Setelah Menunggu Selama 20 Tahun, Berkat “Nikah Modal Cinta”, Pria Ini Akhirnya Bisa Menikahi Pujaannya! Meski Wanita Tersebut “Seperti Ini”!

Romantis banget...
Sponsored Ad

Kalau kamu seorang pecinta drama, mungkin kamu pernah berharap untuk mengalami kisah cinta yang romantis banget. Dimana kamu dan pasangan sama-sama saling mencintai, sering ngasih kejutan-kejutan sederhana, dan hidup bersama sampai tua. Namun, tentu saja cuma segelintir orang yang bisa mengalami kisah cinta seperti itu. Dan itu juga pastinya penuh perjuangan. Gak ada sebuah kisah indah yang diraih dengan instant.


Seperti kisah cinta yang diceritakan oleh dokter Gia Pratama. Melalui akun Twitternya, dia membagikan kisah cinta kedua orangtuanya. Sang ayah, Kapten Amir Hamzah yang merupakan seorang pilot, rela menunggu selama 20 tahun untuk bisa menikahi cinta pertamanya, yaitu ibunda Gia.

Sponsored Ad

Kapten Amir pertama kali bertemu dengan ibu Gia saat dia masih kelas 5 SD. Ketika itu, dia yang sedang bertani di sawah orangtuanya di Tasikmalaya, melihat seorang gadis tengah naik delman bersama orangtuanya. Kalau kamu pernah nonton film Laskar Pelangi dimana Ikal pertama kali jatuh cinta, kira-kira seperti itulah yang dirasakan Amir. Perasaan bahagia yang membuncah. Sejak itu, dia pun rajin ke Sawah demi berharap bisa bertemu gadis cilik tersebut.


Dan memang sekali seminggu gadis tersebut lewat di depan sawah. Selama bertahun-tahun, hal ini menjadi kegiatan rutin Amir. Sampai ketika kelas 3 SMA, dia punya kesempatan untuk ngobrol.


"Nanti kalau lulus SMA mau ke mana?" tanya gadis itu.


"Kalau nggak ke kedokteran ya pilot," jawab Amir.

"Wah, aku suka itu dua profesi yang dipanggil sesuai profesinya," tambah gadis tersebut. Setelah mendengar jawaban itu, Amir pun berusaha menjadi seorang pilot.

"Tahun itu papa (Amir) berhasil masuk sekolah pilot. Mengalahkan ribuan peserta lain. Bukan itu aja, papa lulus dengan predikat lulusan terbaik. Dan langsung diterima oleh Garuda," ujar Gia.

Selama sekolah tersebut, Amir fokus kepada sekolahnya dan fokus kepada gadis impiannya, meskipun dia tak mendapat kabar sama sekali mengenai gadis tersebut. Apalagi jaman dulu gak ada medsos yang memungkinkan kamu untuk stalking. Setelah lulus dari sekolah pilot, Amir berusaha mencari gadis pujaannya.

Sponsored Ad

Tapi, tak membuahkan hasil. Pertemuan mereka rupanya diatur semesta dengan cara yang luar biasa dramatis. Mereka bertemu di pesawat yang tengah diterbangkan Amir.


"Saat keluar pintu kokpit, papa liat di tempat duduk penumpang sebelah kiri, ada wanita cantik banget, pake kacamata hitam, dan formal dress rapi lagi asik melihat pemandangan di luar jendela. Itu mama," tambah Gia.


Sejak itu, Amir bertekad terus mengejar cintanya. Beragam cara komunikasi dilakukan. Namun, lagi-lagi cinta mereka harus diuji. Ibu Gia didiagnosa mengalami kanker kelenjar getah bening dan divonis cuma punya sisa hidup 6 bulan lagi. Karenanya, ibu Gia menyuruh Amir menyerah akan cintanya dan mencari wanita lain. Tapi, Amir menolak.

Ia meminta wanita yang telah ditunggunya bertahun-tahun itu agar tidak menyerah dan tetap mengikuti semua prosedur pengobatan. Akhirnya, setelah operasi dan pemulihan, ibu Gia dinyatakan sembuh dan berhasil melewati vonis 6 bulan. Tak menungu waktu lama, Amir langsung melamar wanita itu. Mereka menikah di usia 29 tahun, dan kini telah bersama hingga 34 tahun.


"Cinta nunggu Rangga 12 tahun untuk dapat pacaran kembali. Tita nunggu Adit 14 tahun untuk akhirnya dilamar. Papa nunggu Mama 20 tahun untuk akhirnya menikah," kata Gia.


Perjuangan ini pun sering dibagikan Amir kepada anak-anaknya. "Ini adalah salah satu pesan beliau kepada saya sebelum menikah, 'A, definisi laki-laki itu tanggung jawab, kalau nggak bisa tanggung jawab nggak usah jadi laki-laki, terserah mau jadi apa, yang pasti bukan laki-laki'," tambah Gia.


Dan pernikahan mereka bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah-kisah cinta lain yang romantisnya kebangetan. Kamu bisa baca sendiri di Twitternya.

Romantis banget kan kisah cintanya? Rela menunggu sampai puluhan tahun demi wanita idaman. Sedangkan kamu yang baru sehari gak dapet kabar, langsung berpaling ke orang lain. Menurutmu, apakah kisah cinta semacam ini masih bisa terulang kembali?


Sumber: Keepo.me