargaan tersebut berupa kepercayaan. Jika seorang anak diberikan kepercayaan sepenuhnya oleh orangtuanya, tentu ia akan melakukannya dengan baik.


4.  Jangan hanya memikirkan penampilan luar

Masa depan seorang anak tidak bergantung pada tampilan luarnya, orangtua yang bijak tidak menganggap bahwa penampilan luar anak, seperti pakaian mahal, sepatu mahal yang selalu bersih adalah hal yang berguna bagi pertumbuhan seorang anak. Karena anak senidiri pun tidak memperhatikan hal itu.


5.  Memahami ketidaktahuan anak

Siapapun pasti paham bahwa anak pasti sering melakukan kekacauan, orangtua yang bijak akan mengerti bahwa: anak-anak memang berantakan, mereka selalu menumpahkan segalanya. Karena itulah orangtua membiarkan mereka melakukannya, namun seiring dengan berjalannya waktu sang anak dijelaskan mengenai kerapian.

Sponsored Ad

6. "Jangan naik ini!" "Jangan sentuh itu!"

Beberapa orangtua lebih memilih menghabiskan energi mereka dengan berteriak "jangan sentuh ini!" "jangan naik itu!" "duduk disini tenang saja!". Orangtua yang bijak dari anak-anak yang energik seperti itu akan lebih baik jika membiarkannya ketika mereka masih belia. Karena dengan cara ini, ketika mereka dewasa nanti, mereka kan lebih percaya diri dan gigih dalam semua hal.


7. Memberikan kebebasan yang bijak

Memang, anak yang cerdik dibiarkan melakukan banyak hal, bahkan mencoret-coret dinding pun juga bisa dinilai bahwa anak tersebut memiliki potensi pelukis yang hebat. Namun jika kebebasan itu sudah melenceng seperti menghina orangtua atau tidak menghargai orangtua, maka sang anak wajib di beri hukuman yang keras.

Sponsored Ad

8. Ayah adalah pemimpin keluarga, begitu juga dengan Ibu

Seorang anak harus diajarkan menghormati orangtua sejak usia dini. Setiap anak pasti tahu bahwa orangtuanya adalah pemimpinnya, dan apapun yang orangtua lakukan adalah suautu hal yang lebih penting. Oleh karena itu seorang anak akan belajar mendapatkan sesuatunya dengan sendiri, sehingga anak menjadi mandiri.


9. Kontrol diri pada anak

Tidak perlu sedikit-sedikit memberi hukuman terhadap anak, alangkah lebih baik jika seorang ibu menetapkan peraturan yang bermanfaat. Jika seorang anak bisa berfikir luas, maka ia akan bisa belajar memperbaiki perilakunya untuk kebaikannya sendiri.


10.  Semua orang memiliki keahlian

Psikologi modern menyarankan kepada orangtua, bahwa prestasi apapun dari seorang anak harus tetap di hargai. Bahkan jika seorang anak menggambar dengan bentuk yang tak bisa dikenali sekalipun, orangtua harus tetap dengan bangga mempersembahkannya sebagai lukisan yang hebat kepada keluarganya.


Sumber: pastiseru